JURNALPOST - Menteri Agama (Menag) RI, Lukman Hakim Saefudin, meminta agar seluruh Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) menggandeng media untuk membantu mensosialisasikan program-program yang disuaun dan akan direalisasikan.
"Kita sangat butuh dukungan dari media untuk menyebarluaskan informasi tentang program-program Kemenag," kata Lukman, dalam sambutannya saat menghadiri pembukaan Rapat Kerja Kementerian Agama provinsi Sulsel tahun 2016 yang mengangkat tema
"Meneguhkan Revolusi Mental Untuk Kemenerian Agama Yang Bersih dan Melayani Menuju Sulsel Twrkemuka di Indonesia Berlandaskan Nilai Agama dan Kearifan Lokal", di Asrama Haji Sudiang, Senin (11/4).
Lukman juga mengatakan, rapat kerja ini harus dijadikan sebagai momentum untuk melakukan evaluasi dan pembenahan terhadap program-program kerja yang akan disusun, termasuk oenentuan program kerja yang akan dijadikan sebagi program andalan atau prioritas.
"Sebenarnya penyusunan program ini kan hanya repetisi atau pengulangan dari program tahun-tahun sebelumnya. Jadi harus benar-benar dievaluasi dulu hasil dari program yang kemarin. Supaya ke depan, program yang disusun bisa berjalan lebih efektif," ujarnya.
Jajaran Kanwil Kemenag juga diminta untuk bisa berinovasi dan mengembangkan kreatifitasnya dalam menyusun program-program yang akan dijalankan.
"Kita harus mampu berinovasi dan kreatif dalam menyusun program. Harus disesuaikan dengan kondisi saat ini. Kita sudah harus mengembangkan sistem teknologi informasi digital, sesuai dengan kondisi saat ini. Tidak boleh lahi ada PNS Kemenag yang gaptek," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Kanwul Kemenag Sulsel, Abdul Wahid Thahir, mengatakan, Rapat Kerja yang dilaksanakan selama tiga hari ini adalah sebagai media refleksi evaluasi program kerja, serta merumuskan dan memilih program yang akan dijadikan sebagai perogram unggulan Kanwil Kemenag Sulsel.
"Dalam tiga hari ke depan, akan dibicarakan masalah persoalan-persoalan terkait masalah keagamaan yang ada saat ini. Selain itu juga untuk mendorong penigkatan kinerja seluruh kementerian agama, serta mensinkronisasikan program Kanwil dengan program pemprov," ujarnya.
Wahid juga mengungkapkan, Rapat Kerja ini diikuti oleh seluruh jajaran Kementerian Agama dari 24 Kabupaten/Kota yang ada di Sulsel. (fo)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda