Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Keberlanjutan dan Rencana Tata Ruang dalam Era Masyarakat Digital

Keberlanjutan dan Rencana Tata Ruang dalam Era Masyarakat Digital

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
21 Juni 2023, 21.20 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
Keberlanjutan dan Rencana Tata Ruang dalam Era Masyarakat Digital

JurnalPost.com - Dalam era masyarakat digital, keberlanjutan dan rencana tata ruang memainkan peran penting dalam memastikan bahwa pertumbuhan dan perkembangan kota dan komunitas berjalan sejalan dengan kemajuan teknologi dan perubahan sosial. Keberlanjutan berfokus pada upaya untuk mencapai kebutuhan saat ini tanpa mengorbankan kemampuan generasi mendatang untuk mencukupi kebutuhan mereka sendiri. Sementara itu, rencana tata ruang melibatkan pengaturan dan pengelolaan ruang fisik, infrastruktur, dan penggunaan lahan secara efisien dan efektif.

Dalam konteks masyarakat digital, keberlanjutan dan rencana tata ruang melibatkan beberapa aspek, yang pertama yaitu infrastruktur digital. Infrastruktur digital dalam era masyarakat digital, akses yang cepat dan andal terhadap infrastruktur digital seperti jaringan internet dan telekomunikasi menjadi sangat penting. Rencana tata ruang harus memperhitungkan pengembangan infrastruktur digital yang memadai untuk memastikan konektivitas yang baik di seluruh wilayah.

IKLAN

Kedua, kota cerdas atau lebih populer disebut smart cities merupakan konsep kota cerdas yang melibatkan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan efisiensi, keberlanjutan, dan kualitas hidup di kota-kota. Rencana tata ruang dalam era masyarakat digital harus mencakup integrasi teknologi cerdas dalam pengelolaan transportasi, energi, limbah, dan sumber daya lainnya untuk mencapai kota yang lebih berkelanjutan.

Kehamilan
Baca Juga

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Ketiga, penggunaan lahan yang efisien dan berkelanjutan merupakan hal yang penting dalam rencana tata ruang. Hal ini termasuk pengembangan ruang terbuka hijau, pelestarian lingkungan alami, dan membatasi urbanisasi yang tidak terkendali. Pemanfaatan teknologi juga dapat membantu dalam pemantauan dan pengelolaan penggunaan lahan yang lebih baik.

Keempat, rencana tata ruang harus mengakomodasi perubahan dalam pola mobilitas yang terjadi akibat perkembangan masyarakat digital. Hal ini termasuk mendukung transportasi berkelanjutan seperti penggunaan kendaraan listrik, pengembangan infrastruktur untuk sepeda dan pejalan kaki, serta memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi transportasi umum.

Kelima, dalam era masyarakat digital, partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan tata ruang menjadi lebih mudah melalui platform digital dan alat komunikasi yang terhubung. Rencana tata ruang harus memastikan keterlibatan aktif masyarakat dalam pengambilan keputusan yang mempengaruhi masa depan lingkungan mereka.

IKLAN

Keenam, rencana tata ruang harus mempertimbangkan sumber energi terbarukan dan efisiensi energi dalam pembangunan kota. Memperluas penggunaan energi terbarukan seperti tenaga surya dan angin, serta menerapkan desain bangunan yang hemat energi, akan membantu mencapai keberlanjutan energi dalam era masyarakat digital.

Foto Besama TIM
Baca Juga

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Ketujuh, penting untuk memastikan aksesibilitas digital yang adil dan inklusif bagi seluruh masyarakat. Rencana tata ruang harus mencakup infrastruktur komunikasi yang handal dan akses internet yang merata di seluruh wilayah, termasuk daerah pedesaan. Hal ini akan memastikan bahwa kesenjangan digital dapat dikurangi, dan semua anggota masyarakat dapat memanfaatkan peluang yang ditawarkan oleh teknologi digital.

Perencanaan tata ruang dalam era masyarakat digital memerlukan kolaborasi dan sinergi yang kuat antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat. Sinergi ini menjadi penting karena infrastruktur digital yang sukses tidak dapat dikembangkan secara efektif oleh satu pihak saja.

Kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat memungkinkan penggabungan keahlian dan sumber daya yang beragam. Pemerintah sebagai regulator dan pengambil kebijakan dapat menyusun kerangka regulasi yang mendukung perkembangan infrastruktur digital, mengarahkan investasi, dan memastikan kepentingan masyarakat dilindungi. Sektor swasta, dengan pengetahuan teknis dan sumber daya keuangan, dapat berkontribusi dalam merancang, membangun, dan mengelola infrastruktur digital. Masyarakat, sebagai pengguna akhir infrastruktur digital, memiliki pemahaman tentang kebutuhan lokal, tantangan, dan harapan mereka terhadap infrastruktur tersebut.

Kolaborasi ini juga memungkinkan penggalian dan pemetaan kebutuhan infrastruktur digital yang lebih komprehensif. Dengan melibatkan masyarakat, pemerintah dan sektor swasta dapat mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang kebutuhan akses internet, layanan telekomunikasi, konektivitas pedesaan, serta tantangan lain yang sedang dialami oleh masyarakat. Hal ini memungkinkan perencanaan tata ruang yang berfokus pada prioritas yang relevan dan kebutuhan yang sebenarnya.

Suasana kegiatan di Pasar Turi
Baca Juga

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Selain itu, kolaborasi diantara pemerintah, sektor swasta, serta masyarakat juga bisa mempercepat proses pengembangan infrastruktur digital. Dengan berbagi pengalaman, pengetahuan, serta sumber daya, pihak-pihak yang terlibat dapat menghindari duplikasi, mengoptimalkan penggunaan sumber daya, dan mengatasi tantangan yang dihadapi secara bersama-sama. Hal ini akan mempercepat implementasi infrastruktur digital yang diperlukan untuk mendukung transformasi digital masyarakat.

Penulis: Yulius Chaesario Kurniawan & David Payung Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/keberlanjutan-dan-rencana-tata-ruang-dalam-era-masyarakat-digital/54295/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 05.42 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah

Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

Pilihan Editor

  1. 1 Teknologi Sudah Tersedia, UPN Veteran Jatim Dorong Penguatan Literasi dan Keterbukaan Informasi Publik di Bondowoso
  2. 2

    Jangan Asal Sebar Angket! Pentingnya Uji Validitas dan Reliabilitas untuk Menjamin Kualitas Instrumen Penelitian

  3. 3

    Rp144,82 Miliar Raib dalam Hitungan Jam: Ada Apa di Balik Pembobolan Bank Jambi?

  4. 4

    Mengenal Potensi Desa Menang dalam Mendukung Program Kabupaten/Kota Sehat di Jawa Timur

  5. 5

    Cerita yang TerNARAsi dalam Potongan yang Menyambungkan

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.