33 C
Makassar
Jumat, September 25, 2020

Polri Pastikan Tetap Awasi Protokol Kesehatan Usai Maklumat Kapolri Dicabut

- Advertisement -

Protokol Kesehatan

JAKARTA, JURNALPOST – Maklumat Kapolri Jenderal Idham Azis Nomor MAK/2/III/2020 yang diterbitkan pada 19 Maret 2020, tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus corona atau Covid-19, resmi dicabut.

Pencabutan itu diatur dalam Surat Telegram Rahasia (TR) Kapolri Jenderal Idham Azis, dengan Nomor STR/364/VI/OPS.2./2020 tanggal 25 Juni 2020 yang ditandatangani oleh As Ops Kapolri Irjen Herry Rudolf Nahak.

Dalam telegram tersebut dijelaskan bahwa tidak berlakunya Maklumat Kapolri soal penanganan Covid-19, dengan alasan dalam upaya mendukung kebijakan Pemerintah Indonesia terkait dengan menjelang penerapan tatanan kehidupan normal yang baru atau New Normal ditengah pandemi Covid-19.

Masih dalam telegram itu, adaptasi kebiasaan baru itu dilakukan di daerah-daerah yang berkategori zona hijau dan zona kuning dalam rangka menghambat penyebaran virus corona yang hingga saat ini masih menunjukan kenaikan baik angka kasus positif maupun meninggal dunia.

Meskipun begitu, dalam telegram itu, seluruh jajaran aparat kepolisian tetap diingatkan bahwa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masih harus tetap dilakukan di daerah-daerah yang masih dalam zona oranye atau daerah dengan risiko sedang serta daerah yang zona kategori merah atau memiliki risiko penyebaran masih tinggi.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono membenarkan surat telegram Kapolri Jenderal Idham Azis tersebut. Menurutnya, dengan dicabutnya Maklumat Kapolri, Korps Bhayangkara tetap akan melakukan pengawasan dan pendisiplinan soal penerapan protokol kesehatan pada masyarakat.

“Ya benar (surat telegram dalam rangka New Normal). Tapi dalam hal ini, Polri akan tetap menjalankan tugasnya dalam rangka memastikan standar protokol kesehatan ke warga tetap berjalan,” kata Argo, saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat (26/6/2020).

Meskipun begitu, Argo menuturkan, polisi tetap melakukan edukasi dan sosialisasi pendisiplinan dan pengawasan yang ketat soal penerapan protokol kesehatan menjelang pelaksanaan kehidupan normal yang baru dengan mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif.

“Polri masih tetap dalam prinsip awal soal tugas pendisiplinan protokol kesehatan ini, melakukan edukasi dan sosialisasi persuasif kepada masyarakat,” ujar Argo.

Pemerintah dibawah komando Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) tetap mengingatkan kepada masyarakat, meskipun tetap diberlakukan New Normal tetap harus dilakukan dengan disiplin dan komitmen yang tinggi soal penerapan standar protokol kesehatan.

Oleh sebab itu, kata Argo, TNI dan Polri akan tetap berada di 1.800 titik untuk membantu Pemerintah dalam mendisiplinkan masyarakat selama pandemi Covid-19 berlangsung. Tujuannya, agar Indonesia bisa menerapkan tatanan kehidupan normal yang baru atau New Normal.

“Pengawasan dan pendisiplinan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, jaga jarak, mencuci tangan dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” tutur Argo.

Terkait dengan surat telegram itu, Argo menyebut, Polri juga akan meningkatkan kerjasama lintas sektoral dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Kemudian, meakukan sosialisasi dan edukasi secara terus menerus bersama stakeholder untuk memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat.

“Lakukan koordinasi secara intensif dengan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di daerah. Bagi daerah-daerah yang masih menerapkan PSBB/daerah yang masih dalam kategori orange dan merah tetap lakukan pembatasan kegiatan masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tutup Argo.

- Advertisement -

Berita terbaru

Makna Angka Bagi Pasangan Calon di Pilkada Maros 2020

MAROS, JURNALPOS – KPU Maros melakukan pengundian nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Maros peserta Pilkada 2020 di Gedung Serbaguna Maros, Kamis...
- Advertisement -

PMM 57 UMM Ajak siswa lebih mencintai Lingkungan

Bangkalan, Jurnalpost - Kelompok 57 Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) 2020 Sukses mengajak siswa untuk lebih mencintai lingkungan. Melihat banyak...

Lakukan Penyuluhan GERMAS Mahasiswa UMM Berbagi Tempat Cuci Tangan Ramah Lingkungan

JURNALPOST - Indonesia sekarang sedang menjadi salah satu negara yang terkena imbas dari virus COVID-19. Karena disaat pandemi seperti ini diharuskan selalu menjaga kesehatan...

Dapat Nomor Urut Dua, Itu Sudah Selaras dengan RAMAH

PANGKEP, JURNALPOS - Pasangan calon bupati dan wakil bupati Pangkep, Rahman Assagaf dan Muammar Muhayang (RAMAH) mendapatkan nomor urut 2 saat pengundian yang digelar...

Berita Terkait

Makna Angka Bagi Pasangan Calon di Pilkada Maros 2020

MAROS, JURNALPOS – KPU Maros melakukan pengundian nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Maros peserta Pilkada 2020 di Gedung Serbaguna Maros, Kamis...

PMM 57 UMM Ajak siswa lebih mencintai Lingkungan

Bangkalan, Jurnalpost - Kelompok 57 Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) 2020 Sukses mengajak siswa untuk lebih mencintai lingkungan. Melihat banyak...

Lakukan Penyuluhan GERMAS Mahasiswa UMM Berbagi Tempat Cuci Tangan Ramah Lingkungan

JURNALPOST - Indonesia sekarang sedang menjadi salah satu negara yang terkena imbas dari virus COVID-19. Karena disaat pandemi seperti ini diharuskan selalu menjaga kesehatan...

Dapat Nomor Urut Dua, Itu Sudah Selaras dengan RAMAH

PANGKEP, JURNALPOS - Pasangan calon bupati dan wakil bupati Pangkep, Rahman Assagaf dan Muammar Muhayang (RAMAH) mendapatkan nomor urut 2 saat pengundian yang digelar...
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini