29 C
Makassar
Senin, September 21, 2020

Menteri Kelautan: Tindak Tegas Kapal Pencuri Ikan

- Advertisement -

Menteri Kelautan

JURNALPOST – Dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Maluku, Menteri Kelautan dan Perikanan juga menghadiri pelantikan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perikanan Provinsi Maluku yang dilaksanakan pada Senin (31/8/2020).

Di depan 30 orang PPNS Perikanan tersebut, ia menyampaikan kebijakan pemberantasan illegal dan destructive fishing serta sinergi dalam penanganan tindak pidana di bidang kelautan dan perikanan.

“Dalam beberapa kesempatan, saya telah menyampaikan bahwa terkait illegal dan destructive fishing, posisi KKP sangat jelas, akan ditindak tegas,” ujar Edhy saat mengisi sambutan di kantor Gubernur Maluku.

Komitmen tersebut, menurut Edhy telah dibuktikan dengan serangkaian penangkapan pelaku illegal dan destructive fishing selama periode kepemimpinannya.

Sebanyak 71 kapal ilegal, yang terdiri 54 kapal ikan asing (KIA) dan 17 kapal ikan Indonesia (KII).

“Untuk KIA, terdiri dari 25 kapal Vietnam, 16 kapal Filipina, 12 kapal Malaysia, dan 1 KIA Taiwan. Adapun 2 kapal Indonesia yang melakukan pengeboman juga kita proses hukum,” lanjutnya.

Edhy juga memaparkan bahwa dari sejumlah kapal tersebut, 16 kapal telah diputus pengadilan (inkracht), 4 kapal proses banding, 18 kapal proses persidangan, 4 kapal telah dilakukan penyerahan ke Jaksa (P-21 Tahap II), 2 kapal telah P-21 Tahap I, 7 kapal dalam proses penyidikan, 2 kapal masih dalam pemeriksaan pendahuluan, dan 1 kapal dikenakan tindakan lain tenggelam karena melakukan perlawanan.

Dalam arahannya, Edhy juga menekankan pentingnya kerja sama dan saling bahu membahu antar aparat penegak hukum di lapangan dalam melaksanakan langkah-langkah pemberantasan illegal dan destructive fishing.

“Saya meminta agar PPNS Perikanan secara aktif memperkuat komunikasi, koordinasi dan sinergi dengan aparat penegak hukum lainnya,” ujar Edhy.

Untuk diketahui, KKP bekerja sama dengan Pemda Maluku dan Lemdikpol Polri tahun ini telah melaksanakan diklat PPNS Perikanan yang pesertanya merupakan 30 orang pengawas Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku.

Sampai dengan saat ini, Ditjen PSDKP-KKP telah memiliki 525 PPNS Perikanan yang terdiri dari PPNS yang berada di Pusat 90 personil, 182 PPNS yang bertugas di Unit Pelaksana Teknis PSDKP dan 252 yang bertugas di Dinas Kelautan dan Perikanan, baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota.

- Advertisement -

Berita terbaru

Wakapolres Pangkep Jadi Narasumber di FGD Pilkada Damai dan Sehat

PANGKEP, JURNALPOST - Focus Group Discussion dengan tema Mewujudkan Pilkada Pangkep aman, damai dan sehat ditengah pandemi Covid-19 diikuti Wakapolres Pangkep, Kompol Mustafa Sani...
- Advertisement -

Jalin Silaturahmi, Pengda HTCI Sultan Batara Gelar Nongkrong Bareng Merdeka di Malino

MALINO, JURNALPOST - Komunitas Club Motor Indonesia Pengda HTCI Sultan Batara Gelar Nongkrong Bareng Merdeka di Buttatoa, Kel. Bulutana, Kecamatan Tinggi Moncong, Malino Gowa,...

Permudah Siswa dalam Belajar Mahasiswa UMM Adakan Kegiatan Bimbel

JURNALPOST - Pembelajaran online yang saat ini sedang dilakukan hampir seluruh instansi pendidikan di Indonesia merupakan salah satu cara alternatif dalam upaya pencegahan penyebaran...

Berinovasi, Mahasiswa UMM edukasi secara dor to door

JURNALPOST - Angka penyebaran Covid-19 di Indonesia terus mengalami kenaikan. Seiring dengan era transisi new normal ini, pasien positif terus bertambah, bahkan beberapa daerah...

Berita Terkait

Wakapolres Pangkep Jadi Narasumber di FGD Pilkada Damai dan Sehat

PANGKEP, JURNALPOST - Focus Group Discussion dengan tema Mewujudkan Pilkada Pangkep aman, damai dan sehat ditengah pandemi Covid-19 diikuti Wakapolres Pangkep, Kompol Mustafa Sani...

Jalin Silaturahmi, Pengda HTCI Sultan Batara Gelar Nongkrong Bareng Merdeka di Malino

MALINO, JURNALPOST - Komunitas Club Motor Indonesia Pengda HTCI Sultan Batara Gelar Nongkrong Bareng Merdeka di Buttatoa, Kel. Bulutana, Kecamatan Tinggi Moncong, Malino Gowa,...

Permudah Siswa dalam Belajar Mahasiswa UMM Adakan Kegiatan Bimbel

JURNALPOST - Pembelajaran online yang saat ini sedang dilakukan hampir seluruh instansi pendidikan di Indonesia merupakan salah satu cara alternatif dalam upaya pencegahan penyebaran...

Berinovasi, Mahasiswa UMM edukasi secara dor to door

JURNALPOST - Angka penyebaran Covid-19 di Indonesia terus mengalami kenaikan. Seiring dengan era transisi new normal ini, pasien positif terus bertambah, bahkan beberapa daerah...
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini