Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Model Laboratorium Sosial Living Hadis Perkuat Pendidikan Karakter Guru PAI

Model Laboratorium Sosial Living Hadis Perkuat Pendidikan Karakter Guru PAI

Foto profil Fatimah
Editor: Fatimah
05 Agustus 2026, 21.41 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
Guru PAI

Penulis: Khairil Ikhsan Siregar Afiliasi: Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Jakarta

JurnalPost.com Pendidikan karakter terus menjadi perhatian utama dalam dunia pendidikan Indonesia, terutama di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi peserta didik pada era digital. Guru sebagai ujung tombak pendidikan memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai moral, etika, dan akhlak kepada generasi muda. Menjawab kebutuhan tersebut, tim peneliti Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Jakarta (UNJ), mengembangkan Model Laboratorium Sosial Living Hadis sebagai inovasi pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai hadis dengan praktik kehidupan sehari-hari. Model tersebut diperkenalkan kepada guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan pendidik madrasah diniyah melalui seminar serta pelatihan sebagai bagian dari tahap implementasi awal penelitian.

IKLAN

Kegiatan seminar ini bertujuan memperkenalkan pendekatan pembelajaran yang lebih kontekstual sehingga hadis tidak hanya dipahami sebagai materi ajar, tetapi juga menjadi pedoman dalam membentuk karakter guru dan peserta didik. Melalui pendekatan Living Hadis, peserta diajak memahami bagaimana nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, keadilan, kedisiplinan, dan keteladanan dapat diterapkan dalam aktivitas pembelajaran di sekolah. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menjawab tantangan pendidikan karakter yang semakin kompleks akibat perkembangan teknologi, perubahan sosial, dan dinamika kehidupan masyarakat. Dengan demikian, guru tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga menjadi teladan dalam mengamalkan nilai-nilai Islam di lingkungan pendidikan.

Solar Cell
Baca Juga

Digitalisasi Hidroponik Berbasis Solar Cell: Solusi Efisiensi Biaya Produksi Dan Peningkatan Pendapatan Usahatani

Sebelum mengikuti pelatihan, seluruh peserta terlebih dahulu mengisi pre-test untuk mengetahui tingkat pemahaman mereka mengenai konsep Living Hadis dan penerapannya dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa hampir seluruh peserta belum mengenal istilah Laboratorium Sosial Living Hadis. Selain itu, pemahaman mereka terhadap hadis-hadis yang berkaitan dengan penguatan karakter masih beragam dan sebagian besar belum mampu mengaitkannya dengan praktik pembelajaran di kelas. Temuan tersebut menunjukkan bahwa masih diperlukan inovasi pembelajaran yang mampu menjembatani pemahaman tekstual hadis dengan implementasi nyata dalam kehidupan pendidikan.

IKLAN

Selama seminar, peserta memperoleh materi mengenai konsep dasar Living Hadis, tahapan Model Laboratorium Sosial Living Hadis, serta contoh penerapannya dalam lingkungan sekolah. Materi disampaikan secara interaktif melalui diskusi, refleksi, dan simulasi sehingga peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga memperoleh gambaran mengenai langkah-langkah penerapannya. Pendekatan ini memberikan kesempatan kepada guru untuk menghubungkan materi hadis dengan persoalan yang mereka temui dalam proses pembelajaran sehari-hari. Suasana pelatihan yang dialogis juga mendorong peserta saling bertukar pengalaman dalam mengembangkan pendidikan karakter di sekolah masing-masing.

Setelah seluruh rangkaian pelatihan selesai, peserta kembali mengikuti post-test sebagai bentuk evaluasi terhadap pemahaman yang telah diperoleh. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mengenai konsep Living Hadis dan tahapan Model Laboratorium Sosial Living Hadis. Lebih dari separuh peserta mampu menjelaskan tahapan model secara benar, mulai dari kajian hadis tematik, observasi sosial, pelaksanaan aksi, hingga evaluasi dan refleksi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pelatihan mampu memberikan pemahaman awal yang baik mengenai penerapan model dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam.

Dalam sesi diskusi, para guru juga menyampaikan berbagai rencana tindak lanjut yang akan diterapkan di sekolah masing-masing. Beberapa peserta berencana menerapkan sistem penilaian yang lebih terbuka dan transparan sebagai bentuk penguatan nilai kejujuran. Ada pula yang mengembangkan kegiatan pembiasaan seperti piket kelas, kerja sama antarsiswa, dan pembagian tanggung jawab untuk menanamkan sikap disiplin serta kepedulian sosial. Sementara itu, nilai keadilan diwujudkan melalui perlakuan yang setara kepada seluruh peserta didik, sedangkan keteladanan diwujudkan dengan komitmen guru untuk terlebih dahulu menerapkan perilaku yang diajarkan kepada siswa.

KBRI Sofia
Baca Juga

KBRI Sofia Undang Diaspora Indonesia, Rayakan HUT ke-81 RI, WNI Bulgaria Berkumpul di Sofia

Tim peneliti menilai bahwa implementasi awal ini memberikan gambaran positif mengenai potensi Model Laboratorium Sosial Living Hadis dalam mendukung penguatan pendidikan karakter. Meskipun demikian, pendampingan lanjutan tetap diperlukan agar seluruh guru dapat memahami dan menerapkan model secara konsisten dalam proses pembelajaran. Penelitian selanjutnya juga akan diarahkan pada penyempurnaan model berdasarkan hasil evaluasi lapangan serta perluasan implementasi di berbagai sekolah dan madrasah. Harapannya, inovasi ini dapat menjadi salah satu kontribusi nyata perguruan tinggi dalam memperkuat kualitas pendidikan karakter di Indonesia melalui pendekatan yang lebih kontekstual, reflektif, dan berkelanjutan.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/model-laboratorium-sosial-living-hadis-perkuat-pendidikan-karakter-guru-pai/96547/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 17.59 WITA

  • #Press Release
  • #Universitas Negeri Jakarta

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Makan Bergizi Gratis: Jangan Sampai Niat Menyehatkan Anak Justru Membahayakan Mereka

Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

Luka Tersembunyi di Balik Senyumnya

Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

Pilihan Editor

  1. 1 UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik
  2. 2

    Capek Kok Dibanggakan? Membaca Hustle Culture dalam Kacamata Sartre dan Han

  3. 3

    Peran Pesantren dalam Melestarikan Lingkungan melalui Pembiasaan Memilah Sampah

  4. 4

    Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

  5. 5

    Jangan Asal Sebar Angket! Pentingnya Uji Validitas dan Reliabilitas untuk Menjamin Kualitas Instrumen Penelitian

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.