JurnalPost.com - Menjadi seorang pemimpin dalam organisasi harus mampu mempengaruhi tiap-tiap anggotanya untuk bekerja sama dengan baik guna mencapai tujuan bersama. Kemampuan untuk mempengaruhi tersebutlah yang disebut dengan kepemimpinan. Kepemimpinan memiliki peranan yang sangat penting bagi organisasi, karena baik buruknya sikap kepemimpinan seorang pemimpin dalam organisasi akan berpengaruh terhadap kinerja tiap-tiap individu yang nantinya akan berpengaruh juga terhadap keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuan. Hal ini dikarenakan kepemimpinan menjadi titik pusat adanya perubahan signifikan dalam organisasi. Namun, untuk dapat mempengaruhi setiap anggota organisasi bukanlah suatu hal yang mudah karena dalam organisasi terdapat banyak individu yang memiliki latar belakang dan karakteristik yang berbeda. Maka dari itu, diperlukan pemimpin yang baik dengan sikap kepemimpinannya yang baik pula untuk dapat mengubah perbedaan tersebut menjadi kekuatan dan keunggulan organisasi.
Lalu, apa saja sikap-sikap yang harus dimiliki pemimpin organisasi agar dapat dikatakan memiliki sikap kepemimpinan yang baik? Berikut penjelasannya.
1. Mampu menjadi motivator bagi anggotanya Seorang pemimpin diharuskan untuk mampu menjadi motivator bagi tiap anggotanya. Mengapa demikian? Karena ketika ia mampu menjadi motivator, maka ia akan mampu menjadi penggerak bagi anggotanya untuk melakukan tugasnya dengan maksimal. Misalnya, ketika ada anggota organisasi yang melakukan tugasnya dengan tidak maksimal karena merasa kurang memiliki motivasi untuk mengerjakan dan menyelesaikan tugas tersebut dengan baik, hal tersebut bisa menjadi penghambat keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuan. Nah, maka dari itu sangat diperlukan peran pemimpin dan sikap kepemimpinannya untuk bisa memotivasi anggota tersebut, misalnya pemimpin memotivasi melalui pemberian bonus atau promosi jabatan ketika anggota organisasi tersebut mampu mengerjakan dan menyelesaikan tugasnya dengan maksimal.
2. Dapat berkomunikasi dengan baik Memiliki kemampuan berkomunikasi dengan baik menjadi modal penting bagi pemimpin organisasi. Melalui kemampuan berkomunikasi dengan baik seorang pemimpin akan merasa percaya diri untuk berbicara dan menjelaskan kepada anggotanya mengenai rencana-rencana yang akan dilaksanakan dan tujuan yang hendak dicapai organisasi.
3. Bersikap adil Mampu bersikap adil dalam memimpin organisasi merupakan cerminan bahwa pemimpin tersebut memiliki sikap kepemimpinan yang baik. Contoh dari bersikap adil tersebut yaitu dengan memberikan tugas dan tanggung jawab yang sesuai dengan kemampuan tiap-tiap anggota organisasi, sehingga mereka mampu mengerjakan dan menyelesaikan tugas yang diberikan dengan maksimal guna mencapai hasil yang maksimal pula. Selain itu, pemimpin harus adil pula dalam hal memberikan imbalan kepada anggota organisasi atas kinerja mereka, imbalan yang diberikan harus sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang diberikan tidak boleh dilebih-lebihkan maupun dikurangkan.
4. Bertanggung jawab Pemimpin yang hebat adalah pemimpin yang mampu bertanggung jawab atas apa yang dipimpinnya, termasuk ketika ia memimpin suatu organisasi. Dalam memimpin suatu organisasi seorang pemimpin mempunyai tanggung jawab yang besar terhadap jalannya organisasi tersebut. Misalnya, ketika organisasi mengalami kegagalan dalam menjalankan suatu rencana maka pemimpin mempunyai tanggung jawab untuk segera mencari dan menemukan alternatif rencana lain agar organisasi dapat kembali beroperasi dengan lancar dan mampu mencapai keberhasilan.
5. Bersikap jujur Mempunyai sikap jujur akan membangun dan menciptakan kepercayaan antara satu individu dengan individu lain. Maka dari itu, sangat penting bagi pemimpin organisasi untuk memiliki sikap jujur karena ketika pemimpin organisasi mampu bersikap jujur maka ia akan mendapatkan kepercayaan dari setiap anggota untuk memimpin jalannya organisasi dengan baik, tentu hal tersebut akan menciptakan hubungan yang kompak dan harmonis antara pemimpin dengan anggotanya. Hubungan yang kompak tersebut, akan menciptakan kerja sama yang baik dalam organisasi baik antara satu anggota dengan anggota lain maupun antara pemimpin dengan anggotanya.
6. Bersikap terbuka Bersikap terbuka disini memiliki makna bahwa pemimpin harus terbuka atas saran dan kritik yang diberikan oleh anggotanya. Ketika ada anggota yang ingin memberikan saran atau kritik, hendaknya seorang pemimpin mempersilahkan anggota tersebut untuk menyampaikan saran atau kritiknya lalu mendengarkannya dengan baik dan menilai apakah saran atau kritik tersebut mampu memberikan perubahan kearah yang lebih baik bagi organisasi. Selain itu, dengan bersikap terbuka hal tersebut bisa membuat anggota organisasi merasa lebih dihargai.
Itulah sikap-sikap kepimpinan yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin yang baik, sikap-sikap tersebut menjadi modal utama bagi pemimpin dalam memimpin suatu organisasi. Melalui sikap kepemimpinan yang baik, pemimpin mampu mengatur dan mengendalikan organisasi agar berjalan dengan baik dan memastikan rencana-rencana yang telah disusun mampu diterapkan dengan maksimal, ketika hal tersebut mampu dilakukan tentu akan memperbesar peluang keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuan.
Oleh: Kelompok 12 | 04SAKE001 Ahmad Nursaid (211011200960) Mila Fadlia (211011200261)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda