Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Artikel
  3. Parkir Kampus Semrawut, Masalah Disiplin atau Lemahnya Perencanaan?

Parkir Kampus Semrawut, Masalah Disiplin atau Lemahnya Perencanaan?

Foto profil Wardah Hafizhah
Penulis: Wardah Hafizhah
30 September 2026, 10.35 WITA • Editor: Danang Purnama
5 menit baca
IMG 20260928 191646 617
"Ilustrasi : Kondisi parkiran area kampus dengan kapasitas mahasiswa lebih dari 10.000 mahasiswa" Foto: "Ilustrasi : dokumentasi pribadi"

JurnalPost.com - Persoalan parkir di lingkungan kampus sering kali langsung dikaitkan dengan rendahnya kedisiplinan mahasiswa. Sepeda motor terlihat memenuhi trotoar, bahu jalan, hingga sudut-sudut kampus yang sebenarnya tidak diperuntukkan sebagai tempat parkir. Mahasiswa kemudian menjadi pihak yang paling mudah disalahkan.

Namun, jika dilihat lebih jauh, parkir yang semrawut tidak selalu semata-mata terjadi karena perilaku pengendara. Kondisi tersebut juga dapat menunjukkan adanya persoalan dalam perencanaan fasilitas, pengelolaan tenaga pendukung, hingga tata kelola lingkungan kampus secara keseluruhan.

IKLAN

Jumlah mahasiswa yang terus bertambah tentu berpengaruh terhadap jumlah kendaraan yang masuk ke lingkungan kampus. Apabila pertumbuhan tersebut tidak dibarengi dengan penambahan kapasitas parkir dan pengaturan lalu lintas internal, ruang yang tersedia akan semakin terbatas.

Gemini Generated Image h8uez8h8uez8h8ue
Baca Juga

Sebelum Berkata "Anda Diterima", Rencanakan Dulu Siapa yang Dicari

Dalam kondisi seperti ini, kebutuhan akan perencanaan sumber daya manusia (SDM) juga menjadi penting. SDM di perguruan tinggi tidak hanya mencakup dosen maupun tenaga administrasi. Petugas keamanan, pengelola parkir, hingga tim sarana dan prasarana memiliki fungsi yang tidak kalah penting dalam mendukung aktivitas akademik.

Pengelolaan SDM idealnya dilakukan berdasarkan kebutuhan institusi. Artinya, kampus perlu memperhitungkan jumlah petugas, lokasi penempatan, pembagian tugas, hingga evaluasi kinerja agar pelayanan di lingkungan kampus berjalan efektif.

Pertumbuhan Kendaraan Perlu Diimbangi Perencanaan

Ketika jumlah mahasiswa dan kendaraan meningkat dari tahun ke tahun, kapasitas fasilitas seharusnya ikut dievaluasi. Kampus dapat memetakan jumlah kendaraan yang masuk setiap hari, terutama pada jam-jam sibuk ketika perkuliahan dimulai.

Data tersebut dapat digunakan untuk mengetahui apakah kapasitas parkir masih mencukupi atau justru sudah berada di luar kemampuan lahan yang tersedia.

Modern HRIS Dashboard Office Workspace
Baca Juga

Aratech Nusantara Kembangkan HRIS untuk Digitalisasi Pengelolaan Karyawan

Selain kapasitas, pola keluar-masuk kendaraan juga perlu diperhatikan. Jalur kendaraan yang tidak teratur dapat menyebabkan penumpukan pada beberapa titik. Karena itu, keberadaan petugas pada lokasi yang rawan macet atau sering digunakan sebagai parkir liar menjadi bagian penting dari pengelolaan kampus.

Tanpa pengaturan yang memadai, mahasiswa dapat menghadapi situasi sulit ketika seluruh area parkir resmi sudah penuh. Dalam kondisi seperti itu, sebagian pengendara akhirnya memilih memarkir kendaraan di lokasi yang sebenarnya tidak diperbolehkan.

Meski demikian, keterbatasan fasilitas tidak dapat dijadikan alasan untuk mengabaikan aturan.

Mahasiswa Tetap Memiliki Tanggung Jawab

Mahasiswa sebagai pengguna fasilitas kampus tetap memiliki tanggung jawab menjaga ketertiban. Parkir sembarangan, terutama di trotoar, dapat mengganggu pejalan kaki dan menimbulkan risiko keselamatan.

Sumber foto BPVP Sorong
Baca Juga

Integrasi Perencanaan SDM dan Bisnis, Kunci Perusahaan Menghadapi Perubahan

Trotoar pada dasarnya merupakan ruang yang diperuntukkan bagi pejalan kaki. Apabila dipenuhi kendaraan, pengguna jalan terpaksa berjalan di badan jalan sehingga meningkatkan potensi terjadinya kecelakaan.

Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan juga mengatur berbagai ketentuan mengenai penggunaan jalan, pemberhentian, dan parkir kendaraan. Selain itu, pemerintah daerah dapat memiliki aturan tersendiri terkait lokasi yang diperbolehkan maupun dilarang sebagai tempat parkir.

IKLAN

Karena itu, persoalan parkir kampus seharusnya tidak ditempatkan sebagai pertentangan antara mahasiswa dan pengelola kampus. Keduanya memiliki tanggung jawab yang berbeda tetapi saling berkaitan.

Tidak Cukup Hanya Memberikan Sanksi

Pendekatan yang hanya mengandalkan teguran dan sanksi kepada mahasiswa belum tentu menyelesaikan akar persoalan. Kampus perlu mengetahui lebih dahulu apakah fasilitas yang tersedia memang sesuai dengan jumlah kendaraan yang harus ditampung.

Audit kapasitas parkir dapat menjadi langkah awal. Kampus dapat mendata jumlah kendaraan yang masuk berdasarkan hari dan jam tertentu, kemudian membandingkannya dengan kapasitas aktual area parkir.

Setelah itu, pengelola dapat menentukan langkah yang diperlukan, mulai dari penataan ulang lahan, pengaturan jalur masuk dan keluar, pemasangan rambu, penambahan petugas pada jam sibuk, hingga penerapan sistem parkir yang lebih terorganisasi.

Teknologi juga dapat dimanfaatkan. Sistem pencatatan kendaraan, kartu akses, atau informasi mengenai ketersediaan area parkir dapat membantu proses pengelolaan apabila diterapkan sesuai kebutuhan.

Selain itu, kampus sebaiknya menyediakan kanal pengaduan atau penyampaian aspirasi. Mahasiswa dapat melaporkan titik parkir yang bermasalah, kurangnya rambu, kemacetan di lingkungan kampus, maupun fasilitas yang dinilai sudah tidak memadai.

Parkir Menjadi Cermin Tata Kelola Kampus

Persoalan parkir mungkin terlihat sederhana dibandingkan urusan akademik. Namun, kondisi fasilitas sehari-hari sebenarnya dapat mencerminkan kualitas perencanaan sebuah institusi.

Kampus yang memiliki ribuan mahasiswa membutuhkan perencanaan fasilitas dan SDM yang menyesuaikan dengan perkembangan jumlah penggunanya. Ketika kebutuhan berubah, kebijakan lama juga perlu dievaluasi.

Mahasiswa tentu tetap harus menaati aturan dan tidak menggunakan trotoar, bahu jalan, maupun area terlarang sebagai tempat parkir. Pada saat yang sama, manajemen kampus perlu memastikan bahwa fasilitas, sistem pengaturan, rambu, serta petugas pendukung tersedia dalam jumlah yang memadai.

Kesimpulan

Parkir kampus yang berantakan bukan hanya persoalan kedisiplinan mahasiswa. Kondisi tersebut juga dapat menjadi tanda bahwa kapasitas fasilitas dan perencanaan SDM belum sepenuhnya disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Kampus perlu melakukan evaluasi kapasitas parkir, mengatur arus kendaraan, menempatkan petugas secara efektif, menyediakan rambu yang mudah dipahami, serta menegakkan aturan secara konsisten.

Di sisi lain, mahasiswa tetap berkewajiban menjaga ketertiban dan tidak memarkir kendaraan di tempat yang mengganggu hak pengguna fasilitas lainnya.

Lingkungan kampus yang tertib tidak dapat dibangun hanya melalui teguran atau sanksi. Ketertiban membutuhkan perencanaan yang matang, fasilitas yang memadai, kedisiplinan pengguna, serta evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan.


ENGLISH VERSION Artikel tersedia dalam Bahasa Inggris
Read in English →

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/parkir-kampus-semrawut-masalah-disiplin-atau-lemahnya-perencanaan/97891/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 22 Oktober 2026, 13.13 WITA

  • #fasilitas kampus
  • #kedisiplinan mahasiswa
  • #ketertiban umum
  • #lalu lintas kampus
  • #manajemen sdm
  • #parkir kampus
  • #perencanaan tata kelola

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Strategi Mengatasi Mismatch Pengelolaan Aset untuk Menjaga Stabilitas Keuangan

Kurikulum yang Tak Tertulis di Pesantren: Antara Keteladanan, Pembentukan Karakter, dan Perlindungan Anak

Etika Komunikasi Publik dan Integritas Bangsa: Catatan Kritis Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya Soroti Urgensi Literasi Digital bagi Generasi Z

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

KADER MOLERA, Dosen FKM UMI Latih Kader Desa Marayoka Cegah Hipertensi pada Akseptor KB Hormonal

Dosen UMI Bekali Santri Tahfidz Takalar Literasi Ekonomi Digital dan Hukum Keluarga

Pancasila Bukan Sekadar Hafalan, tetapi Pedoman dalam Kehidupan Sehari-hari

Sampah Sudah Dibuang, Masalahnya Belum: Ada yang Keliru dalam Kebijakan Pengelolaan Sampah Indonesia

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.