JURNALPOST, Tangerang - Belum turunnnya hujan sejak beberapa bulan terakhir makin dirasakan dampaknya bagi warga Kabupaten Tangerang. Tidak hanya ratusan hektare sawah yang gagal panen, warga juga kesulitan air bersih.
Di Kecamatan Kresek, warga mulai mendapat pasokan air bersih dari truk tangki PDAM. Seperti di RT 01 dan RT 09, bantuan air bersih disalurkan melalui Kaur Perencanaan/Pembangunan Desa Kresek H. Suminta Romli.
Warga bersyukur karena selama ini mereka kebingungan mendapat air bersih. Menurut Ketua RT 01 Odih, saat ini warganya yang berjumlah 76 kepala keluarga mengeluhkan sulitnya mendapatkan air bersih. Hal ini disebabkan sumur-sumur warga mengering saat kemarau seperti sekarang. "Alhamdulillah, dengan bantuan air bersih, kami sangat terbantu," ujar Odih.
Terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Tangerang, Azis Gunawan mengatakan, saat ini ada 741 hektare sawah di Kabupaten Tangerang yang gagal panen. Areal ini berada di 3 kecamatan yakni Tigaraksa, Jambe dan Panongan.
"Sawah di ketiga wilayah itu adalah sawah tadah hujan," jelas Azis. Secara umum, terangnya, ada 2.012 hektare area persawahan mengalami kekeringan. "Kami juga melakukan berbagainupaya agar sawah petani yang kering tidak meluas. Salah satunya dengan pompanisasi," ujarnya. (Ananta)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda