Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Minim Popularitas, Paslon 03 Masih Belum Dikenal Luas oleh Masyarakat

Minim Popularitas, Paslon 03 Masih Belum Dikenal Luas oleh Masyarakat

Foto profil Nadia
Editor: Nadia
18 November 2024, 19.15 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
3 menit baca
pasangan calon

JurnalPost.com - Mendekati hari pencoblosan pada 27 November, pasangan calon (Paslon) 03, Muhammad Sa'bani - Syukri Wahid, masih bergelut dengan masalah besar: rendahnya tingkat popularitas. Dibandingkan dengan pasangan lainnya, nama Sa'bani-Syukri tidak cukup terdengar di kalangan masyarakat Balikpapan. Tantangan ini mengundang kekhawatiran apakah mereka mampu membangun kesan yang kuat di benak para pemilih.

Dalam beberapa survei internal, popularitas Paslon 03 tidak menunjukkan peningkatan yang signifikan. Ini menjadi tanda tanya besar, mengingat semakin ketatnya persaingan menuju hari pemilihan. Salah satu alasan di balik minimnya popularitas ini adalah kurangnya kampanye yang efektif dan menarik. Mereka tampaknya belum maksimal dalam memanfaatkan media sosial, padahal saat ini, kampanye digital menjadi salah satu kunci utama untuk menjangkau masyarakat luas.

IKLAN

- Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia di Kota Balikpapan yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Ketika Kucing, Merpati dan Ikan pun Masuk Kelas
Baca Juga

Ketika Kucing, Merpati dan Ikan pun Masuk Kelas

- Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling. Dalam survei ini jumlah sampel sebanyak 400 orang. Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel 400 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error-MoE) sekitar $5% pada tingkat kepercayaan 95 persen. Sampel berasal dari seluruh kecamatan di Kota Balikpapan yang terdistribusi secara proporsional.

- Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih.

- Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20% dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check). Dalam quality control tidak ditemukan kesalahan berarti.

Stuart Weston, Direktur Program Pelita Pendidikan Tanoto Foundation, memasukkan infak sebagai dukungan terhadap program Koinku untuk Buku yang dijalankan oleh MTsN I Balikapapan
Baca Juga

Koinku untuk Buku Gerakan Unik Literasi MTs Negeri 1 Balikpapan

IKLAN

Kehamilan
Baca Juga

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Seorang pengamat politik lokal menyebutkan bahwa Paslon 03 terkesan lambat merespons tren kampanye modern. “Di era digital seperti ini, kehadiran di media sosial menjadi sangat penting. Sayangnya, Sa'bani-Syukri masih mengandalkan metode tradisional yang kurang mampu menarik perhatian,” katanya. Keterbatasan ini berpengaruh langsung pada ketidaktahuan masyarakat tentang program-program mereka.

Sebaliknya, pasangan rival telah memanfaatkan platform digital dengan optimal, menjadikan program-program mereka lebih familiar di telinga publik. Warga Balikpapan membutuhkan pemimpin yang terasa dekat dan dapat diakses dengan mudah, terutama dalam menyampaikan ide-ide yang mampu meyakinkan pemilih. Tanpa upaya lebih keras, Sa'bani-Syukri berisiko tertinggal jauh dari lawan mereka.

Waktu kampanye yang tersisa menjadi peluang terakhir bagi Paslon 03 untuk memperbaiki strategi mereka. Jika mereka ingin meningkatkan elektabilitas, dibutuhkan pendekatan yang lebih inovatif dan interaktif. Masyarakat menanti sesuatu yang baru, bukan janji lama yang terus diulang tanpa terobosan.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/minim-popularitas-paslon-03-masih-belum-dikenal-luas-oleh-masyarakat/74423/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 21.00 WITA

  • #Bagus Susetyo
  • #Balikpapan
  • #Pilkada Balikpapan 2024
  • #Rahmad Mas'ud

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah

Beli Mainan Anak di Bojonegoro Kini Bisa Bayar Pakai QRIS BRI

Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

Pilihan Editor

  1. 1 Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat
  2. 2

    Rp144,82 Miliar Raib dalam Hitungan Jam: Ada Apa di Balik Pembobolan Bank Jambi?

  3. 3

    Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

  4. 4

    Parkir Liar di Pinggir Jalan: Menjadi Kebiasaan atau Justru Sudah Menjadi Pola Hidup Masyarakat?

  5. 5

    Beli Dimsum Kini Tinggal Scan QRIS BRI Bojonegoro, Pelaku UMKM dan Pembeli Rasakan Kemudahan Transaksi Digital

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.