Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Meski Sendiri Relawan UAR Terus Memantau di Kaki Semeru, Serukan Bantuan Kemanusiaan

Meski Sendiri Relawan UAR Terus Memantau di Kaki Semeru, Serukan Bantuan Kemanusiaan

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
02 Januari 2026, 01.02 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
Bantuan Kemanusiaan

LUMAJANG, JurnalPost.com -- Di tengah ancaman erupsi Gunung Semeru yang masih berlangsung, Ahmad Min, anggota Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) Koordinator Wilayah (Korwil) Jawa Timur, terus bergerak melakukan pemantauan dari kaki gunung serta melakukan kegiatan lain yang berguna bagi warga terdampak letusan gunung.

Sejak letusan besar pada 19 November lalu, Gunung Semeru memuntahkan abu vulkanik dan lahar panas yang menghancurkan sedikitnya 50 rumah warga Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Hingga kini, sebagian warga masih hidup di pengungsian dengan keterbatasan akses, sementara rumah-rumah mereka tertimbun lumpur dan abu vulkanik.

IKLAN

Dalam kondisi itu, Ahmad Min hampir setiap hari berkendara sepeda motor dari rumahnya di Desa Sumberwuluh menuju titik-titik pemantauan di sekitar Gunung Semeru yang berjarak sekitar enam kilometer dari kawah. Dari kawasan Jembatan Gladak Perak hingga kaki gunung, ia mendokumentasikan situasi lapangan melalui foto dan video sebagai bahan laporan kebencanaan kepada pengurus UAR wilayah dan pusat.

Relawan UAR NTT menyelamatkan material bangunan
Baca Juga

Hampir Sebulan di Lokasi Gempa Flores Utara, Relawan UAR Dampingi Penyintas di Manggarai Timur

“Alhamdulillah, tak mengapa, meski sendiri dengan segala keterbatasan saya bisa terus memantau kondisi Gunung Semeru dan membantu warga terdampak erupsi Gunung Semeru sebisanya,” kata Ahmad Min, Kamis (1/1/2026).

Aktivitas yang dilakukan Ahmad Min sepanjang hari dalam cuaca panas dan hujan tersebut bukan sekadar pemantauan teknis, melainkan juga bagian dari upaya kemanusiaan agar kondisi warga terdampak tidak luput dari perhatian publik dan para pemangku kebijakan. Warga Sumberwuluh masih membutuhkan pendampingan serius, baik dari sisi pemulihan tempat tinggal, logistik harian, maupun dukungan psikososial.

Selain melakukan pemantauan, Ahmad Min juga terlibat langsung dalam aksi-aksi sosial, seperti penyaluran bantuan sembako dan membangunan hunian sementara (huntara) bersama relawan lintas komunitas, di antaranya CB Motor. Huntara tersebut sangat dibutuhkan agar para pengungsi dapat keluar dari situasi darurat yang berkepanjangan.

“Alhamdulillah kami sudah dapat membangun lima huntara di Desa Sumberlangsep. Mudah-mudahan bisa meringankan warga yang rumahnya hancur dan terendam lahar Semeru,” ujar Ahmad Min. Menurutnya, pembangunan rumah sementara itu sangat dibutuhkan agar para pengungsi dapat keluar dari situasi darurat yang berkepanjangan.

Anak anak berterima kasih kepada donatur
Baca Juga

Anak-Anak Penyintas Bencana Gempa Flores Berterima Kasih kepada Donatur dan Relawan UAR

Namun, keterbatasan personel menjadi tantangan serius. Hingga saat ini, Ahmad Min menjadi satu-satunya anggota UAR yang menetap paling dekat dengan kawasan Gunung Semeru. Sementara itu, sebagian besar anggota lainnya berada di wilayah yang cukup jauh dari lokasi bencana. Baru Pembina UAR Wilayah Jawa Timur, Abdul Karim, yang beberapa waktu lalu turun langsung ke Desa Sumberwuluh dan memantau Semeru bersama Ahmad dari Jembatan Gladak Perak.

IKLAN

Melalui laporan lapangannya, Ahmad Min secara terbuka menyampaikan harapannya agar lebih banyak relawan Ukhuwah Al-Fatah Rescue maupun elemen kemanusiaan lainnya dapat hadir di Desa Sumberwuluh untuk bersama-sama menguatkan warga yang hingga kini masih tinggal di pengungsian.

“Kami masih sangat membutuhkan pendampingan. Rumah para warga hancur, akses terbatas, dan aktivitas gunung belum sepenuhnya aman,” ungkap Ahmad Min. Selain dukungan personel, ia juga mengharapkan bantuan operasional guna menunjang kegiatan pemantauan dan pelaporan kondisi Gunung Semeru yang masih terus mengalami erupsi.

Ketua Umum Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR), H. Endang Sudrajat, menyampaikan apresiasi sekaligus menyerukan dukungan yang lebih luas bagi upaya kemanusiaan di kawasan terdampak Semeru.

PMI Berikan Edukasi
Baca Juga

PMI Hadirkan Layanan Kemanusiaan Terintegrasi Pascagempa NTT, dari Tenda Belajar hingga Rumah Sakit Lapangan

“Apa yang dilakukan Ahmad Min adalah alarm kemanusiaan bagi kita semua. Warga Sumberwuluh masih membutuhkan perhatian, dukungan relawan, serta bantuan nyata agar mereka bisa bangkit dan kembali hidup dengan layak,” tegas H. Endang Sudrajat.

Sebagai wujud apresiasi atas dedikasi tanpa lelah dalam melaksanakan misi kemanusiaan dan kebencanaan, Ketua Umum UAR telah memberikan hadiah sepatu bot operasional kepada Ahmad Min yang pada awal erupsi Semeru hanya menggunakan sandal jepit dalam melakukan pemantauan di lokasi bencana.

Ukhuwah Al-Fatah Rescue juga mengajak para dermawan, komunitas, dan pemangku kepentingan untuk bergotong royong membantu percepatan pembangunan hunian sementara, pemenuhan kebutuhan logistik, serta perlengkapan keselamatan relawan di lapangan.

UAR sendiri sejak akhir November lalu mengkonsentrasikan personelnya ke lokasi bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera. Sudah dua gelombang atau sekitar 60 relawan UAR dikirim oleh lembaga kemanusiaan dan kebencanaan tersebut. Akhir pekan ini bahkan pengurus pusat akan mengirimkan kembali relawan gelombang ketiga sebanyak 12 personel ke Aceh.

Sementara itu empat personel terapis masing-masing Musliman, Arifin, Istiqomah dan Sugiarti pada Kamis siang (1/1/2026) telah berangkat dan sore harinya sampai di Posko Tim UAR Aceh Tamiang dari Bandara Soekarno - Hatta Cengkareng. Mereka menggantikan empat terapis yang pulang ke Jakarta dan Bogor pada hari yang sama. [am]

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/meski-sendiri-relawan-uar-terus-memantau-di-kaki-semeru-serukan-bantuan-kemanusiaan/89681/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 20.18 WITA

  • #Bantuan Kemanusiaan
  • #Relawan UAR

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

Parkir Liar di Pinggir Jalan: Menjadi Kebiasaan atau Justru Sudah Menjadi Pola Hidup Masyarakat?

Pilihan Editor

  1. 1 Self-Sabotage: Ketika Kita Justru Menghalangi Diri Sendiri
  2. 2

    Teknologi Sudah Tersedia, UPN Veteran Jatim Dorong Penguatan Literasi dan Keterbukaan Informasi Publik di Bondowoso

  3. 3

    Saat Pasar Sepi Pembeli, Pasar.id BRI Bojonegoro Jadi Peluang Pedagang Menjangkau Pelanggan Baru

  4. 4

    Tinggalkan Buku Kas Manual, Pelaku UMKM Manggarsari Kini Kelola Keuangan Lewat Ponsel

  5. 5

    Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.