Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Wisata
  3. Perjalanan Pantai Sawarna: Menikmati Hamparan Angin dan Sinar Matahari

Perjalanan Pantai Sawarna: Menikmati Hamparan Angin dan Sinar Matahari

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
09 Maret 2024, 12.54 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
6 menit baca
Pantai Sawarna

Oleh: Farrel Wiratama Raisyah Nurman Mahasiswa Sekolah Vokasi IPB

JurnalPost.com - Rencana menuju pantai Sawarna sudah direncanakan dua hari sebelumnya. Namun, kami sempat mengalami kebuntuan sebelum keberangkatan. “Apakah perjalanan ini akan jadi dilaksanakan?” kataku dalam hati. Menjelang tanggal keberangkatan yang ditetapkan pun masih belum ada pergerakan. Sampai pada pagi hari, tepatnya pada tanggal 3 Februari 2024 kami semua akhirnya berkumpul. Kami bersepuluh memulai perjalanan dari kosan tempat biasa kami berkumpul.

IKLAN

Waktu menunjukkan pukul 10 pagi, matahari sedang menuju fase panas-nya. Kami berangkat melewati Jalur Timur. Jalur ini melewati Bogor – Cikidang – Pelabuhan Ratu – Cisolok – Sawarna. Jarak yang ditempuh sekitar 130 kilometer dengan estimasi sampai sekitar 3 jam 30 menit. Lumayan jauh dan lama jika hanya dibayangkan. Sekitar pukul 12 siang, kami berhenti sejenak di Indomaret daerah Cikidang. Kami beristirahat setelah menempuh hampir setengah perjalanan. Kami juga melakukan makan siang dan ibadah sholat Dzuhur bagi yang melaksanakannya. Selang satu jam kemudian, kami mulai berangkat melanjutkan perjalanan. Hati Kembali ceria ketika perut sudah mulai terisi. Hamparan angin dan sinar matahari yang tidak terlalu panas pun membawa perasaan menyegarkan.

Panorama Danau Gegas dan bendungan di Musi Rawas, Sumatera Selatan.
Baca Juga

Danau Gegas di Musi Rawas, Menanamkan Pendidikan Karakter melalui Kearifan Lokal

Singkat cerita, kami sudah sampai di area Pelabuhan Ratu. Ketika sudah berada di area pantai, hujan pun turun rintik-rintik hingga deras sejadi-jadinya. Kami berteduh di villa yang sudah terbengkalai namun tidak terlalu kotor. Kami berteduh sekaligus beristirahat untuk kedua kalinya. Lalu ketika hujan sudah mulai reda, kami melanjutkan perjalanan untuk mengejar waktu sebelum senja di pantai Sawarna. Kami terus menyisir jalanan pantai hingga melewati batas Provinsi Jawa Barat menuju Provinsi Banten. Tak ada lagi kendaraan yang ramai lalu-lalang di jalanan ini. Jalanan yang berliku-liku membuat kami waspada dan hati-hati. Jalan yang berlubang, turunan dan tanjakan curam kerap ditemui di beberapa titik jalan ini. Rasanya ingin cepat sampai karena tubuh sudah mulai lelah beberapa jam mengemudi sepeda motor.

Sampai suatu ketika, kami menemui persimpangan jalan dan berhenti sejenak untuk bertanya kepada penduduk setempat, kemana arah menuju Pantai Sawarna. Ternyata pantai yang kami tuju tidak jauh lagi dari sana. “Sebentar lagi a didepan” kata penduduk setempat yang kami tanya. Mendengar perjalanan yang hampir sampai, kali ini kami mengendarai sepeda motor cukup santai dan tidak terburu-buru. Di kanan-kiri jalan, tumbuh pohon-pohon kelapa yang seakan-akan menjadi petunjuk bahwa pantai sudah dekat. Kami akhirnya tiba di area Pantai Sawarna sekitar pukul 4 sore.

IKLAN

Setiap orang membayar sebesar 10 Ribu untuk biaya masuk. Sampai disana kami mencari tempat tinggal sementara, untuk menyimpan barang-barang yang dibawa. Kami menyewa dengan harga 300 ribu permalam. Dengan kapasitas muat untuk menampung kami istirahat dan barang-barang. Lalu setelah itu, kami pun menikmati senja dan suasana pantai sambil bermain pasir. Tidak lupa mengabadikan momen-momen kebersamaan. Sampai tiba saatnya matahari tenggelam. Kami mulai memikirkan makan malam. Kami pun mencari ikan untuk dibakar, yang mana membeli ikan dari nelayan lokal yang tidak jauh dari Pantai. Ikan yang dijual masih segar seperti baru ditangkap tadi pagi. Lalu, kami pun meliwet nasi dan membakar ikan yang tadi sudah dibeli. Kami makan malam, sambil menikmati malam itu berakhir dengan saling bercerita mengenai kehidupan.

Keesokan paginya, kami menjelajahi gua-gua yang ada di Pantai Sawarna. Goa Langir dan Goa Harta Karun. Goa Langir merupakan Goa yang paling besar yang berada di Kawasan Pantai Sawarna. Tingginya mencapai 10 meter dan lebarnya 3 meter. Jalur goa ini cukup panjang, tapi menurut pengelola jalur sudah tertutup longsor. Makanya, kami hanya bisa menjelajah sebentar. Selepas dari Goa, kami mandi di pantai sambil menikmati udara segar di Pantai Sawarna. Pengunjung cukup ramai dikarenakan libur Panjang. Selesai mandi, kami pun membilas badan kami lalu tidak lupa untuk ngopi dan menyantap Mie Instan untuk sarapan. Kebetulan penginapan kami dekat dengan warung yang buka 24 Jam. Kami pun menikmati hari itu.

Pesona Budaya Flores
Baca Juga

Sanggar Tari HIMFLOR Kenalkan Budaya Flores Lewat Tari Nong Mari Nong di GAPURA Fest Undiksha 2026

Siang harinya kami bergegas merapikan barang-barang kami untuk bersiap pulang. Dikarenakan jam Checkout kami yaitu jam 12 siang. Kami pun makan siang terlebih dahulu sebelum pulang. Lalu, menjelajah pesisir pantai Kembali untuk melakukan swafoto Bersama dalam rangka mengabadikan momen-momen kami. Saya sempat mewawancara tukang bakso keliling mengenai dampak libur Panjang terhadap penjualan bakso. Tukang bakso itu Bernama Pak Sofyan. Beliau sudah sering berjualan didaerah Pantai Sawarna. Beliau mengatakan bahwa libur Panjang tentu mempengaruhi penjualan baksonya. Menurut saya dengan harga per porsi 10 Ribu, rasa yang dihadirkan sudah cukup lezat. Beliau terkadang pulang lebih cepat di sore hari jika baksonya sudah habis terjual. Lalu, saya sempat berpamitan dan izin untuk mengambil fotonya lalu pulang seusai menyantap bakso dan berfoto-foto dengan pemandangan yang dihadirkan Pantai Sawarna yang begitu indahnya.

Kami baru pulang seusai hujan gerimis yang mengguyur daerah Pantai Sawarna tepatnya pukul 4 Sore. Perjalanan pulang dilakukan cukup santai dan kami pun berjanji untuk berhenti di Pom Bensin Ketika berada di daerah Pelabuhan Ratu. Pemandangan Pelabuhan Ratu juga cukup indah dengan kapal-kapal yang terbentang di sepanjang pesisir. Di Pom Bensin kami sempat istirahat sejenak. Lalu Kembali melanjutkan perjalanan melewati jalur Cikidang Kembali. Jalanan yang dilalui cukup curam karena sehabis hujan. Beberapa dari kami sempat mengalami kendala pada kendaraannya. Untungnya Ridho yang seorang mekanik dengan sigap membereskan masalah pada Motor Ervan yang mengalami masalah.

Lalu kami melanjutkan perjalanan Kembali hingga kami beristirahat di warung pecel lele di daerah Parungkuda. Ini dilakukan setelah melewati jalan Exit Tol Cigombong yang mengalami kemacetan karena libur Panjang. Kami cukup lahap menyantap makanan dikarenakan faktor Lelah dalam berkendara dari Pantai Sawarna. Kami baru sampai di tempat awal keberangkatan yaitu sekitar pukul 8 malam. Beberapa dari kami beristirahat lalu beberapa ada yang langsung bergegas Kembali kerumahnya. Perjalanan kali ini menjadi pengalaman kami yang menyenangkan sekaligus menenangkan, Pantai Sawarna akan selalu menjadi tempat yang sangat cocok untuk liburan bagi semua orang.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/perjalanan-pantai-sawarna-menikmati-hamparan-angin-dan-sinar-matahari/65813/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026, 15.50 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Pesona Jalan Tunjungan di Malam Hari, Ikon Wisata Surabaya yang Selalu Ramai Pengunjung

Di Tengah Tren Childfree, Tim JAGA KRAMA PKM-RSH Undiksha Ungkap Kesiapan Pengasuhan Anak Generasi Z Bali

Pulau Lusi Sidoarjo Dikembangkan Jadi Wisata Edukatif Berbasis Pengalaman

Ferdinand Hamdan Soroti Potensi Keindahan Alam Sumba yang Dapat Dikenal Lebih Luas Lagi

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Menatap Masa Depan Digital: Ketika Teknologi AI Hadir di Waduk Jatiluhur

Dari Watchdog menjadi Trusted Advisor: Peran Baru Inspektorat Daerah sebagai APIP dalam Mengawal Kebijakan dan Tata Kelola Daerah

Poltekkes Kemenkes Jakarta II Latih Kader Kesehatan Pancoran Jadi Agen Edukasi Gigi Tiruan

Beli Elektronik di Bojonegoro Kini Lebih Praktis, Nasabah BRI Tak Perlu Bawa Uang Tunai Berkat QRIS

Pilihan Editor

  1. 1 Kisah Mamik, Pemilik Toko Kelontong di Bojonegoro yang Jadi Agen BRILink, Bantu Warga Kirim Uang hingga Cairkan Hasil Panen
  2. 2

    Di Balik Papan Tulis, Ada Perjuangan Memahami Setiap Anak: Potret Pembelajaran di SDN Ciptaharja

  3. 3

    HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

  4. 4

    Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

  5. 5

    Kisah Widji, Berawal dari Nasabah BRI Kini Sukses Jadi Agen BRILink di Bojonegoro dan Raup Omzet Besar

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.