JURNALPOST.COM - Peluang Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu'mang, untuk maju dan menang dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel mendatang dinilai sangat terbuka.
Hal ini berdasarkan hasil survey yang dilakukan oleh Celebes Research Center (CRC) mengenai presepsi publik terhadap kinerja 3 tahun pemerintahan Sayang Jilid II, dengan mengambil sampel 800 responden dari 24 Kabupaten/Kota di Sulsel.
"Dari survey tersebut, diketahui tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Agus, mencapai 63,8 persen. Sedangkan yang tidak puas sebanyak 17,2 persen, dan abstain atau tidak menjawab sebesar 19,1 persen," papar Direktur Celebes Research Center (CRC), Herman Heizer, kemarin.
Menurutnya, hasil itu menunjukkan peluang menang bagi Agus sangat terbuka. Karena bagaimanapun secara umum hasil survei tersebut menunjukkan trend yang positif.
"Tapi problem saat ini yang ada pada pak Agus, adalah sangat terbatasnya ruang yang dimiliki beliau untuk tampil sebagai representasi dari Provinsi Sulsel," ujarnya.
Terbatasnya ruang untuk tampil sebagai representasi Sulsel itulah yang diyakininya menyebabkan tingginya responden yang menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab pertanyaan mengenai kepuasan terhadap kinerjanya tersebut.
Pendapatnya tersebut dikuatkan lagi dengan angka tidak puas terhadap kinerja keduanya (Syahrul dan Agus) yang hampir sama, yaitu berada pada kisaran angka 17 persen.
"Tidak puas terhadap pak Syahrul dan pak Agus sama. Tapi angka kepuasannya beda karena kumpul di tidak tahu atau tidak menjawab yang persentasenya sampai 19 persen lebih," ungkapnya.
Jika Agus mampu memaksimalkan upayanya selama 2 tahun ke depan, Herman meyakini, kesempatan Agus untuk menang pada Pigub Sulsel mendatang sangat terbuka.
"Dengan catatan bahwa kesuksesan di Sulsel juga diidentikkan pada Agus, dan itu sangat tergantung pada pola komunikasi politik yang dibangun oleh pak Agus," ucapnya.
Diketahui, dari hasil survey tersebut, kepuasan masyarakat terhadap kinerja Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo dan Wagub Sulsel, Agus Arifin Nu'mang, lebih tinggi daripada kepuasan masyarakat Sulsel terhadap kinerja Presiden RI, Joko Widodo.
Kepuasan terhadap kinerja Syahrul sebagai berikut, menyatakan puas sebanyak 79,8 persen, tidak puas sebesar 17,4 persen, dan abstain 2,9 persen. Sedangkan tingkat kepuasan terhadap kinerja Jokowi sebagai berikut, puas sebanyak 62,0 persen, tidak puas 34,4 persen, dan abstain 3,6 persen.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu'mang, belum lama ini, saat ditanya tentang kesiapannya untuk maju pada Pilgub Sulsel 2018 mendatang, mengatakan, masih melihat kondisi dan situasi yang terus berkembang.
"Kalau memang rakyat merasakan ada manfaatnya saya dan pak Syahrul memimpin daerah ini selama 10 tahun, tentu dia akan mencari siapa figur yang tepat sebagai pengganti beliau yang bisa melanjutkan apa yang sudah dicapai saat ini. Kita akan lihat dukungannya, kalau dukungannya signifikan untuk maju, kenapa tidak. Tapi kalau elektabilitas kita rendah dan orang membenci kita, untuk apa maju," ucapnya.
Agus juga mengaku, hingga saat ini, ia tidak (belum) melakukan atau membangun komunikasi dengan tokoh-tokoh terkait Pilgub Sulsel.
"Saya tidak (belum) pernah menyatakan atau membangun komunikasi untuk itu, orang yang datang sama saya menanyakan saya maju atau tidak, dan saya cuma bilang Insha Allah kita lihat bagaimana nanti," ungkapnya.(fo)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda