Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Artikel
  3. Media Sosial dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Berita

Media Sosial dan Krisis Kepercayaan Publik terhadap Berita

Foto profil Fatimah
Editor: Fatimah
24 Juli 2025, 22.00 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
3 menit baca
Media Sosial

Oleh: Muhamad Firman

JurnalPost.com - Di era digital, media sosial telah menjelma menjadi ruang utama pertukaran informasi. Setiap hari, jutaan pengguna menggulirkan layar mereka untuk mencari tahu kabar terbaru dari politik, bencana, hingga gosip selebritas. Namun, di balik kemudahan dan kecepatan akses informasi ini, kita menghadapi sebuah persoalan besar: krisis kepercayaan terhadap berita.

IKLAN

Kondisi ini bukan tanpa sebab. Media sosial, yang awalnya dipuji karena membuka akses informasi seluas-luasnya, kini justru menjadi ladang subur bagi hoaks dan disinformasi. Tanpa mekanisme penyuntingan atau verifikasi, siapa pun bebas menyebarkan apa saja entah itu fakta, opini, atau kebohongan yang disamarkan sebagai kebenaran. Batas antara berita dan manipulasi pun semakin kabur.

Focused Study Break on Social Media
Baca Juga

Scrolling Boleh, Pecah Belah Jangan: Menjaga Nilai Pancasila di Tengah Ramainya Media Sosial

Sayangnya, media arus utama juga tidak luput dari kritik. Tuduhan keberpihakan politik, sensasionalisme, hingga pelanggaran etika jurnalistik membuat sebagian publik merasa tak lagi bisa mempercayai media konvensional. Banyak yang kemudian berpaling ke “sumber alternatif” yang justru sering kali lebih berbahaya karena tidak terikat standar jurnalistik apa pun.

IKLAN

Akar dari masalah ini terletak pada rendahnya literasi media di masyarakat. Banyak orang belum terbiasa bersikap kritis terhadap informasi yang mereka terima. Judul bombastis atau potongan video tanpa konteks mudah dipercaya, bahkan langsung dibagikan ulang tanpa pikir panjang. Padahal, di tengah derasnya arus informasi, kemampuan untuk memilah dan memverifikasi berita menjadi keterampilan hidup yang sangat penting.

Lalu, siapa yang harus bertanggung jawab? Jawabannya: semua pihak. Media massa perlu introspeksi dan kembali kepada jati dirinya sebagai penjaga kebenaran. Independensi, akurasi, dan etika jurnalistik harus ditegakkan, bukan dikompromikan demi klik atau rating. Pemerintah dan lembaga pendidikan harus lebih serius dalam membekali masyarakat dengan literasi digital dan berpikir kritis sejak dini.

Namun, tanggung jawab terbesar tetap ada di tangan kita sebagai pengguna. Bersikap skeptis terhadap informasi yang kita baca bukan berarti anti-media, melainkan bentuk kewaspadaan. Tidak semua yang viral itu benar, dan tidak semua yang kita percaya itu fakta. Membagikan informasi berarti ikut bertanggung jawab atas dampaknya.

Reflective Nighttime Social Feed
Baca Juga

“Kok Relate Banget?” : Mengapa Konten Kesehatan Mental terasa Seperti Menceritakan Diri Sendiri

Media sosial hanyalah alat. Ia bisa menjadi jembatan pencerahan, atau jurang disinformasi tergantung bagaimana kita menggunakannya. Di tengah krisis kepercayaan ini, kita perlu kembali menempatkan akal sehat, nalar kritis, dan etika sebagai kompas dalam bermedia.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/media-sosial-dan-krisis-kepercayaan-publik-terhadap-berita/83955/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 19.25 WITA

  • #media sosial

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

Main Ponsel Saat Lampu Merah, Apakah Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? Ini Tinjauan Hukumnya

Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Luka Tersembunyi di Balik Senyumnya

Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

Dukung SDG 4 dan SDG 12, Laboratorium FTS UPN Veteran Jawa Timur Kini Terapkan SOP Pengelolaan Limbah B3

Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP

Pilihan Editor

  1. 1 Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik
  2. 2

    Saat Pasar Sepi Pembeli, Pasar.id BRI Bojonegoro Jadi Peluang Pedagang Menjangkau Pelanggan Baru

  3. 3

    Bertahan 15 Tahun, Usaha Katering Jajanan Ariani di Bojonegoro Kini Beromzet Rp14 Juta

  4. 4

    Biaya yang Tak Masuk Inflasi

  5. 5

    Benturan Kertas dan Layar: Saat Protokol Notaris Terjebak di Pusaran Legal Deadlock Digital

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.