Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Ekonomi
  3. Kunjungi Bulukumba, Mentan SYL Inginkan Budidaya Padi di Bulukumba harus Naik Kelas

Kunjungi Bulukumba, Mentan SYL Inginkan Budidaya Padi di Bulukumba harus Naik Kelas

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
06 Februari 2022, 23.04 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Mentan SYL Kunjungi Bulukumba
Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo meninjau program IP400 di area persawahan di desa Bialo Kecamatan Gantarang Kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan, Minggu (06/04/2022). (Foto. Humas Kementan RI)

Bulukumba, JurnalPost.com - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengunjungi hamparan lahan sawah seluas 250 hektar di Desa Bialo, Kecamatan Gantarang, Bulukumba, Sulawesi Selatan. Dengan kunjungan itu, Mentan juga ingin melakukan pengembangan budidaya padi IP400 atau penanaman padi 4 kali setahun.

Mantan Gubernur Sulsel dua periode itu berencana memperluas pengembangan budidaya padi IP400 menjadi 2.000 hektar. Jika terbilang sukses dia ingin meningkatkan lagi hingga 10.000 hektar.

IKLAN

"Program padi IP400 ini merupakan upaya mendorong produktivitas, produksi dan kesejahteraan petani dengan bertani yang maju, mandiri, dan modern yang mengoptimalkan potensi sumberdaya alam," kata pria yang akrab disapa Menteri SYL itu saat melakukan kunjungan ke Desa Bialo, Kec. Gantarang, Bulukumba, Minggu (6/2).

Kunker ke Bone
Baca Juga

Kunker ke Bone, Mentan Ajak Masyarakat Manfaatkan Pekarangan Rumah Jadi Produktif

Dia menambahkan air dan sinar matahari tersedia sepanjang musim. Karena itu, kata dia, harus dioptimalkan untuk kemajuan pertanian agar tetap tanguh di tengah dampak perubahan iklim. Mentan SYL menuturkan budidaya padi IP400 itu harus diperluas sehingga di tahun ini bantuan ditingkatkan menjadi 2.000 hektar. Kunci program IP400, yakni menggunakan benih genjah, kualitas unggul, pupuk berimbang, pupuk organik, dan manajemen air irigasi.

"Dengan produktivitas 5 ton perhektar, penghasilan diperoleh petani Rp 30 juta perhektar. Jika 1.000 hektar, penghasil diperoleh Rp 30 miliar permusim tanam dan jika musim tanam 4 kali setahun, diperoleh Rp 120 miliar," ungkapnya.

"Artinya penghasilan petani mencapai Rp 10 juta perbulan. Bisa kita hitung jika luasanya meningkat menjadi 2.000 hektar. Stok beras kita makin tangguh," sambungnya.

SYL menginginkan pengembangan budidaya padi di Bulukumba harus naik kelas. Untuk itu, kualitas penggilingan padi harus naik kelas dengan kapasitas penggilinganya naik dan menghasilkan beras berkualitas tinggi. Sehingga ke depan tak hanya untuk mencukupi kebutuhan sendiri, tetapi juga ekspor.

Pilkada Sulsel Berjalan dengan Baik Walaupun ada riak-riak Kecil
Baca Juga

Munaslub Partai Gokar, Syahrul Yasin Limpo Belum Putuskan Untuk Mundur

"Saya dukung pakai dana KUR, tidak boleh manja-manja dengan bantuan, APBN tidak cukup, petani harus berpikir dan bertindak maju," tegasnya.

IKLAN

Tidak hanya padi, Mentan SYL pun mendorong kemajuan pertanian Bulukumba, yakni budidaya komoditas strategis dan unggulannya lainnya seperti kelapa, sapi, kopi, dan jagung. Mekanisasi pertanian didorong termasuk fasilitas dana KUR yang lebih besar.

"Bantuan harus kita fokuskan dalam skala ekonomis dulu yang jelas memberikan hasil," ungkapnya.

Bulukumba, lanjut dia, punya potensi lahan kelapa 13 ribu hektar.

Gubernur Minta AIS Tetap Jalankan Tugasnya Sebagai Bupati
Baca Juga

Gubernur Sulsel Minta Akom Kawal Anggaran Pembangunan Sulsel

"Fokuskan dulu bantuan pengembangannya 2 ribu hektar berikut kita bangun hilirisasinya," kata Mentan SYL.

Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf menyebutkan pihaknya dan masyarakat Bulukumba sangat mengapresiasi bantuan Kementerian Pertanian (Kementan). Dia berharap memberikan perhatian yang lebih besar untuk kemajuan sektor pertanian. Alhasil, berkat dukungan Kementan, sektor pertanian menjadi penyelamat pertumbuhan ekonomi Bulukumba.

"Berdasarkan data, nilai dan kontribusi sektor pertanian dalam pertumbuhan ekonomi dari tahun 2015 sampai 2020, sektor ini memberikan kontribusi terbesar dalam perhitungan PDRB," ucapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bulukumba Andi Edy Manaf mendukung penuh program dan gebrakan Mentan SYL dalam mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan modern. Menurutnya, program pertanian memang harus melalui langkah-langkah inovatif agar petani tidak dimanjakan terus dengan bantuan pemerintah.

"Kita dorong program Pak Mentan SYL menumbuhkan inovasi, petani milenial, peningkatan produksi, dan hilirisasi serta pasar ekspornya agar petani semakin maju," ujarnya.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/kunjungi-bulukumba-mentan-syl-inginkan-budidaya-padi-di-bulukumba-harus-naik-kelas/30672/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 19.59 WITA

  • #Padi IP400
  • #Syahrul Yasin Limpo

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

Berawal dari Jualan Mango Sago, Rini Astuti Kembangkan Usaha Kuliner Berkat Dukungan KUR BRI Bojonegoro

Beli Dimsum Kini Tinggal Scan QRIS BRI Bojonegoro, Pelaku UMKM dan Pembeli Rasakan Kemudahan Transaksi Digital

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Warga Sampetan Belajar Kelola Lampu Jalan Tenaga Surya Berbasis IoT Bersama Dosen Polines

Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Pilihan Editor

  1. 1 Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?
  2. 2

    Beli Dimsum Kini Tinggal Scan QRIS BRI Bojonegoro, Pelaku UMKM dan Pembeli Rasakan Kemudahan Transaksi Digital

  3. 3

    Tinggalkan Buku Kas Manual, Pelaku UMKM Manggarsari Kini Kelola Keuangan Lewat Ponsel

  4. 4

    Saat Pasar Sepi Pembeli, Pasar.id BRI Bojonegoro Jadi Peluang Pedagang Menjangkau Pelanggan Baru

  5. 5

    Teknologi Sudah Tersedia, UPN Veteran Jatim Dorong Penguatan Literasi dan Keterbukaan Informasi Publik di Bondowoso

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.