MAROS, JURNALPOST.COM - Pemkab Maros melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menggalang kerjasama dengan lembaga pendidikan pariwisata sebagai bagian dari upaya pengembangan kawasan wisata alam Rammang Rammang. Kerjasama tersebut dilakukan dengan Akademi Pariwisata (Akpar) Makassar dan Republik Politeknik Singapura.
Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Kepala Disbudpar Maros H Rahmat Burhanuddin dengan Direktur Akpar Makassar Dr Komang Mahawira.
Penandatangan naskah kerjasama ini dilakukan di Makassar pada 23 Maret lalu, disaksikan oleh Kasubag Progran Disbudpar Maros Yusriadi Arief dan Pudir IV Bidang Kerjasama dan Penjaminan Mutu Akpar Makassar Dr Farid Said bersama para ketua prodi dan jajaran fungsional Akpar Makassar.
Menurut H Rahmat Burhanuddin, kerjasama ini diharapkan akan berdampak pada peningkatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan kawasan wisata berbasis masyarakat.
Juga untuk mengoptimalkan pengelolaan obyek wisata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan tetap memperhatikan aspek pemanfaatan lingkungan secara berkelanjutan.
"Minggu depan pihak Republik Politeknik Singapura akan mengunjungi kawasan wisata alam Rammang Rammang untuk melakukan studi awal dalam mengumpulkan informasi sebagai acuan dalam melakukan program kegiatan. Mereka malam enilai Rammang Rammang memiliki prospek yang sangatmenjanjikan sebagai destinasi wisata," ungkapnya, Kamis (24/3/2016).
Ditambahkannya, kerjasama ini akan dilaksanakan selama 3 tahun, pihak Republik Politeknik Singapura akan mengirim mahasiswanya secara reguler untuk melakukan studi dan praktek sekaligus melakukan program pengabdian pada masyarakat.
"Lansekap alamnya eksotik dan mudah dijangkau, yang lebih penting masih sangat asli. Selama ini program seperti ini mereka lakukan di Thailand dan Vietnam, tetapi setelah melihat Rammang Rammang, mereka sangat antusias untuk melakukannya di Indonesia," ungkapnya.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda