Dawung, JurnalPost.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Program Pengabdian kepada Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) Kelompok 94 menggelar pelatihan pembuatan ecoprint bersama ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Padukuhan Dawung, Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja Kelompok 94 KKN-PPM UMBY yang dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ir. Ajat Sudrajat, S.Pt., M.Pt., IPP.
Kegiatan berlangsung pada Jumat, 31 Juli 2026, pukul 15.30 WIB, dan diikuti antusias oleh ibu-ibu PKK setempat. Pelatihan ini bertujuan mengenalkan teknik ecoprint sebagai salah satu bentuk kerajinan ramah lingkungan yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomis, sekaligus meningkatkan kreativitas dan keterampilan ibu-ibu PKK Dusun Dawung.
Dalam pelatihan ini, mahasiswa Kelompok 94 mendampingi peserta membuat ecoprint dengan teknik pukul (pounding). Daun yang telah disiapkan diletakkan di atas totebag yang dialasi plastik, kemudian dipukul secara perlahan hingga menghasilkan corak alami pada permukaan kain. Pada pembuatan ecoprint, bagian dalam totebag turut diberi alas kardus agar warna dan getah daun tidak menembus ke sisi belakang kain. Setelah proses pemukulan selesai, kain kemudian direndam dalam larutan tawas sebagai bahan fiksasi agar warna dan motif yang dihasilkan lebih tahan lama.
Salah satu peserta pelatihan, Sri Suwarsih, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan ini. “Kegiatan ecoprint ini sangat positif dan bermanfaat buat kami. Selain nambah wawasan dan keterampilan mengolah daun sama bunga jadi karya yang bernilai seni, kami juga jadi lebih peduli sama lingkungan lewat pemanfaatan bahan-bahan alami. Semangat dan kebersamaan ibu-ibu tadi juga bikin kami makin akrab sekaligus makin kreatif. Semoga keterampilan ini bisa terus dikembangkan jadi peluang usaha yang menambah penghasilan keluarga di Dawung,” ujarnya.
Ketua Kelompok 94 KKN-PPM UMBY, Korem Lubis, turut menyampaikan tanggapannya terkait kegiatan ini. “Ecoprint mengajarkan kami bahwa keberhasilan lahir dari kerja sama dan ketelitian. Harapan besar kami, program ini jadi inspirasi untuk mencintai alam lewat karya. Respons peserta luar biasa, mereka antusias dan memberi masukan yang sangat membangun. Kami akan terus kembangkan teknik ini agar lebih sempurna,” ujar Korem.
Melalui pelatihan ini, mahasiswa KKN-PPM UMBY Kelompok 94 berharap ibu-ibu PKK Dusun Dawung dapat terus mengembangkan keterampilan ecoprint secara mandiri, sehingga mampu menghasilkan produk bernilai jual sekaligus mendukung gaya hidup ramah lingkungan di tengah masyarakat.
Penulis: Mahasiswa Kelompok 94 KKN-PPM UMBY Universitas Mercu Buana Yogyakarta
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda