Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Kementerian PPN/Bappenas dan Uni Eropa Luncurkan Blue Food Assessment dan Indonesia Blue Economy Index

Kementerian PPN/Bappenas dan Uni Eropa Luncurkan Blue Food Assessment dan Indonesia Blue Economy Index

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
07 Agustus 2025, 16.28 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
3 menit baca
Kementerian PPN/Bappenas dan Uni Eropa Luncurkan Blue Food Assessment dan Indonesia Blue Economy Index

JAKARTA, JurnalPost.com – Menteri PPN/Kepala Bappenas Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.S. menyampaikan bahwa dalam rangka memperkuat arah pembangunan Ekonomi Biru di Indonesia, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional secara resmi meluncurkan hasil penyelarasan dan pengembangan kajian Blue Food Assessment (BFA) serta skor terbaru Indonesia Blue Economy Index (IBEI).

Kedua kajian ini tidak hanya menyajikan data dan temuan strategis mengenai peran pangan akuatik dalam sistem pangan nasional, namun juga bertujuan untuk mensosialisasikan capaian dan tantangan sektor kelautan kepada para pemangku kepentingan lintas sektor.

IKLAN

Melalui peluncuran dokumen tersebut, diharapkan terbangun kesadaran bersama untuk menginternalisasi pangan akuatik sebagai bagian integral dari sistem pangan nasional yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan. Kegiatan ini juga menjadi ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan baik pemerintah, pelaku usaha, akademisi, komunitas lokal, maupun mitra pembangunan, serta membangun koneksi baru guna mempercepat transformasi ekonomi biru di Indonesia.

Indonesia-Uni Eropa
Baca Juga

Indonesia-Uni Eropa Bersatu Lawan Kekerasan Digital terhadap Perempuan dan Anak

IKLAN

“Melalui BFA dan IBEI, kami menekankan pentingnya integrasi pangan akuatik sebagai bagian dari transformasi sistem pangan di Indonesia dan indeks ekonomi biru yang berperan untuk menilai capaian pembangunan ekonomi di sektor biru, sebagai alat ukur yang komprehensif dan berbasis data dalam menilai kinerja pembangunan sektor biru, khususnya ekonomi di Indonesia secara berkelanjutan, inklusif, dan berbasis ekosistem,” jelas Menteri Rachmat Pambudy saat meluncurkan Blue Food Assessment dan Indonesia Blue Economy Index 2025, Rabu (06/08).

Kementerian PPN/Bappenas bekerja sama dengan Uni Eropa (EU), Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA), Stanford University, Microsave Consulting (MSC), dan mitra pembangunan lainnya merancang Blue Food Assessment (BFA) utamanya untuk mengidentifikasi dan memetakan kondisi pangan akuatik di Indonesia yang berkontribusi dalam menciptakan sistem pangan akuatik dan Indonesia Blue Economy Index (IBEI) untuk mengukur ketercapaian pembangunan ekonomi biru yang lebih efisien, inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.

“Uni Eropa bangga mendukung upaya Indonesia dalam mengembangkan ekonomi biru yang berkelanjutan dan inklusif melalui rangkaian inisiatif seperti Blue Food Assessment dan Indonesia Blue Economy Index. Alat-alat pengukuran berbasis data ini mencerminkan komitmen Pemerintah Indonesia untuk memperkuat proses perancangan kebijakan berbasis bukti dengan tujuan melindungi keanekaragaman hayati laut, mendorong mata pencaharian masyarakat pesisir, dan meningkatkan

ketahanan pangan dan gizi. Kami percaya bahwa kerjasama strategis antara Uni Eropa di bidang maritim akan memperkuat ketahanan laut, merealisasi industri perikanan yang berkelanjutan, dan turut mendorong pertumbuhan hijau dan berkontribusi pada tujuan kolektif global terkait iklim dan keanekaragaman hayati,” tutup H.E. Stéphane Mechati, Kuasa Usaha ad Interim Uni Eropa untuk Indonesia.

Indonesia–Uni Eropa
Baca Juga

Indonesia–Uni Eropa Gelar Interfaith & Intercultural Dialogue 2025 di Jakarta dan Yogyakarta

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/kementerian-ppn-bappenas-dan-uni-eropa-luncurkan-blue-food-assessment-dan-indonesia-blue-economy-index/84485/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 21.22 WITA

  • #Blue Economy Index
  • #Uni Eropa

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

Sudah 15 Tahun Jadi Nasabah BRI, Keluarga Leni Setia di Bojonegoro Miliki 10 Rekening untuk Berbagai Kebutuhan

HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

Benturan Kertas dan Layar: Saat Protokol Notaris Terjebak di Pusaran Legal Deadlock Digital

Pilihan Editor

  1. 1 Ketika Karhutla Mengancam Masa Kecil: Pentingnya Edukasi Lingkungan bagi Anak Sekolah Dasar
  2. 2

    Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

  3. 3

    Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

  4. 4

    HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

  5. 5

    Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.