Bekasi, JurnalPost.com – Dunia kuliner kembali diramaikan oleh kemunculan proyek ambisius bertajuk Oriental Palate, restoran bertema Chinese hingga Asian Cuisine yang siap menjangkau pasar urban Jabodetabek dengan pendekatan modern dan elegan. Proyek ini diinisiasi oleh Rayhan Katra Athallah Haryono bersama rekannya Muhammad Farrazqy Abdurrahman Khalis, dua sosok muda yang membawa latar belakang bisnis dan jiwa kreatif dalam membangun brand kuliner yang tak sekadar menyajikan makanan, tetapi juga pengalaman.
Langkah strategis berikutnya dari duo pendiri ini adalah menggandeng Muammar Rafi Fadhillah, Founder dan CEO dari Berdigital Agency, agen pemasaran yang dikenal cermat dalam eksekusi pertumbuhan bisnis digital, khususnya di sektor F&B. Rafi sebelumnya telah sukses membantu scale-up dua brand kuliner independen:
CU@Cafe dan Nika Corner Cafe, dua brand yang berhasil menembus pasar lokal dengan strategi digital dan branding yang relevan dengan konsumen muda urban dan Family Oriented. Melihat rekam jejak tersebut, Rayhan dan Farrazqy yakin bahwa kehadiran Rafi tidak hanya akan menambah kekuatan modal, tetapi juga akan mengorkestrasi pertumbuhan yang berkelanjutan melalui pendekatan berbasis data dan kreatif.
Oriental Palate hadir bukan sebagai restoran biasa. Restoran ini dirancang untuk memperkenalkan kembali kekayaan rasa Asia dengan cara yang lebih modern, berlapis, dan inklusif. Untuk cabang perdana, restoran ini akan memperkenalkan struktur menu awal yang terdiri dari :
5 Appetizer : Perpaduan hidangan pembuka ringan khas Tiongkok dan Indonesia seperti Dimsum Ayam Udang, Chicken Wonton Soup hingga Chicken Chasiu Bites.
11 Main Course : Mulai dari Nasi Goreng, Sapi Lada Hitam, Mie Goreng Oriental, Sapi Lada Hitam hingga Udang Cumi XO Sauce.
5 Dessert : Menyentuh inspirasi dari Red Bean Soup, Asian Mango Pudding, Sweet Ginger Tofu hingga Oriental Mung Bean Jelly.

Rayhan mengungkapkan bahwa ini hanyalah tahap awal dari perjalanan panjang Oriental Palate. “Kita akan transisi dari Chinese Cuisine menuju Asian Cuisine yang lebih luas secara pangsa pasarnya. Target kita bukan hanya Cikarang atau Bekasi. Kita mengarah ke Bali sebagai titik ekspansi internasional pertama,” ujarnya.
Lokasi pertama Oriental Palate akan dibuka di kawasan berkembang seperti Cikarang atau Grand Wisata Bekasi, menyesuaikan dengan karakter pasar yang terdiri dari pekerja profesional, keluarga urban, dan generasi muda pencinta kuliner Asia. Desain interior akan memadukan unsur Asian Japandi dengan elemen Modern-Minimalist sebagai refleksi dari misi brand : menjembatani warisan budaya dengan ekspektasi gaya hidup masa kini.
Kehadiran Muammar Rafi sebagai investor dan mitra operasional menjadikan Oriental Palate tidak hanya solid dari sisi produk, namun juga siap melaju agresif dari sisi strategi promosi digital, positioning brand, dan customer engagement.
Dengan komitmen tiga sosok yang memiliki kredibilitas tinggi di ranah bisnis. Rayhan, Farrazqy, dan Rafi, Oriental Palate bersiap menjadi gerakan kuliner baru yang menetapkan standar lebih tinggi untuk Asian Cuisine di Indonesia.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda