PADANG, JurnalPost.com - Pembina Utama Relawan Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) Imaam Yakhsyallah Mansur memberikan motivasi penuh kehangatan kepada para relawan yang sedang beramal sholeh membantu warga terdampak banjir di Kurao Pagang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, pada Jum’at 12 Desember 2025.
Di tengah cuaca dingin sore hari, sepuluh relawan yang sedang berjibaku membersihkan jalan, rumah warga, hingga masjid yang dipenuhi lumpur di Kampung Tanjung Berok, Kurao Pagang, mendapat penguatan semangat melalui sambungan telepon Ketua Umum UAR Endang Sudrajat yang diperdengarkan kepada para relawan (speacker luar).
Dalam arahan tersebut, Imaam Yakhsyallah terlebih dahulu membacakan Surat Al-Zalzalah, kemudian memberikan renungan mendalam tentang nilai amal kebaikan.
“Bersyukurlah para ikhwan semua mendapatkan kesempatan amal sholeh membantu saudara-saudara kita yang sedang menderita, karena Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menyampaikan bahwa hamba yang dicintai Allah adalah yang meringankan penderitaan hamba-Nya yang lain,” tutur Imaam.
Imaam menegaskan bahwa para relawan adalah orang-orang pilihan yang diberi kehormatan oleh Allah subahanahu wa ta’ala untuk menolong sesama. “Tidak semua orang dipilih untuk membantu ikhwan-ikhwannya. Kalian semua adalah orang-orang terbaik yang dipilih Allah,” lanjutnya.
Bumi Bersaksi
Imaam menjelaskan bahwa pada hari kiamat kelak bumi akan menceritakan segala yang pernah dilakukan manusia di atasnya. Karena itu, ia menegaskan bahwa setiap langkah relawan saat membersihkan lumpur, mengangkat batu, hingga menciduk air banjir, akan menjadi saksi amal kebaikan.
“Berbahagialah para ikhwan yang menginjakkan kaki di muka bumi dengan melakukan perbuatan positif. Lumpur yang dibersihkan, batu yang disingkirkan, semuanya akan menjadi saksi dan akan dicatat sebagai amal dengan timbangan yang berat,” ucapnya.
Imaam mengajak para relawan untuk menjadikan momen ini sebagai kesempatan mengumpulkan “keuntungan terakhir” berupa amal yang kelak dibawa menghadap Allah subhanahu wa ta’ala. Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena belum bisa hadir langsung mendampingi relawan di lokasi musibah.
“Terus beramal dan yaakinlah bahwa Allah melihat dan akan membalas semua amal kalian. Mudah-mudahan para ikhwan diperberat amal baiknya oleh Allah subhanahu wa ta’ala, sehingga menjadi orang yang beruntung dan masuk syurga bersama Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, para syuhada, orang-orang sholih, bersama orang-orang yang dipilih oleh Allah subhanahu wa ta’ala,” pesannya.
Pada kesempatan yang sama Imaam Yakhsyallah Mansur juga menyampaikan terima kasih Kepada Ketua RT 04/RW 09 Kurao Pagang, Rusman Efendi, atas sambutan hangat masyarakat terhadap kehadiran tim relawan Ukhuwah Al-Fatah Rescue.
Apresiasi Warga Padang
Ketua RT 04/09 Rusman Efendi menyampaikan apresiasi mendalam atas bantuan para relawan UAR yang datang dari Jawa. Menurutnya, masyarakat sangat terbantu karena wilayah pemukiman mereka yang dipenuhi lumpur tebal akibat banjir besar telah dibersihkan oleh Tim Ukhuwah Al-Fatah Rescue.

“Dengan musibah ini ketenteraman masyarakat kami terusik. Lumpur menutupi jalan dan masuk ke rumah-rumah. Namun dengan kedatangan jama’ah Ukhuwah Al-Fatah Rescue, masyarakat merasa sangat terbantu. Kami mengucapkan terima kasih banyak. Semoga menjadi ladang amal sholeh bagi relawan yang hadir,” ujar Ketua RT 04, Rusman Efendi.
Menurut Ketua Tim Relawan UAR di Posko Kurao Pagang (Masjid Nurul hasanah), Wali Al Jabar, agenda Sabtu (13/12) para personel relawan akan melanjutkan pembersihan lingkungan dan rumah warga di Kecamatan Nanggalo. Pembagian logistik untuk warga terdampak banjir juga akan dipersiapkan hari ini.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan hingga Jum’at (12/12) bencana atau musibah banjir dan tanah longsor yang terjadi di wilayah Sumatera Barat, Sumut dan Aceh yang terjadi sejak sejak 24 November lalu telah merenggut 995 jiwa meninggal dunia dan yang masih hilang sebanyak 226 orang. Selain itu ekosistem hutan rusak dan beberapa perkampungan lenyap dilibas banjir bandang yang begitu besar. [am]
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda