Karya: Aluis Tsabita Maysun - MTs Negeri 1 Surakarta
JurnalPost.com - Saat ini, banyak metode belajar yang beragam untuk dicoba. Ketatnya persaingan untuk masuk sekolah favorit maupun kampus impian menjadi salah satu faktor pendorong para pelajar untuk lebih giat dalam mengejar nilai. Tak jarang, ada beberapa pelajar yang merelakan jam tidurnya untuk belajar.
Seringkali, beragam cara dan metode belajar juga dicoba oleh para siswa untuk memaksimalkan nilainya. Beberapa metode belajar yang cukup familiar antara lain, metode Podomoro, metode Blurting, metode Feynman dan metode lainnya, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
Namun, di antara beragam cara belajar, ada salah satu cara yang menarik perhatian di media sosial. Hal ini mungkin belum dibagikan di laman lain. Karena cara belajar ini berdasarkan pengalaman pribadi oleh salah satu pengguna TikTok, yakni akun @butterbunch. Pengguna TikTok yang akrab disapa Ananda itu, menuturkan bahwa cara yang dia praktikkan ini memengaruhi nilainya hingga ia berhasil masuk di sekolah favorit. Bahkan, ia juga masih ingat dengan materi yang ia pelajari pagi itu.
Cara belajar yang Ananda lakukan adalah dengan memanfaatkan baskom. Dalam video tersebut, Ananda membagikan cerita berdasarkan pengalaman pribadinya semasa sekolah. Dulu tepat di jam 5 pagi, Ananda akan keluar rumah dengan membawa baskom yang berisikan air dingin. Lalu, secara perlahan, Ananda menurunkan kedua kakinya ke dalam baskom tersebut. Efeknya dia merasakan sirkulasi darah yang berjalan dengan baik. Beberapa saat setelah kakinya terasa dingin, ia membuka buku dan mulai belajar dengan menggunakan teknik belajar Feynman. Teknik belajar Feynman ialah teknik memperjelas materi dengan cara seolah-olah menerangkan kepada orang lain menggunakan bahasa yang mudah dipahami.
Lalu, apa sih pengaruh air dingin terhadap cara belajar? Setelah ditelusuri, ternyata hal ini dikarenakan oleh air dingin yang dapat meredakan ketegangan juga stress yang mungkin dirasakan pada saat sedang belajar. Sehingga dengan memanfaatkan air dingin yang digunakan untuk merendam kaki saat belajar, kecenderungan stress tersebut berkurang. Air dingin juga memengaruhi peredaran darah.
Dikutip dari health.grid.id, merendam kaki dengan air es dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah. Ketika kaki terkena air es, tubuh merespons dengan meningkatkan aliran darah ke daerah tersebut untuk menjaga suhu tubuh yang stabil. Dari aliran darah yang lancar, kinerja otak akan meningkat jadi belajar akan lebih mudah fokus.
Dari situlah Ananda menyebutnya ‘belajar pakai baskom’. Mungkin cara ini nggak works untuk semua orang. Tapi, cara ini menarik buat kalian coba, loh!
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda