Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Indonesia Bangun Teleskop VGOS Pertamanya Lewat Kerja Sama dengan China

Indonesia Bangun Teleskop VGOS Pertamanya Lewat Kerja Sama dengan China

Foto profil Nadia
Editor: Nadia
10 Juli 2025, 21.06 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
3 menit baca
Teleskop VGOS
Foto ini menunjukkan proses pemasangan antena teleskop radio VGOS pertama di Indonesia yang berlokasi di Observatorium Bosscha di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat, pada 9 Juli 2025. (Sumber: Shanghai Astronomical Observatory-Chinese Academy of Sciences)

JAKARTA, JurnalPost.com - Indonesia akhirnya memiliki teleskop radio Very Long Baseline Interferometry Global Observing System (VGOS) pertama melalui jalinan kerja sama antara Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Observatorium Astronomi Shanghai yang bernaung di bawah Akademi Ilmu Pengetahuan China (Shanghai Astronomical Observatory-Chinese Academy of Sciences/SHAO-CAS) dan berlokasi di Observatorium Bosscha di Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Kehadiran bangunan setinggi 19 meter ini nantinya akan semakin memperkuat kemajuan riset astronomi dan geodesi modern di Indonesia.

Tahap akhir dari pembangunan struktur teleskop itu telah dilakukan pada Rabu (9/7) melalui pemasangan bagian antena berbobot 85 ton.

IKLAN

"Semoga kita bisa mewujudkan astronomi yang semakin maju, berkontribusi nyata, dan berdampak," ujar Ketua Tim Implementasi Pembangunan Teleskop Radio VGOS sekaligus Kepala Observatorium Bosscha Hesti Retno Tri Wulandari, mengutip pernyataan resmi yang dirilis oleh ITB.

Panas Ekstrem Landa AS
Baca Juga

Gelombang Panas Ekstrem Landa AS, Death Valley Catat Rekor Suhu Malam 38,3 Derajat Celsius

Kolaborasi ITB dan SHAO-CAS menjadi bagian dari kerja sama bilateral antara China dan Indonesia melalui kerangka Poros Maritim Dunia (Global Maritime Fulcrum/GMF) dan Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra (Belt and Road Initiative/BRI) yang dicapai oleh presiden Republik Indonesia dan China.

IKLAN

Menurut Wakil Direktur SHAO-CAS Qi Zhaoxiang, fasilitas ini diperkirakan akan rampung dibangun pada Oktober mendatang. "Stasiun pengamatan VGOS ini merupakan situs geodetik bersama yang didirikan oleh China, mengintegrasikan berbagai teknik geodetik ruang angkasa. Stasiun ini memainkan peran penting dalam penentuan parameter orientasi Bumi dengan presisi tinggi dan pemantauan pergerakan lempeng tektonik," ujarnya.

Selain itu, VGOS merupakan jaringan teleskop radio global yang beroperasi secara sinkron untuk mengamati sumber radio kosmik dengan presisi tinggi. Fasilitas itu berfungsi untuk memantau pergerakan benua, termasuk kecepatan dan perubahan jaraknya dalam jangka waktu tertentu, hingga pengaplikasiannya dalam memantau potensi perubahan iklim.

VGOS di Lembang ini akan menjadi representasi strategis di wilayah ekuator bujur timur dan melengkapi jaringan teleskop dunia yang hingga saat ini masih didominasi oleh Belahan Bumi Utara. Sehingga, kehadiran teleskop ini disebut-sebut akan memperkuat basis pengamatan global yang menghubungkan Belahan Bumi Utara dan Selatan. Beberapa negara lain yang telah lebih dulu memiliki fasilitas serupa yakni China, Amerika Serikat, Swedia, Brasil, hingga Thailand.

tanaman daun pandan
Baca Juga

Dari Maluku ke Hainan, Pandan Menjadi Jembatan Rasa Indonesia dan China

Teleskop VGOS di Bosscha akan dilengkapi dengan receiver GNSS, stasiun cuaca, serta antena holometry. Hal ini memungkinkan penelitian multidisipliner mulai dari astronomi radio hingga dinamika lempeng tektonik. Selain itu, ITB menjalin kerja sama pusat data dengan sejumlah institusi internasional dan menjajaki peran sebagai pusat korelasi pengolahan data terkait Very Long Baseline Interferometry (VLBI).

Pembangunan selanjutnya memasuki tahap penyelesaian, baik dari segi arsitektural, teknik sipil, permesinan, hingga kelistrikan, sebelum melakukan komisioning dalam bidang astronomi dan geodesi ke depannya. (Xinhua).

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/indonesia-bangun-teleskop-vgos-pertamanya-lewat-kerja-sama-dengan-china/83493/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 01.40 WITA

  • #Berita Xinhua

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Sudah 15 Tahun Jadi Nasabah BRI, Keluarga Leni Setia di Bojonegoro Miliki 10 Rekening untuk Berbagai Kebutuhan

Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Pilihan Editor

  1. 1 DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD
  2. 2

    Kepemimpinan yang Menanam Masa Depan: Ketika Pendidikan Menjadi Kunci Ketahanan Pangan Jawa Timur

  3. 3

    Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

  4. 4

    Pasar.id BRI Bojonegoro Hadirkan Peluang Penghasilan Tambahan bagi Pengemudi Ojek Lokal

  5. 5

    Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.