Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Penyebab Kerusakan Ekosistem mangrove dan upaya Konservasinya

Penyebab Kerusakan Ekosistem mangrove dan upaya Konservasinya

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
25 Juni 2023, 15.15 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
6 menit baca
mangrove
Presiden Jokowi Dodo pada puncak Penanaman Hutan Mangrove Nasional Serenta, oleh TNI di seluruh Indonesia tahun 2023 di TWA (Taman Wisata Alam) Angka Kapuk, Jakarta pada hari Senin 15 Mei 2023. (sumber : humas setkab/Agung)

Oleh: Afifah zahratun nissa Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

JurnalPost.com - Ekosistem adalah sistem ekologi yang terdiri dari hubungan yang tidak dapat dipisahkan antara lingkungan dan organisme hidup. Lingkungan alam juga dapat dipengaruhi oleh kerusakan atau ketidakseimbangan ekosistem, seperti dalam kasus bencana alam yang sering terjadi di Indonesia. Bencana tersebut dapat berupa banjir, tsunami, kebakaran hutan, dan bencana alam lainnya.

IKLAN

Kerusakan lingkungan mangrove merupakan salah satu ketidakseimbangan ekosistem yang perlu mendapat perhatian. Sekitar 1,7 juta hektar atau 44,73 persen hutan mangrove rusak di kawasan hutan, sedangkan 4,2 juta hektar atau 87,50 persen rusak di luar hutan. Hutan bakau hilang seluas 513.670 ha, atau 46.697 ha per tahun, antara tahun 1982 dan 1993. Hutan bakau biasanya ditemukan di kawasan pesisir yang terlindung di daerah tropika dan subtropika.

Kehamilan
Baca Juga

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Padahal hutan mangrove merupakan ekosistem esensial yang menyangga kehidupan makhluk hidup lainnya. Hutan mangrove sangat berperan penting di lingkungan pesisir. Seperti berperan sebagai penahan gangguan seperti angin, ombak, penyaring bahan pencemar, pengendali banjir, peredam gelombang, menjernihkan air, mencegah abrasi dan erosi, pencegah intrusi aur laut ke daratan dan banyak fungsi lainnya

Hutan mangrove merupakan tipe ekosistem yang khusus dan berbeda. Mereka sangat berharga secara ekonomi dan ekologis, tetapi mereka juga cukup rentan terhadap kehancuran jika manajemen tidak memperhatikan pelestariannya.

Baik pengaruh alam maupun manusia berpotensi merusak ekosistem mangrove secara keseluruhan. Mangrove akan rusak oleh kekuatan alam seperti pengikisan gelombang laut, kerusakan biota laut, erosi, dan laju sedimentasi yang lebih tinggi.

Faktor manusia adalah faktor utama dari rusaknya ekosistem mangrove. Pemanfaatan sumber daya mangrove yang hanya mementingkan sisi ekonominya saja tanpa memperhatikan ekologisnya dapat menyebabkan keruskan mangrove. Peningkatan pertumbuhan penduduk sejalan pula dengan pengalihfungsian wilayah hutan mangrove menjadi wilayah pemukiman, pertanian , perkebunan, bangunan dermaga, penambangan, dan berbagai wilayah lainnya untuk menunjang kehidupan manusia.

Foto Besama TIM
Baca Juga

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Kegiatan manusia tersebut memberi pengaruh signifikan terhadap berkurangnya luas areal hutan mangrove di Indonesia baik secara langsung seperti penngalihfungsian lahan maupun secara tidak langsung seperti pencemaran lingkungan akibat limbah pabrik.

Dengan meningkatnya pertumbuhan penduduk, secara otomatis akan menyebabkan meningkatnya jumlah sampah baik sampah rumah tangga maupun sampah industri yang dibuang ke kawasan perairan pesisir.

Penebangan hutan secara berlebihan juga mejadi salah satu faktor rusaknya ekosistem mangrove, pohon mangrove tersebut ditebang untuk diambil kayu bakarnya, baik hanya untuk sekedar kebutuhan rumah tangga ataupun untuk dijual lagi.

IKLAN

Ekologi dan biota laut di sekitarnya dapat musnah jika mangrove rusak. Salah satu dampak perusakan ekosistem mangrove adalah erosi dan abrasi, karena hutan mangrove sendiri berperan sebagai pencegah erosi dan abrasi. Sebagian besar kegiatan pertanian laut dan payau tidak akan berlangsung akibat rusaknya ekosistem mangrove karena tidak tersedianya bibit yang banyak untuk ditanam. Hutan mangrove yang telah rusak juga akan mengganggu habitat laut. Pohon bakau, habitat plankton dan spesies ikan lainnya, dapat mengganggu keseimbangan ekosistem yang rapuh. Berkurangnya ruang hijau untuk daerah resapan air dan pariwisata merupakan dampak lain yang dapat ditimbulkan.

Suasana kegiatan di Pasar Turi
Baca Juga

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Melihat realitas yang ada, harus ada pergerakan untuk memulihkan wilayah hutan mangrove agar ekosistem tetap dapat berjalan seimbang. Upaya untuk melindungi dan memelihara hutan mangrove tidak hanya dilaksanakan oleh satu pihak saja, melainkan semua pihak yang ada seperti masyarakat, pemerintah, swasta harus turut serta dalam berperan untuk melindungi dan memelihara hutan mangrove.

Presiden Jokowi Dodo pada puncak Penanaman Hutan Mangrove Nasional Serenta, oleh TNI di seluruh Indonesia tahun 2023 di TWA (Taman Wisata Alam) Angka Kapuk, Jakarta pada hari Senin 15 Mei 2023. (sumber : humas setkab/Agung)

Dalam hal ini, Presiden Republik Indonesia menghimbau seluruh masyarakat untuk merawat dan melestarikan hutan mangrove di seluruh Indonesia. Hal itu disampaikannya di depan awak media saat mendatangi acara yang diadakan oleh TNI di seluruh Indonesia tahun 2023 di TWA (Taman Wisata Alam) Angke Kapuk, Jakarta pada hari Senin, 15 Mei 2023 yaitu acara puncak Penanaman Mangrove Nasional Serentak.

“seperti yang kita ketahu, kita punya hutan mangrove terluas di dunia, yaitu 3,3 juta ha hutan mangrove. Itu yang mesti kita jaga, jika terdapat tempat yang terancam, kita tanam kembali agar tidak ada hutan mangrove rusak,” kata Presiden.

Presiden manyatakan bahwa hutan mangrove penting dalam memulihkan habitat alami bagi flora dan fauna. Oleh karena itu, Presiden Jokowi menegaskan proses reboisasi hutan mangrove akan terus dilakukan karena selain memulihkan habitat, mangrove berperan penting dalam menjaga kawasan pesisir. “Saya kira proses reboisasi hutan mangrove bukan hanya sampai di sini tapi lagi, lagi, dan lagi, ” kata Presiden.

Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memelihara dan melindungi hutan mangrove merupakan langkah awal yang dapat digunakan. Pemberian edukasi tentang pentingnya hutan mangrove haruslah dilakukan secara menyeluruh melalui pemberian training maupun pembelajaran di sekolah, kita dapat menjelaskan fungsi dan manfaat hutan ini serta dampak ketika hutan ini rusak. Selanjutnya adalah melibatkan masyarakat terhadap setiap kegiatan pengelolaan hutan, dengan begitu masyarakat akan merasa bertanggung jawab terhadap pemelihaaraan dan pelindungan hutan.

Pemerintah juga dapat bekerja sama dengan kelompok masyarakat lokal. Masyarakat lokal memainkan peran yang sangat penting dalam konservasi mangrove. Mereka memiliki pengetahuan lokal yang berharga tentang ekosistem mangrove, termasuk pola pasang-surut, spesies yang hidup di dalamnya, dan praktik tradisional berkelanjutan dalam memanfaatkan sumber daya mangrove. Pengetahuan ini menjadi dasar penting dalam pengambilan keputusan yang berkelanjutan terkait penggunaan dan pelestarian mangrove.

Selain itu, masyarakat local memiliki ikatan emosional dan budaya yang kuat dengan mangrove. Kehidupan sehari-hari mereka terkait dengan ekosistem mangrove, dan mereka memahami betapa pentingnya mejaga kelestarian mengrove bagi mata pencaharian, keamanan pangan, dan identitas budaya mereka. Dorongan intrinsic ini sering kali menjadi motivasi yang kuat untuk terlibat dalam upaya konservasi mangrove.

Upaya lainnya adalah dengan memperbaiki penataan ruang, dengan diaturnya kembali wilayah pemukiman dan vegetasi, nantinya hutan mangrove tersebut dapat dijadikan sebagai wisata pantai. Kegiatan yang dapat dilakukan oleh wisatawan yang datang adalah menanam pohon bakau di pesisir pantai. Dengan begitu, hutan bakau akan tubuh subur serta dapat meningkatkan sisi ekonomi masyakat sekitar pesisir.

Hal ini dimaksudkan agar dengan melaksanakan upaya-upaya tersebut di atas, maka konservasi menjadi jelas sebagai landasan untuk menjaga hutan mangrove. Selain itu, dapat merancang rencana pengelolaan dan rehabilitasi yang sukses untuk melindungi hutan bakau Indonesia. Hutan mangrove memiliki potensi untuk tumbuh menjadi pusat ekonomi utama bagi masyarakat pesisir. Selain itu, inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang mampu mengelola hutan mangrove dengan tetap mempertimbangkan kelestarian.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/penyebab-kerusakan-ekosistem-mangrove-dan-upaya-konservasinya/54777/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 03.25 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah

Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya

Beli Mainan Anak di Bojonegoro Kini Bisa Bayar Pakai QRIS BRI

Parkir Liar di Pinggir Jalan: Menjadi Kebiasaan atau Justru Sudah Menjadi Pola Hidup Masyarakat?

Pilihan Editor

  1. 1 Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan
  2. 2

    Sudah 15 Tahun Jadi Nasabah BRI, Keluarga Leni Setia di Bojonegoro Miliki 10 Rekening untuk Berbagai Kebutuhan

  3. 3

    Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

  4. 4

    UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

  5. 5

    Pasar.id BRI Bojonegoro Hadirkan Peluang Penghasilan Tambahan bagi Pengemudi Ojek Lokal

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.