JurnalPost.com - Sepuluh unit kios di Pasar Sentral Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), hangus dilalap api pada Rabu (11/3/2026). Kebakaran tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik.
Lurah Mappasaile, Muarif, membenarkan peristiwa kebakaran yang terjadi di wilayahnya. Ia mengatakan bahwa sebanyak 10 kios di Kelurahan Mappasaile terbakar dalam insiden tersebut.
“Kejadiannya benar, ada kebakaran di Kelurahan Mappasaile dan sekitar 10 unit kios terbakar,” ujar Muarif kepada awak media, Rabu (11/3/2026).
Peristiwa itu terjadi di Pasar Sentral Pangkajene yang berada di Jalan Jambu, Kelurahan Mappasaile, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep sekitar pukul 04.00 Wita, bertepatan dengan waktu sahur. Sejumlah pedagang yang mengetahui kejadian tersebut sempat berusaha memadamkan api sebelum petugas datang.
“Sekitar pukul 04.00 Wita saat sahur, ada pedagang yang melihat api lalu memanggil pedagang lainnya untuk membantu memadamkan,” jelasnya.
Berdasarkan rekaman kamera CCTV, api diduga pertama kali muncul dari sebuah kios konter pulsa yang terletak di bagian ujung deretan kios. Api terlihat berasal dari bagian dalam kios, kemudian tiba-tiba membesar dan menjalar ke kios-kios di sekitarnya.
“Dari rekaman CCTV terlihat api berasal dari kios paling ujung, yaitu konter pulsa. Api muncul dari bagian belakang dalam kios lalu dengan cepat membesar dan membakar kios lainnya,” ungkap Muarif.
Ia menambahkan, kios-kios yang terbakar tersebut sehari-hari digunakan untuk berbagai jenis usaha, seperti konter pulsa, salon, penjualan es balok, hingga pedagang sayur. Saat kejadian berlangsung, seluruh kios dalam keadaan kosong sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
“Kios-kios ini biasanya digunakan untuk jualan sayur, konter HP, salon, dan lainnya. Saat kebakaran terjadi semuanya sedang kosong, jadi tidak ada korban jiwa,” katanya.
Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Satpol PP Damkar) Pangkep, Hafiluddin, menyampaikan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Untuk memadamkan api, pihaknya mengerahkan 25 personel serta enam unit armada pemadam kebakaran.
“Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Kami menurunkan 25 personel dan enam unit armada untuk memadamkan api agar tidak merembet ke kios lainnya,” ujarnya.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda