BOJONEGORO, JurnalPost.com - Mengirim paket kini bukan lagi aktivitas yang hanya dilakukan pelaku usaha. Bagi sebagian masyarakat, mengirim pakaian, aksesori, produk kecantikan, hingga hadiah kepada keluarga atau teman telah menjadi bagian dari kebutuhan sehari-hari.
Di balik aktivitas tersebut, ada sejumlah hal yang perlu dipersiapkan. Selain mengemas barang dan memilih jasa ekspedisi, pengirim juga harus menyelesaikan pembayaran ongkos kirim. Kehadiran layanan perbankan digital membuat proses transaksi ini semakin mudah dilakukan.
Kemudahan tersebut turut dirasakan Nana, salah seorang nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Bojonegoro, Jawa Timur. Ia memanfaatkan aplikasi BRImo untuk menunjang berbagai kebutuhan transaksi, termasuk ketika harus melakukan pembayaran yang berkaitan dengan pengiriman barang.
Menurut Nana, layanan perbankan melalui ponsel membantu masyarakat yang memiliki aktivitas cukup padat. Transaksi dapat dilakukan tanpa perlu mendatangi kantor bank maupun mencari mesin ATM.
“Menurut saya, BRImo sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan transaksi sehari-hari, termasuk ketika ingin mengirim barang. Misalnya, saat mengirim pakaian, barang kebutuhan pribadi, atau hadiah untuk keluarga, semuanya bisa dipersiapkan dengan lebih praktis,” ujar Nana.
Pembayaran Ongkos Kirim Lebih Fleksibel
Nana menjelaskan bahwa proses pengiriman barang tidak hanya berhenti pada pemilihan jasa ekspedisi. Pengirim juga perlu memastikan metode pembayaran yang tersedia agar paket dapat diproses sesuai kebutuhan.
Dalam hal ini, BRImo dapat digunakan untuk melakukan transfer pembayaran ongkos kirim sepanjang perusahaan ekspedisi atau pihak penerima pembayaran menyediakan metode transaksi yang sesuai.
“Kalau harus mengirim barang, saya bisa memanfaatkan BRImo untuk melakukan transfer sesuai kebutuhan. Jadi, lebih praktis karena transaksi bisa dilakukan melalui ponsel. Waktu yang ada juga bisa digunakan untuk mengerjakan aktivitas lainnya,” tambahnya.
Bagi Nana, efisiensi waktu menjadi salah satu keuntungan menggunakan layanan perbankan digital. Ia tidak perlu meninggalkan aktivitas lain hanya untuk menyelesaikan transaksi yang dapat dilakukan melalui telepon seluler.
Kebiasaan masyarakat berbelanja secara daring dan mengirim barang kepada orang terdekat juga membuat kebutuhan transaksi digital semakin beragam. Penggunaan aplikasi perbankan menjadi salah satu cara untuk mendukung aktivitas tersebut.
Tetap Perhatikan Metode Pembayaran Ekspedisi
Meski menawarkan kemudahan, penggunaan BRImo untuk pembayaran biaya pengiriman tetap bergantung pada metode pembayaran yang diterima masing-masing penyedia jasa ekspedisi.
Tidak semua transaksi pengiriman barang dapat dilakukan menggunakan metode yang sama. Karena itu, pelanggan perlu memastikan informasi pembayaran terlebih dahulu sebelum melakukan transfer.
“Melalui BRImo, nasabah dapat mengakses berbagai fitur transaksi perbankan sesuai kebutuhan. Meski demikian, metode pembayaran ongkos kirim tetap bergantung pada layanan yang disediakan masing-masing perusahaan ekspedisi,” kata Nana.
Selain kemudahan, Nana menilai keamanan transaksi juga harus menjadi perhatian pengguna layanan perbankan digital.
Nasabah perlu memeriksa kembali nama dan nomor rekening penerima sebelum mengirim uang. Informasi pribadi seperti PIN, kata sandi, dan kode OTP juga tidak boleh diberikan kepada pihak lain.
Kehati-hatian tersebut penting, terutama ketika transaksi dilakukan dengan pihak yang belum dikenal atau melalui layanan pengiriman yang baru pertama kali digunakan.
Bagi Nana, keberadaan BRImo memberikan pilihan yang lebih fleksibel dalam mengatur transaksi sehari-hari. Mulai dari kebutuhan pribadi hingga pembayaran yang berkaitan dengan pengiriman paket, berbagai aktivitas keuangan dapat diselesaikan melalui ponsel selama layanan dan metode pembayarannya tersedia.
Pengalamannya memperlihatkan bagaimana layanan perbankan digital semakin menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda