Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Indonesia–Uni Eropa Gelar Interfaith & Intercultural Dialogue 2025 di Jakarta dan Yogyakarta

Indonesia–Uni Eropa Gelar Interfaith & Intercultural Dialogue 2025 di Jakarta dan Yogyakarta

Foto profil Nadia
Editor: Nadia
29 November 2025, 17.30 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
Indonesia–Uni Eropa

Yogyakarta, JurnalPost.com – Indonesia dan Uni Eropa telah menyelenggarakan Indonesia-EU Interfaith and Intercultural Dialogue (Dialog Lintas Agama dan Lintas Budaya), yang berlangsung pada 27 November hingga 1 Desember 2025 di Jakarta dan Yogyakarta. Forum ini mempertemukan para tokoh agama, akademisi, perwakilan masyarakat sipil, dan pembuat kebijakan dari Uni Eropa dan Indonesia untuk memperkuat kerja sama dalam toleransi, koeksistensi damai, pemahaman antarbudaya, dan untuk menghadapi tantangan global bersama.

Kegiatan ini menandai bergulirnya kembali Interfaith and Intercultural Dialogue setelah pertama kali digelar pada tahun 2012, sebagai tindak lanjut terhadap EU-Indonesia Human Rights Dialogue 2024. Dialog ini juga sejalan dengan komitmen Uni Eropa terhadap hak asasi manusia, demokrasi, dan pelibatan, yang menghormati komunitas agama dan keyakinan di seluruh dunia.

IKLAN

Interfaith and Intercultural Dialogue mengacu pada nilai-nilai kolektif yang tertuang dalam Partnership and Cooperation Agreement (PCA) antara Indonesia dan Uni Eropa – sebuah perjanjian perdana dengan Indonesia dalam bidang ini, yang menjadi landasan utama hubungan bilateral kedua belah pihak, sejak berlakunya pada September 2014. PCA menyediakan kerangka kerja untuk menjalin kolaborasi, termasuk komitmen bersama dalam aspek hak asasi manusia, dialog antarbudaya, kebebasan beragama atau berkeyakinan, interaksi antarmasyarakat, dan pembangunan berkelanjutan. Perjanjian ini juga mencerminkan etos Bersama “Unity in Diversity / Bhinneka Tunggal Ika”, yang telah lama menjadi pedoman bagi Indonesia dan Uni Eropa dalam menjunjung pluralisme.

Indonesia-Uni Eropa
Baca Juga

Indonesia-Uni Eropa Bersatu Lawan Kekerasan Digital terhadap Perempuan dan Anak

Indonesia dan Uni Eropa memiliki sejarah panjang dalam kerja sama lintas iman dan lintas budaya, termasuk melalui Indonesia Interfaith Scholarship (IIS) (2012–2019) yang diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri, Kementerian Agama, serta Kedutaan Besar Republik Indonesia di Brussels, Belgia yang mengundang peserta dari negara-negara anggota Uni Eropa.

Interfaith and Intercultural Dialogue 2025 memperluas kerja sama ini dengan mendorong pertukaran yang lebih luas antara komunitas agama di Eropa dengan keragaman lanskap agama dan kepercayaan di Indonesia—mulai dari Islam, Kristen, Hindu, Buddha, dan Konfusianisme hingga kepercayaan adat Indonesia.

Di samping melakukan diskusi yang substantif baik di Kementerian Luar Negeri di Jakarta dan Universitas Islam Negeri Yogyakarta, telah disusun pula serangkaian kegiatan kunjungan ke tempat-tempat peribadatan berbagai agama sekaligus berinteraksi langsung dengan pengurusnya, dan juga berkunjung ke salah satu sekolah Muhammadiyah di Yogyakarta.

“Di saat dunia sedang menghadapi ketidakstabilan geopolitik, memupuk dialog antar komunitas agama bukan hanya agenda yang penting—tetapi juga merupakan isu yang mendesak. Praktik harmonisasi antaragama yang telah lama dijalankan Indonesia memberikan pelajaran berharga bagi komunitas global. Uni Eropa merasa terhormat dapat bekerja sama dengan Indonesia untuk menghidupkan kembali dialog yang penting ini dan memperdalam komitmen bersama kita terhadap perdamaian, keberagaman, dan saling pengertian,” ujar H.E. Denis Chaibi, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia.

Kementerian PPN/Bappenas dan Uni Eropa Luncurkan Blue Food Assessment dan Indonesia Blue Economy Index
Baca Juga

Kementerian PPN/Bappenas dan Uni Eropa Luncurkan Blue Food Assessment dan Indonesia Blue Economy Index

IKLAN

“Indonesia menyambut baik aktivasi Indonesia-EU Interfaith and Intercultural Dialogue, sebuah platform yang mencerminkan semangat Bhinneka Tunggal Ika dan nilai-nilai yang kita bagi bersama Uni Eropa. Melalui pertukaran terbuka antara para cendekiawan, pemimpin agama, dan masyarakat sipil, kami berharap dapat memperkuat kerja sama dalam menghadapi tantangan global—mulai dari keadilan sosial dan kesetaraan gender hingga keberlanjutan lingkungan—seraya merayakan keberagaman yang mempersatukan kita,” ujar Ghofar Ismail, Direktorat Diplomasi, mewakili Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan yang diselenggarakan dalam EU-Indonesia Interfaith & Intercultural Dialogue tahun ini, sebuah konferensi diadakan hari ini (29 November) di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dengan tiga sesi diskusi panel yang menghadirkan tokoh-tokoh lintas agama dan lintas budaya dari kawasan Uni Eropa dan Indonesia.

“UIN Sunan Kalijaga merasa terhormat menjadi tuan rumah EU–Indonesia Interfaith & Intercultural Dialogue 2025. Sebagai universitas yang berakar kuat pada tradisi moderasi dan keterbukaan intelektual Indonesia, kami meyakini bahwa dialog yang bermakna secara lintas agama dan budaya merupakan kunci untuk membangun dunia yang lebih damai, adil, dan berkelanjutan. Dialog ini mencerminkan komitmen kami dalam memajukan kajian interdisipliner, mendorong pemahaman keagamaan yang inklusif, serta memberdayakan masyarakat untuk menghadapi tantangan global bersama,” ujar Prof. Dr. Noorhaidi Hasan, Rektor UIN Sunan Kalijaga.

Interfaith and Intercultural Dialogue 2025 disusun berdasarkan tiga sub-tema utama; Koeksistensi Lintas Agama yang Damai: menggali nilai-nilai dalam berbagai agama dan sistem kepercayaan yang mendorong harmoni, mediasi konflik, keadilan sosial, dan respons kemanusiaan. Pengaruh moral dan peran komunitas dari para pemimpin agama menjadi kunci dalam menyelesaikan konflik dan mendukung kelompok rentan di seluruh dunia;

Uni Eropa Berikan Beasiswa Erasmus+ kepada 260 mahasiswa dan dosen Indonesia untuk belajar di Eropa
Baca Juga

Uni Eropa Berikan Beasiswa Erasmus+ kepada 260 mahasiswa dan dosen Indonesia untuk belajar di Eropa

Peran Tokoh Agama dalam Pelestarian Lingkungan: menyoroti bagaimana ajaran agama di Indonesia dan Eropa—seperti konsep khalifah dalam Islam atau prinsip Hindu Bali Tri Hita Karana—menempatkan pelestarian lingkungan sebagai kewajiban etis. Diskusi juga akan menegaskan kembali komitmen dalam Cooperation Agreement untuk memajukan pembangunan berkelanjutan dan ketahanan iklim;

Agama sebagai Pendorong Kesetaraan Gender: menampilkan kontribusi pemimpin perempuan dalam komunitas agama dan kepercayaan, termasuk dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI). Dialog ini akan mengkaji bagaimana kepemimpinan perempuan mendorong masyarakat yang inklusif, adil, dan setara.

Indonesia-EU Interfaith and Intercultural Dialogue 2025 menegaskan bahwa kerja sama lintas iman merupakan proses berkelanjutan yang membutuhkan keterlibatan berbagai kelompok pemangku kepentingan, melampaui hanya hubungan antar pemerintah. Dengan mempertemukan para cendekiawan agama, pakar akademik, dan pemimpin masyarakat sipil, Interfaith and Intercultural Dialogue ini bertujuan menghasilkan rekomendasi konkret dan inisiatif kolaboratif yang akan semakin memperkaya hubungan Indonesia dan Uni Eropa.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/indonesia-uni-eropa-gelar-interfaith-intercultural-dialogue-2025-di-jakarta-dan-yogyakarta/88557/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 00.34 WITA

  • #Delegasi Uni Eropa
  • #Uni Eropa

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Main Ponsel Saat Lampu Merah, Apakah Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? Ini Tinjauan Hukumnya

Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

Pilihan Editor

  1. 1 Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah
  2. 2

    Parkir Liar di Pinggir Jalan: Menjadi Kebiasaan atau Justru Sudah Menjadi Pola Hidup Masyarakat?

  3. 3

    Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

  4. 4

    Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah

  5. 5

    Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.