Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

  2. Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

  3. HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

  4. Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

  5. Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

  1. Beranda
  2. Pendidikan
  3. Kolaborasi Kampus dan Masyarakat: PBSJ Unesa Hadirkan Pelatihan Macapat bagi Paguyuban Budi Luhur

Kolaborasi Kampus dan Masyarakat: PBSJ Unesa Hadirkan Pelatihan Macapat bagi Paguyuban Budi Luhur

R
Penulis: Ravi Zam-zam Listiyapinto
27 Oktober 2026, 10.59 WITA Editor: Galih Prasetyo
4 menit baca
Kolaborasi Kampus dan Masyarakat

TRENGGALEK, JurnalPost.com – Upaya pelestarian budaya Jawa terus dilakukan oleh Program Studi S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa (PBSJ), Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), tim dosen PBSJ menggelar pelatihan nembang macapat bagi Paguyuban Budi Luhur di Desa Dermosari, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, pada Jumat (10/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Dermosari tersebut diikuti sekitar 25 peserta yang merupakan anggota paguyuban. Pelatihan ini menjadi wadah untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap tembang macapat, baik dari sisi teori maupun praktik, sehingga tradisi lisan Jawa tersebut dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya.

IKLAN

Pada kesempatan tersebut, Drs. Sugeng Adipitoyo, M.Si., selaku narasumber utama, menyampaikan materi mengenai perkembangan dan kekayaan tradisi tembang macapat di berbagai wilayah Jawa. Ia menjelaskan bahwa meskipun macapat memiliki pakem yang sama, setiap daerah memiliki karakteristik musikal dan gaya penyajian yang khas.

UNESA Kenalkan Topeng Batik di Vietnam
Baca Juga

UNESA Kenalkan Topeng Batik di Vietnam, Bangun Dialog Antarbudaya dan Perluas Kolaborasi Akademik

"Macapat merupakan warisan budaya yang hidup. Corak penyajiannya berkembang sesuai dengan lingkungan sosial masyarakat. Kita mengenal gaya Pesisiran seperti Gresik dan Tuban, kemudian gaya Surakarta, hingga Yogyakarta yang masing-masing memiliki kekhasan dalam teknik vokal, cengkok, maupun penghayatan," jelasnya di hadapan peserta.

Tidak hanya berfokus pada penyampaian teori, pelatihan juga diisi dengan sesi praktik nembang macapat. Peserta diberi kesempatan untuk membawakan beberapa jenis tembang secara bergantian, kemudian memperoleh masukan langsung mengenai teknik olah vokal, pelafalan, penguasaan titilaras, hingga penghayatan isi tembang.

Suasana pelatihan berlangsung hangat dan interaktif, mencerminkan antusiasme peserta dalam mempelajari kesenian tradisional Jawa.

Foto Kolaborasi Kampus dan Masyarakat

Kepala Desa Dermosari, Suminto, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan yang melibatkan kalangan akademisi memberikan perspektif baru bagi masyarakat yang selama ini mempelajari macapat secara mandiri.

siswa SMA Probolinggo
Baca Juga

Perkuat Talenta Sains Daerah, Unesa Gelar Pembinaan OSN Fisika di Probolinggo

IKLAN

"Selama ini anggota paguyuban belajar secara otodidak berdasarkan pengalaman. Kehadiran dosen dari Unesa memberikan dasar teori yang lebih kuat sehingga kami semakin memahami filosofi, struktur, dan teknik dalam membawakan tembang macapat," ungkapnya.

Sementara itu, Koordinator Program Studi S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa FBS Unesa, Latif Nur Hasan, menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian ini merupakan bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam mendampingi masyarakat untuk menjaga keberlangsungan warisan budaya daerah.

Ia juga mengaku terkesan dengan kualitas sumber daya manusia yang dimiliki Desa Dermosari. Menurutnya, semangat belajar dan kepedulian masyarakat terhadap budaya lokal menjadi modal penting dalam menjaga eksistensi tembang macapat di tengah derasnya arus modernisasi.

"Kami melihat potensi budaya di Desa Dermosari sangat besar. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa tradisi Jawa masih memiliki ruang hidup yang kuat apabila didukung oleh masyarakat yang peduli dan mau terus belajar," ujarnya.

PKM Edu
Baca Juga

Dukung SDG 4 dan SDG 12, Laboratorium FTS UPN Veteran Jawa Timur Kini Terapkan SOP Pengelolaan Limbah B3

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, PBSJ FBS Unesa berharap sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dapat terus diperkuat dalam upaya pelestarian budaya.

Tembang macapat tidak hanya dipandang sebagai warisan sastra lisan, tetapi juga sebagai media pendidikan karakter yang mengandung nilai moral, etika, dan filosofi kehidupan masyarakat Jawa.

Pelatihan ini sekaligus menunjukkan bahwa pelestarian budaya tidak cukup dilakukan melalui dokumentasi semata, melainkan perlu diwujudkan melalui proses pembelajaran yang berkesinambungan, partisipatif, dan melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama.

ENGLISH VERSION Artikel tersedia dalam Bahasa Inggris
Read in English →

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/kolaborasi-kampus-dan-masyarakat-pbsj-unesa-hadirkan-pelatihan-macapat-bagi-paguyuban-budi-luhur/98373/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 17.55 WITA

  • #Budaya Jawa
  • #Desa Dermosari
  • #PBSJ Unesa
  • #Paguyuban Budi Luhur
  • #Pelatihan Macapat
  • #Pengabdian kepada Masyarakat
  • #Trenggalek
  • #Unesa

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Penelitian di Cilacap Ungkap 93,94 Persen Pasien Gangguan Jiwa Patuh Minum Obat, Dukungan Keluarga Jadi Perhatian

Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

Pilihan Editor

  1. 1 Dukung SDG 4 dan SDG 12, Laboratorium FTS UPN Veteran Jawa Timur Kini Terapkan SOP Pengelolaan Limbah B3
  2. 2

    Inovasi Kemasan Aktif dan Cerdas Berbasis Biopolimer Umbi-Umbian untuk Memperpanjang Umur Simpan dan Mengurangi Kerugian Pangan Pascapanen

  3. 3

    Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

  4. 4

    Peran Pesantren dalam Melestarikan Lingkungan melalui Pembiasaan Memilah Sampah

  5. 5

    Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.