Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Nasional
  3. Komisi Bersama ke-6 Korea-Indonesia di Bidang Sains dan Teknologi Kelautan

Komisi Bersama ke-6 Korea-Indonesia di Bidang Sains dan Teknologi Kelautan

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
15 Maret 2023, 16.31 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
6 menit baca
Komisi Bersama ke-6 Korea-Indonesia di Bidang Sains dan Teknologi Kelautan

JurnalPost.com - Komisi Bersama ke-6 Korea-Indonesia di Bidang Sains dan Teknologi Kelautan telah berhasil diselenggarakan pada Senin, 13 Maret 2023 di Gedung Kemenko Marves, Jakarta. Agenda ini merupakan bentuk komitmen dari kedua negara untuk memperkuat kerjasama di bidang sains dan teknologi kelautan setelah terbentuknya Implementing Arrangement (IA) antara Kementerian Samudera dan Perikanan Republik Korea (KSP) dan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Indonesia pada 9 Mei 2018 lalu. Komisi Bersama antara Korea dan Indonesia ini telah dilaksanakan sebanyak lima kali terhitung dari tahun 2018 dan menjadi agenda tahunan antar dua negara.

Pertemuan ini dihadiri oleh anggota komisi bersama yang terdiri dari perwakilan beberapa institusi Korea antara lain SONG Myeongdal (KSP), KIM Jiin (KSP), KIM Wonkook (Pusan National University), HUR Sungpyo (Jeju National University), HA Kyungsoo (Korean Embassy in Indonesia), KIM Youngduck (Korea Research Institute of Ships & Ocean-KRISO) dan PARK Hansan (Korea-Indonesia Marine Technology Cooperation Research Center-MTCRC), sedangkan delegasi dari Indonesia terdiri dari perwakilan dari Kemenko Marves antara lain Amalyos Chan, Rahmat Mulianda, Firman Trisasongko, Firman Ibnu Sina dan Andreas Hutahaean serta perwakilan dari Institut Teknologi Bandung (ITB) yaitu Ivonne M. Radjawane. Pertemuan ini dibuka dengan sambutan dari Mochammad Firman Hidayat selaku Plt. Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Kemenko Marves dan sambutan dari SONG Myeongdal selaku Deputi Menteri Kebijakan Kelautan, KSP.

IKLAN

Pada sambutannya Deputi Firman Hidayat menyampaikan bahwa komitmen kerjasama maritim Korea dan Indonesia dimulai saat penandatangan MoU antar dua kementerian (KSP-Kemenko Marves) tahun 2016 dan diperkuat dalam Dialog Maritim Bilateral tahun 2021. Pada kesempatan tersebut, Menko Marves, Luhut B. Pandjaitan menekankan bahwa melalui MTCRC, Korea dan Indonesia telah memperkuat hubungan bilateral maritim kedua negara. “Penting untuk memperluas dan mempertahankan peran dan fungsi MTCRC, pemerintah Indonesia akan mengakui MTCRC sebagai Pusat Riset Kerjasama Internasional resmi Indonesia dan melanjutkan dukungan administratif terhadap MTCRC" Ujar Deputi Firman Hidayat.

FK UPN
Baca Juga

Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

Deputi Firman juga menambahkan, dalam 5 tahun terakhir, MTCRC telah menunjukkan performa dan pencapaian yang istimewa dalam menyelesaikan permasalahan kemaritiman. Apresiasi terhadap komitmen dan kerja MTCRC juga disampaikan oleh Deputi SONG Myeongdal dalam sambutannya “Korea-Indonesia MTCRC membuat pencapaian yang istimewa sebagai jantung kerja sama antara kedua negara dalam lima tahun terakhir bahkan dalam situasi keterbatasan pandemi Covid-19” ujar Deputi SONG. Dalam sambutannya, Deputi SONG juga mengharapkan delegasi dari kedua negara dapat saling bertukar opini dan terus mendukung MTCRC sebagai titik fokus dalam kerja sama kelautan antara Indonesia dan Korea. Pada kesempatan ini Deputi SONG dengan hormat meminta kelanjutan dukungan yang telah diberikan oleh Kemenko Marves untuk memperkuat kerja sama bilateral di sektor maritim. Demikian juga, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Korea akan menunjukkan dukungan yang sama untuk memenuhi tujuan ini.

IKLAN

Direktur Korea MTCRC, Dr. PARK Hansan, dalam kesempatan ini melaporkan aktivitas MTCRC kepada seluruh anggota komisi bersama yang dimulai dengan penyampaian status, aktivitas utama, aktivitas spesial, serta status anggaran MTCRC. Selanjutnya, Dr. PARK Hansan menyampaikan tinjauan rencana kegiatan MTCRC yang dapat dikategorikan menjadi empat, yaitu platform kerjasama, penelitian bersama, peningkatan kapasitas, serta implementasi proyek Official Development Assistance (ODA). Direktur MTCRC, Dr. PARK

Hansan menyampaikan bahwa terdapat dua proyek baru yang akan diluncurkan untuk implementasi ODA Project tahun 2023, yaitu Integrated Capacity Building dan Smart Aquaculture.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi yang dimoderatori oleh Andreas Albertino Hutahaean, Analis Kebijakan Ahli Madya pada Asisten Deputi Pengelolaan Ruang Laut dan Pesisir. Terdapat tiga poin penting yang diangkat oleh para delegasi pada sesi diskusi. Poin pertama adalah mengenai isu perubahan iklim dan inisiasi proyek karbon biru. Indonesia memiliki ekosistem karbon biru yang luas dan beraneka ragam dengan potensi karbon mencapai 3,4 Giga Tons (GT) atau sekitar 17% dari karbon biru dunia. Dengan potensi karbon yang besar ini, Indonesia diharapkan dapat memperluas kerjasama berbasis kelautan sebagai bentuk upaya mitigasi perubahan iklim. Deputi Firman Hidayat menyampaikan bahwa Korea dan Indonesia perlu memperkuat kerja sama seperti dalam bentuk riset bersama maupun proyek kolaboratif lainnya terkait perlindungan dan perluasan ekosistem karbon biru dalam rangka mendukung pencapaian Zero Net Emissions.

Upacara HUT ke-58 PT Semen Tonasa di Pangkep pada 2 November 2026
Baca Juga

HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

Isu kedua yang diangkat dalam pertemuan ini adalah ekonomi biru yang berkelanjutan, Sistem Informasi Geografis (SIG), dan Perencanaan Spasial Kelautan. Indonesia disebut berkomitmen terhadap pengelolaan laut berkelanjutan yang menyeimbangkan aspek keamanan pangan dan tujuan bisnis dengan aspek keberlanjutan dan dampak jangka panjangnya pada ekologi laut. Para delegasi menyampaikan bahwa dengan luasnya area perairan di Indonesia, kerjasama di bidang pemanfaatan teknologi terkait perencanaan spasial kelautan seperti SIG dan analisis penginderaan jauh dapat mempercepat pencapaian pengelolaan kelautan yang lebih baik di Indonesia. Korea yang memiliki banyak pencapaian dalam kemajuan teknologi dianggap menjadi partner kerja sama yang sangat tepat untuk mendukung pembangunan ekonomi biru di Indonesia. Isu ketiga yang juga dianggap penting dalam pertemuan kali ini adalah peningkatan kapasitas dan teknologi budidaya kelautan, serta memperluas cakupan kerjasama di bidang Biologi Kelautan juga diperlukan untuk mendukung program tersebut. Korea dan Indonesia diharapkan dapat bersama-sama memimpin pengawalan isu perubahan iklim di seluruh dunia.

Agenda diakhiri dengan penutup dari Deputi Firman Hidayat yang menekankan untuk melanjutkan dan memperluas peran MTCRC sebagai titik fokus kerja sama. Deputi Firman juga berharap agar diskusi dalam agenda komisi bersama dapat memberikan pencerahan bagi kedua pihak untuk bekerja bersama dan saling membantu untuk mencapai target Sustainable Development Goals (SDGs) ‘Life Below Water’. Selanjutnya juga disampaikan oleh Deputi SONG Myeongdal bahwa Kementerian Samudera dan Perikanan Republik Korea (KSP) mengajak Kemenko Marves untuk melanjutkan dukungan yang telah diberikan dalam mencapai penguatan kerjasama bilateral dalam sektor maritim. Demikian pula, KSP akan memberikan dukungan yang sama untuk mencapai tujuan ini.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/komisi-bersama-ke-6-korea-indonesia-di-bidang-sains-dan-teknologi-kelautan/46839/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 07.47 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Kepala BSSN Dorong Ketahanan Siber ASEAN, Soroti Ancaman AI hingga Komputasi Kuantum

BSSN Kukuhkan 59 Tim Tanggap Insiden Siber, Perkuat Ketahanan Digital Nasional

HUT ke-58, Semen Tonasa Perkuat Transformasi Berbasis Iman dan Kebersamaan

Pemerintah Siapkan Program Ekonomi untuk Perkuat Perlindungan Masyarakat 2027

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP

Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

Pilihan Editor

  1. 1 Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah
  2. 2

    Berawal dari Jualan Mango Sago, Rini Astuti Kembangkan Usaha Kuliner Berkat Dukungan KUR BRI Bojonegoro

  3. 3

    Saat Pasar Sepi Pembeli, Pasar.id BRI Bojonegoro Jadi Peluang Pedagang Menjangkau Pelanggan Baru

  4. 4

    Jangan Asal Sebar Angket! Pentingnya Uji Validitas dan Reliabilitas untuk Menjamin Kualitas Instrumen Penelitian

  5. 5

    Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.