Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

  2. Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

  3. Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

  4. Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

  5. HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

  1. Beranda
  2. Pendidikan
  3. KKN UIN Walisongo Latih Warga Krompaan Membuat Kerajinan dari Kawat Bulu

KKN UIN Walisongo Latih Warga Krompaan Membuat Kerajinan dari Kawat Bulu

Foto profil Annisa
Editor: Annisa
17 September 2026, 11.58 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Kendal

Kendal, JurnalPost.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT 22 Posko 176 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menggelar pelatihan kerajinan tangan berbahan dasar kawat bulu atau chenille di Posko KKN 176, Desa Krompaan, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal, Senin (24/8/2026).

Pelatihan tersebut diikuti oleh ibu-ibu dan anak-anak Desa Krompaan. Kegiatan dirancang untuk mengasah kreativitas warga sekaligus menghadirkan aktivitas positif, edukatif, dan bernilai seni yang dapat dilakukan di waktu luang.

IKLAN

Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan dengan berbagai teknik dasar mengolah kawat bulu warna-warni menjadi produk kerajinan. Beberapa hasil karya yang dibuat antara lain rangkaian bunga hias, pot bunga mini, gantungan kunci, hingga dekorasi sederhana yang dapat digunakan sebagai pajangan maupun hadiah.

Literasi Digital Siswa SMP
Baca Juga

KKN UIN Walisongo Tingkatkan Literasi Digital Siswa SMP Awwalul Hidayah melalui Pembelajaran TIK

Mahasiswa KKN MIT 22 Posko 176 menyiapkan bahan dan peralatan yang digunakan selama pelatihan. Peserta kemudian dipandu secara bertahap, mulai dari mengenali karakter bahan, membentuk dan melilit kawat, hingga merangkainya menjadi produk kerajinan.

Pendampingan dilakukan secara langsung agar peserta dari berbagai kelompok usia dapat mengikuti setiap tahapan dengan mudah.

Sejak kegiatan dimulai, suasana pelatihan berlangsung antusias. Anak-anak terlihat mencoba berbagai kombinasi warna dan bentuk sesuai imajinasi mereka. Sementara itu, ibu-ibu peserta aktif berdiskusi serta bertukar ide mengenai bentuk kerajinan yang dapat dikembangkan dari bahan sederhana tersebut.

Koordinator kegiatan KKN Posko 176 menjelaskan bahwa pelatihan sengaja dirancang dengan teknik yang sederhana dan mudah dipraktikkan. Bahan kawat bulu juga dipilih karena relatif mudah ditemukan dan harganya cukup terjangkau, sehingga peserta dapat kembali mencoba membuat kerajinan secara mandiri di rumah.

MIT 22 Posko 176
Baca Juga

KKN UIN Walisongo Salurkan Wakaf Al-Qur’an ke Tiga Pondok Pesantren di Desa Krompaan

Selain menghasilkan produk kerajinan, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk melatih ketelitian, kesabaran, keterampilan motorik, serta kemampuan berkreasi.

IKLAN

Bagi anak-anak, proses membentuk dan merangkai kawat bulu diharapkan dapat membantu mengembangkan motorik halus sekaligus melatih keberanian dalam menuangkan ide menjadi karya.

Sementara bagi ibu-ibu, keterampilan membuat kerajinan dapat menjadi salah satu aktivitas produktif yang berpotensi dikembangkan lebih lanjut.

Salah seorang peserta mengaku senang mengikuti pelatihan karena memperoleh keterampilan baru. Menurutnya, produk kerajinan dari kawat bulu juga berpotensi memiliki nilai jual apabila dikembangkan dengan desain yang menarik dan dipasarkan secara tepat.

Puskesmas Gemuh II
Baca Juga

KKN UIN Walisongo dan Puskesmas Gemuh II Edukasi Warga Krompaan tentang ISPA

Potensi tersebut menjadi salah satu aspek yang ingin dikenalkan mahasiswa KKN kepada masyarakat. Kerajinan seperti buket bunga, gantungan kunci, maupun hiasan dekoratif dapat dikembangkan menjadi produk ekonomi kreatif skala rumahan.

Selain memberikan keterampilan baru, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat interaksi antara mahasiswa KKN dan masyarakat Desa Krompaan.

Pelatihan tersebut turut menjadi alternatif kegiatan produktif bagi anak-anak di luar penggunaan gawai. Waktu luang dapat dimanfaatkan untuk aktivitas yang mendorong kreativitas, konsentrasi, dan keterampilan tangan.

Melalui program kerja tersebut, mahasiswa KKN MIT 22 Posko 176 UIN Walisongo Semarang berharap keterampilan yang telah diperoleh warga dapat terus dikembangkan setelah masa KKN berakhir.

Warga diharapkan tidak hanya mampu membuat kerajinan untuk kebutuhan pribadi, tetapi juga terus berinovasi dalam menciptakan produk yang memiliki nilai tambah dan peluang ekonomi.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa pengembangan kreativitas masyarakat dapat dimulai dari bahan dan aktivitas sederhana. Dengan pendampingan dan kemauan untuk terus berkreasi, keterampilan tersebut berpotensi berkembang menjadi kegiatan produktif yang memberikan manfaat bagi keluarga maupun lingkungan sekitar.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/kkn-uin-walisongo-latih-warga-krompaan-membuat-kerajinan-dari-kawat-bulu/97721/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 18.55 WITA

  • #Desa Krompaan
  • #Ekonomi Kreatif
  • #KKN UIN Walisongo
  • #Kawat Bulu
  • #Kendal
  • #Kerajinan Tangan
  • #Mahasiswa KKN

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Teknologi Sudah Tersedia, UPN Veteran Jatim Dorong Penguatan Literasi dan Keterbukaan Informasi Publik di Bondowoso

Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

Pilihan Editor

  1. 1 Jangan Asal Sebar Angket! Pentingnya Uji Validitas dan Reliabilitas untuk Menjamin Kualitas Instrumen Penelitian
  2. 2

    Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

  3. 3

    Capek Kok Dibanggakan? Membaca Hustle Culture dalam Kacamata Sartre dan Han

  4. 4

    Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya

  5. 5

    Perpres Ojol: Benarkah Pengemudi Sudah Mendapat Perlindungan yang Adil?

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.