26.9 C
Jakarta
Kamis, April 22, 2021

POMPA AIR TANPA LISTRIK

Gambar 1. Pompa hydram yang terdapat di Desa Cot Mambong

JURNALPOST – Air merupakan sarana yang penting dalam kehidupan manusia dan hewan maupun tumbuh-tumbuhan. Di samping itu air juga merupakan sumber tenaga yang disediakan oleh alam yang dapat digunakan sebagai pembangkit tenaga mekanis. Kenyataan telah menunjukkan bahwa ada banyak daerah di pedesaan yang mengalami kesulitan penyediaan air, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun untuk kegiatan pertanian.

Sebenarnya untuk mengatasi keadaan tersebut, pemakaian pompa air, baik yang digerakkan oleh tenaga listrik maupun oleh tenaga diesel telah lama dikenal oleh masyarakat desa, tetapi pada kenyataannya masih banyak masyarakat pedesaan yang belum memilikinya. Hal ini disebabkan karena kemampuan daya beli masyarakat desa masih terbatas, dan pada penggunaan suatu unit pompa–pompa bermesin dibutuhkan tenaga operator yang terampil. Di samping itu, alat tersebut harus mempunyai kualitas yang baik dan tersedianya suku cadang yang mudah diperoleh di pasaran bebas.

Untuk dapat menanggulangi masalah penyediaan air baik untuk kehidupan maupun untuk kegiatan pertanian, peternakan danperikanan khususnya di daerah pedesaan, makapenggunaan pompa Hidraulik ram (hidram) yang sangat sederhana, baik dalam pembuatannya dan juga dalam pemeliharaannya, mempunyai prospek yang sangat baik. Pompa hidram sudah digunakan sejak dua abad lalu dibanyak tempat di dunia. Pompa hidram pertama dibuat oleh John Whitehurst pada tahun 1775. Kesederhanaan dan kemudahan dalam pemeliharaan membuat pompa hidram sukses secara komersial, terutama di Eropa sebelum digunakan secara luas tenaga listrik dan mesin pompa. Di Amerika, pompa hidram terbesar pernah dibuat dengan diameter 300 mm mampu memompa 1700 liter/menit sampai ketinggian 43 meter. Namun karena perkembangan teknologi yang pesat dan meningkatnya ketergantungan pada bahan baker fosil, maka pompa hidram diabaikan. Akhir – akhir ini dengan meningkatnya perhatian pada peralatan-peralatan untuk energi terbarukan dan kesadaran kebutuhan teknologi di negara berkembang, pompa hidram mulai dipakai kembali.

Pompa hidram bekerja tanpa menggunakan bahan bakar atau tambahan energi dari luar. Pompa ini memanfaatkan tenaga aliran air yang jatuh dari tempat suatu sumber air dan sebagian dari air itu dipompakan ke tempat yang lebih tinggi. Pada berbagai situasi, penggunaan pompa hidram memiliki banyak keuntungan dibandingkan penggunaan jenis pompa air lainnya, diantaranya, tidak membutuhkan bahan bakar atau tambahan tenaga dari sumber lain, tidak membutuhkan pelumasan, bentuknya sangat sederhana, dan biaya pembuatannya serta pemeliharaannya sangat murah dan tidak membutuhkan keterampilan teknik tinggi untuk membuatnya. Selain itu pompa ini mampu bekerja dua puluh empat jam per hari. Pompa hidram sangat tepat untuk daerah-daerah yang penduduknya mempunyai keterampilan teknis yang terbatas, karena pemeliharaan yang dibutuhkan sederhana.

TUJUAN DAN SASARAN

Kegiatan ini bertujuan untuk menerapkan teknologi sederhana bagi masyarakat pedesaan, khususnya yang memiliki masalah penyediaan air bersih. Sedangkan sasarannya adalah membantu meningkatkan keterampilan masyarakat desa dengan teknologi sederhana untuk mengatasi permasalahan ketersediaan air bersih khususnya bagi desa yang memiliki sumber air yang berada di bawah dimana lokasi desa itu berada.

Hidraulik ram (hidram) merupakan suatu alat yang digunakan untuk menaikkan air dari tempat rendah ke tempat yang lebih tinggi secara automatik dengan energi yang berasal dari air itu sendiri (Gambar 1). Alat ini sederhana dan efektif digunakan pada kondisi yang sesuai dengan syarat-syarat yang diperlukan untuk operasinya. Dalam kerjanya alat ini, tekanan dinamik air yang ditimbulkan memungkinkan air mengalir dari tinggi vertikal (head) yang rendah, ke tempat yang lebih tinggi. Penggunaan hidram tidak terbatas hanya pada penyediaan air untuk kebutuhan rumah tangga, tapi juga dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan air untuk pertanian, peternakan dan perikanan darat. Di beberapa pedesaan di Jepang, alat ini telah banyak digunakan sebagai alat penyediaan air untuk kegiatan pertanian maupun untuk keperluan domestik. Dalam operasinya, alat ini mempunyai keuntungan dibandingkan dengan jenis pompa lainnya, yaitu tidak membutuhkan sumber tenaga tambahan, biaya operasinya murah, tidak memerlukan pelumasan, hanya memiliki dua bagian yang bergerak sehingga mem- perkecil terjadinya keausan, perawatannya sederhana dan dapat bekerja dengan efisien pada kondisi yang sesuai serta dapat dibuat dengan peralatan bengkel yang sederhana. Cara kerja hidram dan bagian-bagian utamanya terlihat pada Gambar 2 dan 3. Air mengalir dari suatu sumber atau sebuah tangki melalui pipa pemasukan dan keluar melalui katup limbah.

Prinsip Kerja

Prinsip kerja hidram automatik merupakan proses perubahan energi kenetis aliran air menjadi tekanan dinamik dan sebagai akibatnya menimbulkan efek palu air (water hammer) sehingga terjadi tekanan tinggi dalam pipa. Dengan mengusahakan supaya katup limbah (waste valve) dan katup air keluar (delivery valve) terbuka dan tertutup secara bergantian, maka tekanan dinamik diteruskan sehingga tekanan inersia yang terjadi dalam pipa pemasukan memaksa air naik ke pipa pengantar. Bagian-bagian utama yang menyusun alat ini terdiri dari pipa air masuk (drive pipe), pipa air keluar (delivery valve), katup udara (air valve) dan ruang udara (air chamber).

Gambar 2. Tampak penampang pompa hydram dari samping

Aliran air yang melalui katup limbah cukup cepat, maka tekanan dinamik yang merupakan gaya ke atas mendorong katup limbah sehingga tertutup secara tiba-tiba sambil menghentikan aliran air dalam pipa pemasukan. Aliran air yang terhenti mengakibatkan tekanan tinggi terjadi dalam ram, jika tekanan cukup besar akan mengatasi tekanan dalam ruang udara pada katup pengantar dengan demikian membiarkan air mengalir ke dalam ruang udara dan seterusnya ke tangki penampungan.

Gambar 3. Instalasi gambar pompa hydram dan cara kerjanya

Keterangan :

  1. Tangki Pemasukan
  2. Pipa Pemasukan
  3. Lubang Katup Limbah
  4. Pemberat Katup Limbah
  5. Katup Limbah
  6. Tangkai Katup Limbah
  7. Katup Udara
  8. Katup Penghantar
  9. Ruang Udara
  10. Pipa Penghantar
  11. Lubang pengeluaran pipa penghantar
  12. Tinggi vertikal antara lubang katup limbah dengan lubang pengeluaran pipa penghantar h. Tinggi vertikal antara permukaan air dalam tangki pemasukan dengan lubang katup limbah
  13. Debit air yang terbuang melalui katup limbah
  14. Debit Pomp

Gambar 4. Indikator tekanan pump hydra (Cot Mambong, Nisam)

Gambar 5. Pipa air dari pump hydram menuju masyarakat (Cot Mambong, Nisam)

Gambar 6. Bagian klap buang pump hydram Cot Mambong Nisam

Kelebihan & Kekurangan Pompa Ram Hidrolik Tanpa Listrik

Memiliki pompa air tanpa listrik memang menguntungkan, tetapi tetap saja alat ini memiliki kekurangannya sendiri.

Sebagai perbandingan yang objektif, kamu harus mengenali terlebih dahulu kelebihan dan kekurangannya.

Berikut berbagai kelebihan pompa ram hidrolik:

  • Bisa berfungsi tanpa menggunakan listrik
  • Perawatannya jauh lebih mudah dibandingkan pompa listrik
  • Solusi terbaik jika pompa air listrik mati total
  • Alat bisa bekerja selama 24 jam non-stop selama ada aliran air

Sementara untuk kekurangan pompa ram hidrolik adalah sebagai berikut:

  • Pemasangannya harus cermat, tidak boleh ada belokan tajam dalam konstruksinya
  • Klep pembuangan air mudah terbuka maupun tertutup karena massanya ringan
  • Perawatannya harus sering dilakukan
  • Fungsinya bergantung pada kondisi sumber air

Penulis : Muhammad Fauzan (170150069)
Teknik Elekro, Universitas Malikussaleh

Berita terbaru

Berita Menarik Lainnya

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Masuk

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Masuk

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.