BANTAENG, JurnalPost.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (UNHAS) melaksanakan program kerja Pembuatan dan Pemasangan Reflektor Jalan sebagai infrastruktur pendukung keselamatan berkendara di daerah Bokara, Kelurahan Banyorang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, Minggu (26/07).
Program tersebut dilatarbelakangi oleh hasil observasi lapangan yang dilakukan pada 8 Juli 2026. Saat menyusuri akses jalan di daerah Bokara, mahasiswa KKN mendapati kondisi jalan yang sebenarnya sudah beraspal dengan baik, namun sangat minim penerangan, padahal jalur tersebut memiliki sejumlah tikungan tajam yang cukup berisiko bagi pengendara, terutama pada malam hari.
Minimnya penerangan yang berpadu dengan geometri tikungan tajam inilah yang mendorong mahasiswa KKN untuk mengangkat program pembuatan reflektor jalan sebagai solusi. Program ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta poin 11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, melalui penyediaan infrastruktur sederhana yang mendukung keselamatan dan kenyamanan akses jalan masyarakat.
Sebelum masuk ke tahap pelaksanaan, mahasiswa KKN terlebih dahulu melakukan pemetaan lokasi guna menentukan titik-titik yang paling membutuhkan pemasangan reflektor. Proses ini dilakukan dengan berkoordinasi bersama Ketua RT 3 daerah Banyorang serta salah satu kelompok tani yang berada di daerah Bokara, yang selama ini mengetahui betul kondisi lapangan. Berdasarkan arahan dan masukan dari warga tersebut, teridentifikasi dua titik tikungan di daerah Bokara yang paling rawan dan kerap menjadi lokasi kecelakaan. Dua titik inilah yang kemudian menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program kerja pemasangan reflektor jalan.

Pada pelaksanaannya, mahasiswa KKN memasang reflektor pada dua titik tikungan tersebut dengan jumlah yang disesuaikan berdasarkan tingkat kebutuhan di lapangan. Titik tikungan pertama dipasangi 5 buah reflektor, sementara titik tikungan kedua dipasangi 4 buah reflektor, sehingga total terdapat 9 buah reflektor yang berhasil ditanam di sepanjang jalur rawan tersebut.
Dari sisi teknis pembuatan, reflektor dirancang secara sederhana namun tetap fungsional. Mahasiswa KKN menggunakan pipa dengan tinggi 80 cm sebagai tiang utama reflektor, dilengkapi stiker reflektor sebagai elemen pemantul cahaya, serta bahan pendukung lain seperti cat, kuas, thinner, dan gunting.
Tahap pemasangan berlangsung pada hari Minggu, 26 Juli 2026 pukul 09.00 WITA, dengan menanam tiang reflektor sedalam 20 cm ke dalam tanah agar berdiri kokoh dan tidak mudah roboh, terutama saat dilewati kendaraan atau terkena angin. Untuk memperkuat kestabilan tiang, mahasiswa KKN turut menggunakan campuran beton pada bagian dasar reflektor. Rangkaian kegiatan dilanjutkan pada sore harinya, pukul 17.00 WITA di hari yang sama, dengan sosialisasi kepada warga mengenai pentingnya keberadaan reflektor jalan sebagai alat bantu keselamatan berkendara.
Ketua RT 3 daerah Banyorang menyampaikan apresiasi atas terlaksananya program kerja tersebut. “Terima kasih atas program kerja yang telah dilaksanakan mahasiswa KKN Unhas Gelombang 116 di daerah Banyorang ini, semoga reflektor yang telah terpasang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Gelombang 116 Unhas berharap kesadaran kolektif mengenai keselamatan berkendara dapat terus terjaga, sehingga keberadaan reflektor jalan di daerah Bokara dapat menekan risiko kecelakaan di tikungan tajam dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Kelurahan Banyorang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda