Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Timur, PUKIS Tuntut Evaluasi dan Pertanggungjawaban Negara

Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Timur, PUKIS Tuntut Evaluasi dan Pertanggungjawaban Negara

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
28 April 2026, 23.10 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
3 menit baca
Kecelakaan Kereta Api
Kecelakaan Kereta Api

JAKARTA, JurnalPost.com — Pusat Kajian Infrastruktur Strategis (PUKIS) menyampaikan duka cita mendalam atas kecelakaan kereta api yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) sekitar pukul 20.50 WIB, yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line.

Direktur Eksekutif PUKIS, M. M. Gibran Sesunan, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (28/4/2026), menilai insiden tersebut menjadi catatan kelam dalam sejarah perkeretaapian nasional.

IKLAN

Menurut PUKIS, pemerintah perlu segera melakukan evaluasi total dan menyeluruh terhadap sistem transportasi perkeretaapian nasional. Lembaga itu juga mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan perombakan besar di sektor terkait, termasuk terhadap pejabat di Kementerian Perhubungan, PT Kereta Api Indonesia, dan PT Kereta Commuter Indonesia demi kepentingan penyelidikan serta akuntabilitas publik.

Solar Cell
Baca Juga

Digitalisasi Hidroponik Berbasis Solar Cell: Solusi Efisiensi Biaya Produksi Dan Peningkatan Pendapatan Usahatani

PUKIS juga menyatakan dukungan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi agar bekerja secara transparan dan akuntabel dalam mengusut penyebab kecelakaan tersebut. Selain itu, apresiasi diberikan kepada para penanggap pertama dan tim penyelamat yang bekerja di lapangan.

Namun, PUKIS mengkritik kebijakan efisiensi anggaran yang dinilai berdampak pada kinerja KNKT dan BASARNAS, serta berpotensi memengaruhi keselamatan transportasi nasional.

Peta Jaringan KRL Peta Jaringan KRL Commuter Line (Courtesy KAI)

IKLAN

Dalam keterangannya, PUKIS menegaskan penyelidikan tidak boleh berhenti pada aspek teknis-operasional semata. Investigasi, menurut mereka, juga harus menelusuri kemungkinan kesalahan atau kelalaian regulator, operator, hingga pihak kendaraan taksi yang disebut terlibat dalam rangkaian insiden.

KBRI Sofia
Baca Juga

KBRI Sofia Undang Diaspora Indonesia, Rayakan HUT ke-81 RI, WNI Bulgaria Berkumpul di Sofia

PUKIS menyoroti dugaan lemahnya manajemen keselamatan dan kedaruratan. Berdasarkan catatan awal, insiden disebut bermula dari tabrakan KRL dengan sebuah taksi di perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur, yang diduga memicu gangguan sistem dan berujung pada kecelakaan lanjutan yang lebih fatal.

Lembaga itu menilai dua insiden berbeda dalam lintasan dan waktu berdekatan mengindikasikan kemungkinan efek domino akibat kegagalan sistem dalam melakukan pengendalian dampak. Faktor teknis, nonteknis, maupun kombinasi keduanya masih menunggu hasil investigasi resmi KNKT.

Selain itu, PUKIS menyoroti lambatnya sterilisasi lokasi kejadian pada menit-menit awal penanganan. Kerumunan warga dan aktivitas siaran langsung di media sosial dinilai berpotensi menghambat proses evakuasi dan penyelamatan korban.

Sebagai langkah pencegahan, PUKIS mendorong percepatan pembangunan jalur kereta api dwiganda (double-double track) di kawasan Jabodetabek guna memisahkan lintasan KRL dan kereta jarak jauh. Mereka juga meminta modernisasi sistem persinyalan serta penanganan serius terhadap perlintasan sebidang.

Menaker Yassierli asasasasa
Baca Juga

Menaker Yassierli: Pekerja Kompeten Jadi Kunci Industrialisasi Indonesia

Di akhir pernyataannya, PUKIS turut mengkritik kehadiran Raffi Ahmad di lokasi kejadian. Kehadiran pejabat yang dinilai tidak memiliki kewenangan langsung disebut berpotensi mengganggu jalannya proses evakuasi di lapangan.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/kecelakaan-kereta-api-di-bekasi-timur-pukis-tuntut-evaluasi-dan-pertanggungjawaban-negara/92558/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 02.28 WITA

  • #PUKIS
  • #Press Release

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD

Pilihan Editor

  1. 1 Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?
  2. 2

    Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

  3. 3

    Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

  4. 4

    Tinggalkan Buku Kas Manual, Pelaku UMKM Manggarsari Kini Kelola Keuangan Lewat Ponsel

  5. 5

    Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.