MAGELANG, JurnalPost.com – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat bertajuk “Pemberdayaan Literasi Digital tentang Pembuatan Konten Desa dan Pelatihan Media Sosial” di Balai TPQ Nurul Anwar, Dusun Karanglo, Desa Gulon, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (13/6/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh anggota Karang Taruna Dusun Karanglo dan turut dihadiri tokoh masyarakat setempat. Program tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat, khususnya generasi muda, dalam memanfaatkan media sosial secara produktif.
Melalui kegiatan ini, peserta didorong untuk mampu mengembangkan konten digital yang dapat mendukung promosi potensi desa, pemasaran digital UMKM, serta pelestarian kearifan lokal.
Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan sejumlah materi, mulai dari dasar-dasar literasi digital, strategi pengelolaan media sosial desa, teknik komunikasi di depan kamera, body language, membangun kepercayaan diri, fotografi dasar, editing video menggunakan smartphone, hingga digital marketing.
Berdasarkan hasil evaluasi, kegiatan ini menunjukkan capaian positif. Peserta dinilai mampu memahami konsep dasar literasi digital dan media sosial, mengetahui manfaat media sosial sebagai sarana promosi desa, serta memahami strategi penyusunan konten yang efektif.
Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya kepercayaan diri saat membuat konten, teknik komunikasi nonverbal di depan kamera, dasar videografi, teknik editing video, serta pemanfaatan media sosial untuk pemasaran.

Salah satu anggota pelaksana kegiatan, Dova Tadea Maryoce, mengatakan antusiasme peserta menjadi salah satu indikator keberhasilan program tersebut.
“Pada pelaksanaan pemberdayaan masyarakat ini, peserta sangat antusias dan aktif dalam bertanya, terutama terkait kendala yang mereka hadapi dalam pembuatan video TikTok. Materi yang diberikan juga dirancang adaptif dan dimulai dari dasar, seperti body language, kepercayaan diri, framing, serta pemasaran digital. Hal-hal tersebut merupakan fondasi penting dalam proses pembuatan konten digital,” ujar Dova.
Ia berharap program ini dapat memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat Desa Gulon, khususnya dalam membangun ekosistem digital desa yang lebih aktif dan terarah.
Salah satu peserta kegiatan turut menyampaikan apresiasi atas program yang dilaksanakan mahasiswa Ilmu Komunikasi UMBY.
“Kami berharap sosialisasi pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana Yogyakarta dapat menjadi tumpuan bagi kami untuk terus berkembang serta membangun branding yang mampu memajukan desa,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana Yogyakarta tidak hanya menjalankan peran akademik, tetapi juga berkontribusi langsung dalam penguatan kapasitas masyarakat desa di era digital.
Program ini diharapkan menjadi langkah awal terciptanya pengelolaan media sosial desa yang lebih kreatif, informatif, dan berkelanjutan dalam mempromosikan potensi lokal.
Penulis: Dhitya Putri Dwi Chalisa, Dova Tadea Maryoce, Satrio Yustisio, Maria Teofani Ema Tokan, Aisha Septiyani A, Habiballah
Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Mercu Buana Yogyakarta.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda