Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Wisata
  3. Perjalanan yang Menyenangkan: Wisata Air di Desa yang Kecil

Perjalanan yang Menyenangkan: Wisata Air di Desa yang Kecil

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
10 Maret 2024, 15.08 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
6 menit baca
Perjalanan yang Menyenangkan: Wisata Air di Desa yang Kecil

Oleh: Anisa Alifah Jahro – (Mahasiswa Prodi Komunikasi Digital dan Media, Sekolah Vokasi IPB University)

JurnalPost.com - Disebuah wilayah kabupaten yang terletakdi Provinsi JawaTengah, terdapat banyak destinasi wisata alam yang dapat memanjakan mata bagi para pengunjungnya. Di antara deburan angin yang sejuk dan pemandangan alam yang masih asri dihiasi oleh hamparan sawah yang luas. Di suatu pagi yang cerah, matahari menyidari desa kecil di Klaten, Jawa Tengah. Udara segar yang sangat memuat kenyamanan dan menyentuh kulit menyapa setiap langkah yang diambil oleh kami yang siap untuk memulai perjalanan ke destinasi yang menyenangkan, Kipas 17 Water Tubing. Destinasi wisata yang tersembunyi di balik bangunan-bangunan rumah warga, destinasi wisata ini menyajikan petualangan dalam bermain air yang tak terlupakan ditengah keindahan alam yang masih alami karena di kelilingi oleh dedaunan hijau dan batu-batu sungai yang ada.

IKLAN

Melalui jalan yang dihiasi oleh macam-macam pemandangan, perjalanan kami diperkirakan akan memakan waktu sekitar delapan jam dengan menggunakan mobil. Setelah semua siap dengan kelengkapan barang bawaan yang sudah lengkap, kami pun memasuki mobil dengan penuh rasa semangat yang membara. Kami siap untuk melakukan perjalanan yang cukup memakan waktu yang sangat lama. Rasa bosan tidak pernah muncul karena setiap perjalanan kami, dihiasi oleh pemadangan yang memanjakan mata. Mengikuti setiap arahan dari peta kami sangat bahagia. Kesan indahnya pemandangan alam yang muncul ketika kami telah sampai di tol Semarang-Boyolali karena di hiasi dengan pemandangan gunung Merbabu yang memanjakan mata dan deretan pepohonan hijau. Matahari terbit menambah kesan kesejukan mata memandang pada setiap perjalanan kami.

Panorama Danau Gegas dan bendungan di Musi Rawas, Sumatera Selatan.
Baca Juga

Danau Gegas di Musi Rawas, Menanamkan Pendidikan Karakter melalui Kearifan Lokal

Satu jam sebelum sampai, kami berhenti sejenak di sebuah rest area untuk beristirahat dan menikmati pemandangan yang sangat memanjakan mata kami. Pepohonan hijau yang tumbuh subur dan luas, udara sejuk di pagi hari dengan sinar matahari yang menyinari setiap sudutnya. Tidak lupa kami mengabadikan momen indah itu dengan berfoto bersama. Setiap perjalanan yang kami lakukan, harus memiliki momen untuk dapat dikenang di keesokan harinya. Setelah melewati perjalanan yang memakan waktu cukup lama, kami akhirnya tiba di destinasi wisata yang kami tuju, yaitu Kipas 17 Water Tubing.

Pijakan kaki pertama kami di desa Cokro, di sambut dengan udara yang menyejukkan dan menyentuh kulit. Dengan menikmati soto segar yang memiliki citra rasa yang nikmat, kami berbagi cerita tentang petualangan kami ketika di perjalanan yang menyenangkan. Nikmatnya makan soto dengan bumbu-bumbu tradisional sesuai dengan resep turun temurun yang memanjakan lidah penikmatnya.

Kipas 17 Water Tubing bukanlah destinasi yang biasa. Terletak di Provinsi Jawa Tengah, tempat ini menjadi magnet bagi para pencari petualangan yang haus akan tantangan alam. Berbekal semangat petualangan, perjalanan dimulai dari tempat parkiran menuju pintu masuk wisata Kipas 17 Water Tubing. Disambut dengan suara gemercik air pada aliran sungai, suara lembut angin membuat pohon-pohon dan dedaunan bergoyang membuat kenyamanan dalam menginjakkan kaki disana.

Cuaca di pagi hari yang sangat cerah dan mendukung kamu ketika ingin memulai petualangan permainan air di Kipas 17 Water Tubing. Udara di sekitar terasa segar dan kesan sejuk dapat

Pesona Budaya Flores
Baca Juga

Sanggar Tari HIMFLOR Kenalkan Budaya Flores Lewat Tari Nong Mari Nong di GAPURA Fest Undiksha 2026

IKLAN

dirasakan. Setelah menikmati hidangan soto yang lezat, kami melangkah menuju pintu masuk wisata Kipas 17 Water Tubing. Sungguh menakjubkan, seketika kami memasuki area tersebut, alam seakan membuka pintu rahasianya. Dedak dedaunan yang menyelimuti jalur menuju sungai memberikan nuansa alami yang tenang. Perjalanan singkat ini memberikan kesempatan bagi kami untuk meresapi keindahan alam sekitar sebelum benar-benar memasuki petualangan air.

Sampai di tepi sungai, kami disambut oleh pandangan yang memukau. Air sungai yang jernih mengalir deras di antara batu-batu sungai yang berserakan. Dedalu jeram-jeram kecil yang tampak menantang namun menggoda menjadi pemandangan yang menakjubkan. Petugas yang berada di sekitar dan penduduk lokal yang menjadi bagian dari Kipas 17 Water Tubing sejak awal, menyambut dengan ramah ketika kami disana.

Petualangan dimulai. Kami memasuki air yang segar dan mengalir dengan riang. Jeram pertama langsung menyapa, menguji keterampilan kami dalam mengendalikan ban tubing. Sensasi adrenalin melonjak ketika ban mengitari tikungan-tikungan sungai yang menantang. Setiap jeritan dan tawa bergema di antara gemericik air dan suara alam yang menyenangkan. Setelah dua kilometer perjalanan melintas jeram dan menikmati aliran sungai, kami tiba di titik akhir dari sebuah perjalanan. Pemandangan pada titik akhir perjalanan kami tidak kalah indah. Kami bisa melihat sungai yang di temani oleh peamandangan gunung, pepohonan yang menjulang, dan langit yang cerah.

Tidak hanya keindahan alam, tetapi juga interaksi dengan masyarakat lokal membuat perjalanan ini semakin berwarna. Saat tubing melewati desa-desa kecil di sekitar sungai, penduduk setempat memberikan senyuman hangat dan sapaan ramah. Anak-anak desa yang riang gembira menyaksikan rombongan kami melewati sungai, sementara orang dewasa memberikan informasi tentang sejarah dan keunikan daerah tersebut.

Pesona Malam Jalan Tunjungan
Baca Juga

Pesona Jalan Tunjungan di Malam Hari, Ikon Wisata Surabaya yang Selalu Ramai Pengunjung

Selain menjadi tempat bermain air yang seru, Kipas 17 Water Tubing juga berfungsi sebagai pusat edukasi alam. Kerjasama dengan Aqua membuka peluang bagi siswa dari berbagai tingkatan untuk belajar tentang keanekaragaman tanaman dan hewan di sekitar sungai. Tempat ini memberikan pengalaman langsung tentang ekosistem alam yang masih lestari dan menjadi inspirasi bagi mereka yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.

Kipas 17 Water Tubing tidak hanya menawarkan petualangan seru, tetapi juga menyediakan fasilitas yang ramah pengunjung. Setiap peserta tubing mendapatkan perlengkapan lengkap dan panduan dari instruktur. Gazebo yang tersedia di pinggir sungai memberikan tempat istirahat yang nyaman, sementara kantin menyediakan makanan dan minuman untuk mengisi energi setelah seru-seruan dalam bermain air.

Seiring matahari mulai tenggelam di ufuk barat, kami memasuki babak penutup perjalanan. Tubing selesai, namun kenangan akan tetap terukir. Kipas 17 Water Tubing bukan hanya destinasi, tetapi sebuah pengalaman hidup yang mengajarkan tentang keberanian, keindahan alam, dan kebersamaan. Perjalanan pulang membawa cerita dan tawa. Pengalaman di Kipas 17 Water Tubing bukan hanya meninggalkan jejak di sungai, tetapi juga di hati kami. Sungai yang tadinya hanya deretan air, kini menjadi saksi bisu petualangan dan persahabatan yang terjalin di tengah alam yang indah.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/perjalanan-yang-menyenangkan-wisata-air-di-desa-yang-kecil/65868/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026, 15.42 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Di Tengah Tren Childfree, Tim JAGA KRAMA PKM-RSH Undiksha Ungkap Kesiapan Pengasuhan Anak Generasi Z Bali

Pulau Lusi Sidoarjo Dikembangkan Jadi Wisata Edukatif Berbasis Pengalaman

Ferdinand Hamdan Soroti Potensi Keindahan Alam Sumba yang Dapat Dikenal Lebih Luas Lagi

Tiga Destinasi Wisata di TN Bantimurung-Bulusaraung Tutup Sementara Mulai 11 Januari 2026

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Kamitetep, Si Kecil yang Nyaris Tak Terlihat: Ini Bahayanya

Kisah Nasabah BRI di Bojonegoro, Pedagang Sayur Raup Omzet Rp10 Juta hingga Berhasil Kuliahkan Anak di ITS Surabaya

Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah

Dosen IPB "Pulang Kampung" ke Desa Sinarsari, Bawa Perempuan Pelaku UMKM Naik Kelas Lewat Digitalisasi

Pilihan Editor

  1. 1 Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah
  2. 2

    Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

  3. 3

    Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

  4. 4

    Poltekkes Kemenkes Jakarta II Latih Kader Kesehatan Pancoran Jadi Agen Edukasi Gigi Tiruan

  5. 5

    Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.