24 C
Jakarta
Kamis, Mei 6, 2021

Oppo & Vivo: Pesaing Baru di Pasar Handphone 2 Jutaan

JURNALPOST – Lenovo dan Xiaomi, produsen smartphone yang selalu menggebrak pasar handphone dengan selalu mengeluarkan produk produk smartphne dengan harga murah namun memeiliki spesifikasi yang berani diadu. Kini lambat laun mereka telah kehilangan kekuasaan mereka di segmen smartphone kelas menengah ke bawah.

Pada hari Rabu, 27 April 2016, sebuah lembaga yang bernama international data corporation mengeluarkan hasil studi terbaru mereka. Dalam studinya tersebut Lenovo dan xiaomi yang dulunya menduduki peringkat empat dan lima kini telah digeser oleh dua perusahaan yang terbilang masih baru.

Oppo & Vivo: Pesaing Baru di Pasar Handphone 2 Jutaan

Adalah Oppo dan Vivo, dua produsen smartphone asal tiongkok tersebbut telah menduduki singgasana yang dahulunya milik Lenovo dan Xiaomi. Pengambila alihan kekuasaan itu terkait pengiriman produk selama kuartal pertama tahun 2016.

Menurut grafik IDC, pada tahun 2014 Lenovo berhasil menempati urutan nomer tiga yang kemudian terus merosot hingga menempati posisi lima pada tahun 2015. Sementara itu, xiaomi menunjukan raport yang lebih baik, pasalnya pemiilik brand redmi itu terus stagnan di peringkat ke empat.

Menurut IDC, yang menyebabkan turunnya peringkat kedua merek smartphone terkemuka itu adalah adanya pergeseran di pasar Tiongkok yang mana pergeseran tersebut terus menumbangkan produsen produsen besar. Akibatnya adalah dapat merusak daya beli konsumen di Tiongkok.

Saat ini para konsumen lebih pintar dalam membelanjakan uang mereka. Mereka kini lebih memilih membeli satu buah smartphone ketimbang membeli banyak ponsel. Mereka kini juga mencari hal-hal baru yang selama ini tidak ditawarkan oleh Lenovo dan Xiaomi.

Pada tahun 2014 dan 2015 memang Lenovo dan xiaomi sempat menjadi raja di segmen smartphone menengah ke bawah. Mereka diuntungkan dengan keberanian mereka dalam menetapkan harga jual.

Sebagai contoh Lenovo berani mematok harga jual rata-rata di bawah US$ 150 pada tahun 2013, sementara xiaomi menjual produknya di kisaran US$ 200 pada tahun 2014. Namun saat ini pasar tersebut berhasil direbut oleh Huawei, Oppo dan Vivo. Mereka digadang gadang akan menguasai pasar menengah ke bawah pada tahun 2016.

Berita terbaru

Berita Menarik Lainnya

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Masuk

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Masuk

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.