JurnalPost.com - Perbedaan menjadi sebuah keterikatan dengan pola hidup masyarakat. Perbedaan budaya serta perbedaan lainnya mengisyaratkan sebuah penerimaan dan penghormatan antar satu sama lain. Kehidupan manusia, tidak luput dari bagaimana terjalinnya komunikasi guna mencapai suatu paham yang sama, oleh karenanya ilmu komunikasi antar budaya sangat diperlukan.
Komunikasi antar budaya berkaitan dengan cara pandang berbeda yang dipadupadakan dengan fitrah manusia sebagai makhluk sosial. Komunikasi terjalin karena sebuah hasil dari keberagaman nilai serta cara pandang dari masing-masing budaya. Pemahaman yang terjalin akan berbeda jika disampaikan dengan kurang adaptif, sedangkan pemaknaan terhadap informasi dari komunikasi antar budaya bersifat sangat kontekstual. Sebuah proses komunikasi memiliki dimensi yang sangat luas dalam pemaknaannya, karena dilakukan oleh subyek-subyek yang beragam dan konteks sosial budaya yang majemuk (Bungin, 2006: 57-58).
Dunia multikultural menyediakan pasokan budaya yang berlimpah, dengan kepala yang berbeda segala sesuatu harus tersampaikan dengan penyesuaian yang efektif sesuai dengan sifatnya. Kontekstual dalam komunikasi antar budaya ialah salah satu sifat yang berkaitan erat dengan kondisi waktu dan tempat dimana informasi berada. Keterlibatan komunikasi dan kebudayaan harus sejalan dengan karakter dunia multikultur. Komunikasi merupakan sebuah kegiatan pertukaran informasi antara komunikan dan komunikator dengan tujuan mencapai sebuah kesepahaman. Komunikasi selalu menghendaki adanya tiga unsur, yaitu sumber (source), pesan (message), dan sasaran (destination) (Apriadi Tamburaka, 2013: 7).
Sedangkan kebudayaan menurut Koentjaraningrat merupakan keseluruhan dari gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia (Koentjaraningrat, 2011: 72). Komunikasi dan budaya memiliki keterikatan dalam penyempurnaan fungsi transmisi budaya.
Transmisi Budaya Sebagai Penyempurnaan Transmisi kebudayaan disebut sebagai sebuah proses penyampaian nilai-nilai budaya mengikuti perkembangan zaman. Pemaknaan pesan dapat ditingkatkan dengan mengkaji kebudayaan baru yang hadir di masyarakat. Dunia yang mukrikultur bukan hanya berfokus terhadap budaya yang lahir dari tanah air, tetapi budaya yang masuk untuk hidup berdampingan. Keterlibatan budaya luar berpengaruh terhadap proses pesan yang disampaikan dan tersampaikan. Era digital native, menjadi sebuah isyarat perlunya pengetahuan mendalam mengenai bagaimana cara menghadapi perbedaan. Transmisi budaya dapat tersampaikan melalui dukungan penuh antara pemangku kepentingan dan objek yang berkepentingan melalui Pendidikan serta keterlibatan lembaga lainnya.
Dunia akan terus berkembang, dan akan terus memunculkan perubahan serta melahirkan budaya baru. Perubahan budaya saat ini sangat mudah ditemui seperti yang diketahui bahwa perubahan budaya terjadi di lingkungan masyarakat melalui proses pergeseran, perkembangan dan penemuan akan hal baru dalam masyarakat yang membuat tatanan masyarakat mengalami perubahan (Mudji, 2005).
Budaya akan terus menjadi pemeran utama dalam setiap aspek kehidupan. Budaya bukan hanya perihal pola pikir, identitas ataupun nilai dasar dari diri seseorang. Budaya adalah sebuah bagian dari dunia yang akan terus berubah, berkembang bahkan terganti? Menurut Herkovits (1985-1963), kebudayaan adalah bagian dari lingkungan hidup yang diciptakan oleh manusia.
Lalu, bagaimana cara manusia menjalankan lingkungan hidup berbudaya? Cara. Jika berbicara mengenai cara, upaya dapat dilakukan dalam proses peleburan kebudayaan dan komunikasi, menjadi komunikasi antar budaya. Komunikasi yang melibatkan beragam pemikiran, memerlukan sebuah sarana.
Sarana Transportasi Komunikasi Budaya Perjalanan yang panjang memerlukan sarana dalam prosesnya. Media, sebuah wadah argumentatif untuk mengkomunikasikan perasaan, pikiran, gagasan ataupun kritik. Bebas, terbuka, terarah. Perkembangan teknologi membawa media sampai kepada titik inovatif. Media massa, media konvensional, media sosial dan media baru. Keterlibatan media sebagai sarana komunikasi mempermudah keterbaruan budaya dalam dunia multikultural.
Selain media, sarana apa yang paling dekat dengan komunikasi antar budaya? harmoni dan persatuan. keduanya merupakan sebuah sarana terdekat guna mengetahui perbedaan karena memfasilitasi pemahaman berdasarkan persatuan dan penerimaan.
Penerapan komunikasi dalam dunia multikultural tidak dapat dilakukan sembarangan. Pengkajian serta penyesuaian mendalam perlu dilakukan guna mencapai kesepahaman tanpa menyinggung. Budaya yang beragam, berjalan beriringan dengan perkembangan teknologi yang melahirkan budaya baru, cara komunikasi yang baru serta cara pengemasannya yang baru.
Menyambut hadirnya keterbaruan, dunia yang multikultural juga perlu memiliki pemahaman yang sejalan. Peneyesuaian waktu, tempat, situasi menjadi bagian dari proses pemaknaan dari transmisi budaya yang berkelanjutan. Media, sebuah sarana tercepat untuk berkomunikasi lintas budaya serta persatuan sebagai sarana terdekat yang dapat digapai dengan perkiraan yang harmonis.
Daftar Pustaka Karim.A. “Komunikasi Antar Budaya di Era Modern.” 2022. Fauzi.A. “Analisis Transmisi Budaya dan Perkembangan Institusi Pendidikan.” 2019. Suwardi. “Transmisi Budaya dan Perkembangan Intitusi Pendidikan.”
Oleh: Syifa Aulia Andara Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media IPB University
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda