Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Peran Strategis Pemuda Hindu di Tengah Globalisasi dan Era Digital

Peran Strategis Pemuda Hindu di Tengah Globalisasi dan Era Digital

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
22 Desember 2025, 01.45 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Pemuda Hindu

Oleh : Putu Gede Sudarsana, SKM,M.Kes (Dewan Penasehat DPK Peradah Luwu Timur)

JurnalPost.com - Derasnya perubahan sosial dan gelombang digital yang kian tak terbendung, Globalisasi tak hanya membuka peluang tanpa batas, tetapi sekaligus menghadirkan tantangan yang tak ringan mencakup krisis nilai, polarisasi identitas, disinformasi, hingga kerentanan sosial-ekologis. Di tengah pusaran itu, pemuda Hindu memiliki peran yang tidak sekadar penting, melainkan strategis sebagai penjaga nilai, agen perubahan, sekaligus jembatan peradaban.

IKLAN

Pertama-tama, pemuda Hindu adalah penguat nilai dharma dan karakter bangsa. Di saat etika publik sering tergerus oleh pragmatisme, ajaran Panca Sradha, Tat Twam Asi, Tri Hita Karana, dan Vasudhaiva Kutumbakam menemukan relevansinya yang paling nyata. Nilai-nilai ini bukan hanya untuk dihafal dalam kitab suci, tetapi untuk dihidupkan dalam keluarga, ruang sosial, hingga jagat digital. Menghormati sesama, menjaga keseimbangan dengan alam, dan memandang dunia sebagai satu keluarga besar menjadi laku hidup yang menumbuhkan keadaban publik.

Pasfoto Rafael Bona Napitupulu
Baca Juga

Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya

Di ranah kebangsaan yang majemuk, pemuda Hindu tampil sebagai agen moderasi beragama. Indonesia berdiri di atas keberagaman, dan di sanalah ujian toleransi sesungguhnya berlangsung. Pemuda Hindu dipanggil menjadi penjaga kerukunan, penangkal radikalisme, serta teladan dialog damai. Moderasi beragama bukan sikap pasif, melainkan keberanian untuk hadir, mendengar, dan merawat kebhinekaan dengan ketulusan.

Memasuki era digital, peran pemuda Hindu kian menentukan. Di Tahun 2025 ini menuntut generasi muda yang adaptif terhadap teknologi, tetapi tetap berakar pada dharma dan nilai luhur budaya. Ruang digital harus menjadi medan kebajikan, bukan ladang hoaks, ujaran kebencian, dan disinformasi. Literasi digital berbasis etika Hindu menjadi ikhtiar penting tak hanya cakap teknologi, namun santun nurani, cepat informasi, tetapi bijak dalam berbagi.

IKLAN

Selaras dengan Tri Hita Karana, pemuda Hindu juga menjadi penggerak sosial dan lingkungan. Aksi kemanusiaan, kepedulian terhadap alam, serta keterlibatan dalam penanggulangan bencana dan kegiatan sosial desa adalah wujud nyata spiritualitas yang membumi. Di tengah krisis iklim dan ketimpangan sosial, kepedulian bukan pilihan, melainkan panggilan zaman.

DI sektor ekonomi, pemuda Hindu berpeluang menjadi motor pemberdayaan umat. Inovasi UMKM berbasis kearifan lokal, pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata budaya, hingga kewirausahaan sosial adalah jalan untuk memadukan nilai, kreativitas, dan keberlanjutan. Ekonomi tidak semata mengejar laba, tetapi juga membawa manfaat sosial dan ekologis.

Yohanes Putra Valentino
Baca Juga

Informasi Kebencanaan di Era Digital, Mahasiswa Untag Surabaya Bagikan Pengalaman Magang di BPBD Jatim

Lebih jauh, pemuda Hindu adalah kader kepemimpinan masa depan. Mereka dituntut siap memimpin organisasi, desa, dan daerah; menjadi mitra strategis pemerintah; serta menghadirkan integritas, etika, dan semangat pelayanan publik. Kepemimpinan yang berakar pada dharma bukanlah dominasi, melainkan pengabdian.

Akhirnya, pemuda Hindu memikul amanat sebagai penjaga budaya dan tradisi Hindu Nusantara. Seni, adat, dan ritual keagamaan perlu dirawat, dikemas secara kreatif, dan diwariskan secara inklusif kepada generasi berikutnya. Tradisi bukan beban masa lalu, melainkan sumber daya kultural untuk menjawab masa depan.

Di tengah perubahan sosial, digital, dan tantangan global, pemuda Hindu diharapkan tidak sekadar menjadi penonton zaman. Dengan dharma sebagai petunjuk arah , pemuda Hindu dapat melangkah mantap, merawat akar, menyapa dunia, dan memberi makna bagi Indonesia yang berkeadaban. *)

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/peran-strategis-pemuda-hindu-di-tengah-globalisasi-dan-era-digital/89370/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 02.26 WITA

  • #Era Digital
  • #Pemuda Hindu

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

Dukung SDG 4 dan SDG 12, Laboratorium FTS UPN Veteran Jawa Timur Kini Terapkan SOP Pengelolaan Limbah B3

Beli Mainan Anak di Bojonegoro Kini Bisa Bayar Pakai QRIS BRI

Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

Pilihan Editor

  1. 1 Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia
  2. 2

    Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

  3. 3

    PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

  4. 4

    Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

  5. 5

    Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.