Surabaya, JurnalPost.com - Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) melalui tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) melaksanakan pelatihan pembuatan aquarium sistem rak bersusun berbahan baja profil kepada Kelompok Paguyuban Fancy Guppy Surabaya pada April hingga Mei 2026. Kegiatan ini berupa pelatihan dan pendampingan pembuatan rak aquarium bertingkat berbahan baja profil lengkap dengan sistem filtrasi air terpusat untuk mendukung budidaya ikan fancy guppy yang lebih efektif dan modern.
Program pengabdian ini dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa Program Studi Teknik Sipil serta Informatika Universitas Muhammadiyah Sidoarjo bekerja sama dengan Kelompok Paguyuban Fancy Guppy Surabaya yang dipimpin oleh Bapak Iswanto Nugroho. Ketua pada program pengabdian internal ini adalah Bapak Ir. Hendri Hermawan, ST., MT., IPM dengan anggota Dr. Ir. Atik Wahyuni, ST., MT dan Nuril Lutvi Azizah, S.Si., M.Si.

Kegiatan dilaksanakan selama periode April hingga Mei 2026, dimulai dari tahap sosialisasi, pelatihan, praktik pembuatan rak, hingga pendampingan penggunaan sistem filtrasi. Pelatihan dilaksanakan di lokasi budidaya milik anggota Paguyuban Fancy Guppy Surabaya yang berada di kawasan Simogunung Keramat Barat, Kota Surabaya pada hari minggu, 17 Mei 2026.
Program ini dilakukan karena mitra masih menghadapi berbagai kendala dalam proses budidaya ikan hias, seperti keterbatasan ruang, penataan aquarium yang belum efisien, serta tingginya waktu dan tenaga yang dibutuhkan untuk perawatan harian. Selain itu, penggunaan rak konvensional dinilai kurang aman dan kurang mendukung produktivitas usaha budidaya ikan guppy berorientasi ekspor.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui metode partisipatif dengan tahapan observasi kebutuhan mitra, penyampaian materi, demonstrasi teknik pembuatan rak aquarium, praktik pengelasan dan perakitan baja profil, hingga pemasangan sistem filtrasi air terpusat. Tim PKM juga melakukan pendampingan dan evaluasi penggunaan sistem yang telah diterapkan.

Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mitra hingga 75% dalam membuat dan mengelola sistem aquarium rak bersusun. Selain itu, penggunaan sistem filtrasi terpusat mampu mengurangi waktu perawatan aquarium secara signifikan dan meningkatkan kualitas pemeliharaan ikan fancy guppy.
Melalui program ini, UMSIDA berharap inovasi teknologi tepat guna yang diterapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas usaha budidaya ikan hias masyarakat sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 9 tentang inovasi infrastruktur dan SDG 14 tentang ekosistem perairan.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda