JurnalPost.com - Menurut pendapat saya mengenai digitalisasi transformasi di era pandemi Covid-19 sangat mengubah masyarakat, di mana masyarakat saat ini lebih cenderung memanfaatkan teknologi yang sangat canggih, dan dengan adanya teknologi ini masyarakat bisa menggunakan teknologi tersebut di berbagai sektor. Teknologi digitalisasi yaitu di mana sistem tersebut berjalan otomatis dengan menggunakan komputer. Teknologi digital digunakan untuk sistem menghitung cepat agar bisa memproses kode digital atau nilai numerik. Dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini dengan adanya digitalisasi transformasi dinilai mempunyai peluang yang sangat besar untuk bisa memanfaatkan teknologi tersebut dengan sebaik mungkin.
Pada masa Pandemi Covid-19, transformasi digital sangat mendorong banyak aspek, baik dalam aspek sumber daya manusia, inovasi dan termasuk pada sektor keuangan juga. Dengan adanya transformasi digital dapat membantu mempercepat pekerjaan dan bisa mengoptimalkan proses agar lebih efisien. Teknologi informasi dan komunikasi dapat memudahkan masyarakat untuk mengakses layanan kesehatan, layanan publik, pendidikan, kebutuhan sehari-hari/ bisa membeli kebutuhan secara online dan jasa keuangan pun bisa di akses melalui teknologi (aplikasi atau bisa disebut Mobile banking) bisa memudahkan masyarakat tanpa pergi ke tempat teller atau atm untuk mengambil uang atau mentransfer uang. Dengan adanya digitalisasi transformasi di Indonesia, pemerintah berusaha mendorong untuk mempercepat aktivitas perekonomi agar terus mengalami peningkatan. Dengan adanya digitalisasi transformasi di Indonesia, pemerintah berusaha mendorong untuk mempercepat aktivitas perekonomi agar terus mengalami peningkatan.
Penggunaan teknologi juga diterapkan pemerintah untuk pelayanan publik agar lebih efisien, contoh : adanya uang elektronik, pembayaran pajak secara online dan distribusi obligasi pemerintah juga bisa mengakses secara online. Kemudian jika ada bantuan sosial atau bisa disebut dengan sumbangan bisa mengirim atau transfer secara langsung ke rekening penerima tersebut. Kemudian banyak nya transaksi digital di sektor perekonomian di Indonesia ini telah sampai $44 Miliar dan kebanyakan yang menyumbang itu electronic commerce. Electronic commerce kebanyakan menggunakan transaksi secara digital dan uang elektronik, sehingga bisa di prediksi akan semakin meningkat dengan adanya transaksi digital electronic commerce tahun ini.
Transformasi digital biasanya digunakan untuk para bisnis. Teknologi digital ini dapat mempermudah dalam operasional di dalam bisnis. Dengan adanya teknologi digital dapat menciptakan model bisnis yang baru, dan melalui teknologi ini dapat merubah bisnis secara dinamis. Kemudian membuat strategi bisnis yang tepat bisa mendorong digitalisasi untuk pengembangan bisnis yang baru.
Di saat pandemi Covid-19 ini banyak para pekerja terkena PHK (pengakhiran hubungan kerja), mereka kehilangan pekerjaan nya. Tidak hanya itu banyak pelaku usaha yang membatasi operasional atau terpaksa memberhentikan usahanya, karena semakin menurun pendapat yang diperoleh. Segmen bisnis memang sangat rentan di saat pandemic Covid-19, banyak bisnis secara modal sudah tidak cukup untuk menanggung kerugian material. Kemudian dengan adanya teknologi digital di masa pandemi Covid-19 dapat membantu masyarakat berjualan secara online dan membangkitkan perekonomian di Indonesia.
Adanya transformasi digital para pelaku usaha berusaha membuat inovasi agar bisa mengikuti perkembangan jaman, dari yang berjualan konvensional kemudian sekarang electronic commerce. Namun dengan adanya transformasi digital ini tidak saja mendatangkan keuntungan untuk pelaku usaha yang ingin berkembang dengan kemajuan teknologi. Tetapi disisi lain dengan adanya electronic commerce sangat berpengaruh pada toko-toko kecil, dan perusahaan besar lainnya, karena mereka merasa terancam adanya transformasi digital saat ini. Bisa saja dengan adanya transformasi digital ini mereka kalah saing dengan perusahaan yang sudah melakukan digitalisasi, contohnya : jasa transportasi (gojek, grab, dll).
Sementara itu kita juga harus mengikuti perkembangan jaman yaitu menggunakan uang elektronik dan transaksi digital lainnya. Alat transaksi elektronik tersebut harus digunakan dengan baik dan benar, tidak boleh di salah gunakan. Dengan perkembangan yang sangat pesat ini, mengenai transaksi digital mempunyai inovasi yang sangat banyak. Semakin berkembangnya inovasi, kita bisa membuat sesuatu yang menarik dan bermanfaat untuk masa yang akan datang.
Di Indonesia juga mempunyai banyak tantangan mengenai digitalisasi transformasi untuk menciptakan perekonomian digital yang baik dan terus meningkat. Kemudian dengan adanya indeks global Indonesia pada tahun lalu (2020) negara Indonesia menunjukkan pada posisi peringkat 88 dari 131 negara. Untuk indeks Kemampuan membaca digital di Indonesia pada tahun lalu (2020) berada pada skala sedang. Situasi ini harus membutuhkan inovasi terbaru dari seluruh pihak.
Dengan adanya regulasi, pengembangan SDM dan pembangunan struktur dapat mewujudkan perekonomian digital untuk mendukung pemulihan ekonomi di sektor keuangan di masa pandemi covid-19 saat ini. Dengan adanya digitalisasi transformasi banyak bank digital semakin bertambah dari yang awalnya bank nya kecil-kecil sekarang diubah ke bank digital semenjak dibeli oleh financial technology. Banyaknya bank digital saat sangat membantu untuk mempermudah dalam segala hal. Maka dari itu seiring berjalannya waktu dengan adanya digitalisasi ini harus mempunyai antisipasi untuk melindungi data dan keamanan dalam alat elektronik kita.
Dengan cara membuat kemampuan membaca keuangan dan digital agar masyarakat tau dan paham betul mengenai alat elektronik tersebut dan bisa digunakan untuk masyarakat yang baru-baru saja memakai alat elektronik. Menurut Prof Suahasil Nazara, SE., M.Sc., Ph.D (Wakil Menteri Keuangan) dengan diadakan peningkatan kemampuan membaca bisa mempengaruhi tingkat keuangan, sehingga bisa membuka peluang untuk masyarakat melakukan kegiatan ekonomi. Dari sini pentingnya jasa otoritas keuangan dan penyelenggaraan sistem keuangan bisa meningkatkan keamanan dan pengetahuan masyarakat. Dan masyarakat bisa berhati-hati dalam menggunakan alat elektronik tersebut agar tidak ada kesalahan yang tidak diinginkan.
Kesimpulan mengenai digitalisasi transformasi di masa saat ini yaitu sangat berpengaruh dan pentingnya teknologi bagi keuangan untuk terus berkembang, memperbaiki, dan selalu memastikan ke stabilitas sistem keuangan di Indonesia agar tetap terjaga dengan baik. Dengan adanya teknologi digital ini para bisnis berusaha beradaptasi dengan kondisi yang seperti ini (pandemi covid-19), agar bisa bertahan hidup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun setelah selesai pandemi. Kemudian perilaku konsumen akan berubah, mengikuti perkembangan jaman di saat pandemi, walaupun ekonomi sudah kembali membaik lagi. Pengguna teknologi digital sangat merubah cara bisnis melayani pelanggan baik di pemasaran, produk, keuangan dan operasional. Seperti munculnya, grab, gojek, mobile banking dan lain-lain.
Manfaat adanya teknologi digital di Indonesia ini bisa mempermudah dalam aspek transaksi keuangan lebih mudah, mendukung keuangan, mempercepat perputaran ekonomi, pembayaran lebih sederhana, efisien dan banyak lainnya. Untuk itu kita sebagai masyarakat harus bijak dalam menggunakan alat elektronik tersebut agar tidak ada risiko dampak yang tidak diinginkan, seperti : terjadinya penipuan dan plagiat. Walaupun sudah ada teknologi digital kita tidak boleh lengah, apapun itu harus dibaca terlebih dahulu agar tidak ada kesalahan saat mengisi data dan tidak ada penipuan.
Penulis : Salsabila Alfi Huda, Fika Fitriasari (Mahasiswa Semester 3, Prodi Manajemen, Univ. Muhammadiyah Malang)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda