Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Petani Sawit Penajam Paser Utara Perlu Tahu! Ini Ancaman Hama dan Penyakit Sawit

Petani Sawit Penajam Paser Utara Perlu Tahu! Ini Ancaman Hama dan Penyakit Sawit

Foto profil Nadia
Editor: Nadia
11 Februari 2026, 10.32 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Kelapa sawit
Daun sawit yang terkena hama Oryctes rhinoceros Lokasi Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara

Penulis: Maulida Hikmaranti

Daun sawit Daun sawit yang terkena embun jelaga Lokasi Desa Argomulyo, Kabupaten Penajam Paser Utara

IKLAN

JurnalPost.com - Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas perkebunan unggulan yang ada di Indonesia. Tanaman ini menjadi bahan baku utama dalam pembuatan minyak sawit (Crude Palm Oil/CPO). Meningkatnya kebutuhan sawit baik di Indonesia maupun di luar negeri, menjadikan sawit menjadi salah satu sumber mata pencaharian utama masyarakat Indonesia, termasuk di Provinsi Kalimantan Timur, yakni Kabupaten Penajam Utara. Kabupaten ini merupakan salah satu wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara. Berdasarkan Data Dinas Pertanian setempat (2025), saat ini rata rata produksi sawit yang ada di Kabupaten Penajam Paser Utara adalah sekitar 15, 872.44 kg/ha.

1000168127
Baca Juga

Pengawasan Harga TBS Diperketat, Petani Swadaya Masih di Bayang-Bayang Tengkulak

Sawit dapat mulai berbuah pada umur 3-4 tahun, dan dapat berproduksi optimal sekitar umur 5-10 tahun, yakni memproduksi Crude Palm Oil (CPO). Namun, seiring dengan pertumbuhannya, tanaman ini tidak luput dari gangguan hama dan penyakit. Salah satu penyakit yang sering menjumpai tanaman kelapa sawit adalah adanya embun jelaga yang disebabkan cendawan Capnodium sp.

Penyakit ini ditandai dengan berubahnya warna lapisan daun paling luar menjadi menjadi kehitaman akibat adanya cendawan yang tumbuh pada cairan manis (honeydew) sebagai hasil ekskresi serangga penghisap seperti kutu daun. Daun yang semakin lama berubah warna ini dapat menyebabkan terhambatnya proses fotosintesis tanaman sawit. Hal ini sedikit banyak dapat mempengaruhi kualitas buah yang dihasilkan, karena daun kesulitan untuk menyerap cahaya matahari. Penyakit embun jelaga seringkali menyerang permukaan daun bagian bawah sawit. Penyakit ini dapat menyerang tanaman sawit yang masih muda (1-3 tahun) hingga tanaman yang sudah tua.

IKLAN

Kelapa sawit Daun sawit yang terkena hama Oryctes rhinoceros Lokasi Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara

Embun jelaga akan lebih mudah menyerang tanaman yang disekitarnya terdapat banyak pelepah daun, keadaan tanah yang lembab serta pemupukkan yang tidak tepat. Pengendalian untuk mencegah embun jelaga yang menyerang tanaman sawit bisa dilakukan dengan pemantauan keadaan sekitar tanaman, seperti sanitasi lahan dengan pembersihan pelepah daun, pruning, pemupukkan dan pengairan yang tepat, serta memperhatikan jarak tanaman antara satu dengan yang lainnya. Selain itu, pengendalian hayati pada sawit yang terkena embun jelaga bisa diberikan Trichoderma sp.

Ganoderma
Baca Juga

Ancaman Ganoderma pada Kelapa Sawit: Dampak, Gejala, dan Upaya Pengendalian

Selain penyakit embun jelaga, tanaman kelapa sawit juga seringkali mengalami serangan hama oleh kumbang tanduk atau biasa dikenal dengan sebutan kumbang nyiur (Oryctes rhinoceros). Sawit yang terkena serangan kumbang tanduk akan menyerang bagian pucuk dan daun muda. Adanya serangan ditandai dengan pucuk dan daun muda yang terlihat sobek dan berbentuk seperti kipas. Pencegahan tanaman sawit agar tidak terserang hama ini salah satunya dengan tidak membersihkan gulma atau vegetasi tertentu yang tumbuh pada batang sawit.

Hal ini karena gulma tersebut dapat memperlambat kumbang untuk menyerang daun. Kumbang akan memakan gulma pada batang terlebih dahulu sebelum menyerang daun. Selain itu, penting juga dilakukan sanitasi lahan di sekitar tanaman, seperti pembersihan batang dan pelepah tanaman. Pengendalian fisik hama ini bisa dilakukan dengan membuat perangkat feromon atau feromon trap untuk menangkap kumbang dewasa, untuk menekan serangan hama dan meminimalisir kerusakan tanaman.

Pengendalian organisme pengganggu tumbuhan (OPT) pada tanaman kelapa sawit sangat dibutuhkan untuk menunjang produksi dan kualitas sawit yang baik. Oleh karena itu, diperlukan pengendalian hama terpadu berkelanjutan dengan pemantauan dimulai dari saat pembibitan, tanaman muda hingga tanaman menghasilkan.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/petani-sawit-penajam-paser-utara-perlu-tahu-ini-ancaman-hama-dan-penyakit-sawit/90664/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 19.58 WITA

  • #Kelapa Sawit
  • #Petani Sawit

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya

Mengenal Potensi Desa Menang dalam Mendukung Program Kabupaten/Kota Sehat di Jawa Timur

UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

Pilihan Editor

  1. 1 PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online
  2. 2

    Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

  3. 3

    Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah

  4. 4

    Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

  5. 5

    Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.