JURNALPOST - Perusahaan yang memproduksi alat elektronik berlogo apel cuil, mempublikasikan laporan penjualan produk kuartal pertama. Apple menyuguhkan data yang menunjukan bahwa penjualan produk mereka turun disbanding tahun tahun sebelumnya.
Apple menyebutkan penurunan tersebut adalah yang kali pertama terjadi setelah selama 13 tahun penjualan selalu meningkat. Sampai saat ini mereka masih menerka nerka apa penyebab penurunan penjualan ini.
Perusahaan tersebut mengungkapkan meskipun mengalami penurunan penjualan tetapi mereka mendapatkan keuntungan. Hal tersebut disampaikan pihak apple kepada para investornya, pada Selasa, 26 April 2016.
Dengan menurunnya penjualan ini, maka pendapatan yang diperoleh pihak apple pun ikut menurun. Meskipun menurun, tetapi setidaknya 50,6 niliar dollar AS tetap masuk ke kas perusahaan.
Tahun 2016 ini produk apple berhasil terjual sebanyak 51,2 juta unit, menurun 10 juta unit dibanding pada tahun 2015 yakni sejumlah 61,2 unit. Sedangkan produk iPad juga ikut menurun penjualannya.
Tercatat pada tahun 2015 Apple berhasil menjual ipad sebanyak 10,3 unit. Justru pada kuartal pertama tahun 2016 ini penjualanya menurun hampir 20 persen dari tahun lalu.
Justru gelagat apik ditunjukan oleh aplikasi mendengarkan music milik Apple. Apple music berhasil menarik minat 13 juta penikmat music di dunia. Mereka mengaku menyukai music music yag disuguhkan oleh aplikasi berbayar tersebut.
Meskipun membukukan penurunan penjualan pada kuartal fiskal kedua tahun 2016, setidaknya apple masih mendapatkan keuntungan sebesar 10,5 miliar dollar AS. Angka yang besar untuk ukuran perusahaan teknologi kecil saat ini.
Namun begitu, apple tetap optimis menargetkan pendapatan antara 41 miliar dollar AS dan 43 miliar dollar as pada kuartal fiskal saat ini.
Seperti laporan yang dikutip dari laman digital spy, saat membicarakan pendapatan kepada para investor. CEO apple yakni Tim Cook mengatakan bahwa dengan penjualan yang menurun pada fiscal kedua, ia dan tim tetap optimis memperbaiki angka penjualan pada kuartal fiscal saat ini
“Saat ini merupakan waktu yang sibuk dan menantang bagi perusahaan kami,” ujarnya. (**)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda