JurnalPost.com -Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Awal Bros melaksanakan kegiatan edukasi istirahat aktif dan peregangan ringan bagi masyarakat Desa Koto Masjid, Kampung Patin, Kabupaten XIII Koto Kampar. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman sederhana mengenai pentingnya menjaga kesehatan otot melalui istirahat aktif dan peregangan ringan dalam aktivitas sehari-hari.
Kegiatan edukasi tersebut dilaksanakan pada Jumat, 23 Januari 2026, bertempat di Puskesmas Desa Koto Masjid. Kegiatan berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 10.00 WIB dan diikuti oleh masyarakat yang sedang berkunjung ke puskesmas, khususnya kelompok usia dewasa dan lanjut usia yang memiliki aktivitas fisik rutin.
Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan satu orang mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Awal Bros sebagai pelaksana program, yaitu Medyna Putri Arcena. Dalam pelaksanaannya, penyampaian materi dan praktik gerakan peregangan dibantu oleh Komisaris Desa Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Awal Bros yang turut berperan sebagai pemateri. Keterlibatan Komdes dilakukan untuk memastikan materi yang disampaikan sesuai dengan kondisi masyarakat setempat dan mudah dipahami.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pengetahuan masyarakat mengenai cara sederhana untuk mengurangi keluhan pegal akibat aktivitas fisik berulang. Banyak masyarakat yang menganggap pegal sebagai kondisi wajar sehingga tidak melakukan upaya pencegahan. Padahal, istirahat aktif dan peregangan ringan dapat dilakukan tanpa alat khusus dan tidak membutuhkan waktu lama.

Selama kegiatan berlangsung, peserta diberikan penjelasan singkat mengenai pengertian istirahat aktif, manfaat peregangan ringan, serta waktu yang tepat untuk melakukannya. Materi disampaikan dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami oleh seluruh peserta. Setelah penyampaian materi, peserta diajak untuk mengikuti demonstrasi dan praktik langsung gerakan peregangan ringan.
Praktik dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan peserta. Peserta tampak mengikuti arahan dengan baik dan berusaha memperagakan setiap gerakan yang dicontohkan. Beberapa peserta juga terlihat aktif bertanya terkait gerakan yang aman dilakukan saat merasakan pegal di bagian tubuh tertentu.
Menurut pelaksana kegiatan, metode edukasi yang disertai praktik langsung dinilai lebih efektif karena peserta dapat langsung memahami dan mencoba gerakan yang diajarkan. Dengan demikian, diharapkan peserta mampu menerapkan peregangan ringan secara mandiri di rumah maupun saat beraktivitas sehari-hari.
Selain praktik gerakan peregangan, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi dua arah antara pemateri dan peserta. Beberapa peserta menyampaikan keluhan yang sering dirasakan setelah beraktivitas, seperti pegal di leher, bahu, dan punggung. Pemateri kemudian memberikan penjelasan singkat mengenai bagian tubuh yang perlu lebih sering diregangkan serta menekankan pentingnya menyesuaikan gerakan dengan kondisi masing-masing peserta agar tetap aman dilakukan.
Suasana kegiatan berlangsung santai dan interaktif, sehingga peserta tidak merasa canggung untuk mengikuti setiap tahapan kegiatan. Pendekatan tersebut membuat materi lebih mudah diterima, terutama oleh peserta lanjut usia. Dengan suasana yang tidak formal, peserta terlihat lebih nyaman dalam mencoba gerakan dan memperhatikan arahan yang diberikan selama praktik berlangsung.
Hasil observasi selama kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mampu mengikuti dan memperagakan kembali gerakan peregangan ringan dengan benar. Hal ini menunjukkan bahwa materi yang diberikan dapat dipahami dengan baik oleh masyarakat sasaran. Antusiasme peserta juga terlihat dari kesediaan mereka untuk mengikuti kegiatan hingga selesai.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Koto Masjid dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan otot dan tubuh melalui kebiasaan sederhana seperti istirahat aktif dan peregangan ringan. Penerapan kebiasaan tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi keluhan pegal dan meningkatkan kenyamanan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Kegiatan edukasi ini merupakan bagian dari kontribusi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Awal Bros dalam mendukung upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilakukan dengan jangkauan masyarakat yang lebih luas agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak pihak.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda