Tegal. Jurnalpost – Setelah melaksanakan upacara HUT Kota Tegal yang ke 437, ratusan siswa dari berbagai SMA/SMK di kota Tegal berkumpul di lapangan alun-alun hari Rabu (12/4/2017). Mereka menyatakan perang terhadap berita hoax dalam kampanye Gerakan Tegal Berantas Hoax (Gebrax). Aksi ini dilakukan bersama dengan Walikota Tegal Hj. Siti Mashita Soeparno, Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Informasi Rosalita Niken Widyastuti, jajaran forkompida dan tamu undangan.
Dalam kesempatan tersebut, Walikota Tegal membubuhkan telapak tangan memakai cat sebagai bentuk dukungan memerangi berita hoax. Aksi ini juga diikuti oleh Kapolres Tegal Kota AKBP Shemmy Thabaa, forkompida dan ratusan siswa.
Walikota Tegal Hj. Siti Mashita Soeparno mengatakan kegiatan ini mengajak masyarakat agar berhati-hati menggunakan media social maupun gadget. Walikota meminta agar tidak menyebarkan informasi yang tidak benar karena akan menimbulkan keresahan bagi masyarakat.
“Gerakan ini adalah salah satu motivasi bagi warga kota Tegal untuk secara bijak menggunakan teknologi agar tidak terkait dengan salah satu aspek hukum yaitu penyalahgunaan di dalam permberitaan hoax yang sekarang ini marak sehingga membuat gesekan di masyarakat” ungkapnya kepada awak media.
Sementara itu Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Informasi Rosalita Niken Widyastuti mengatakan mendukung penuh kegiatan Gebrax bersama Walikota di kota Tegal, namun aksi ini bukan tanggung jawab pemerintah saja melankan unsur masyarakat khususnya generasi muda.
”Seperti yang disampaikan Walikota Tegal, mari kita bersama-sama di dalam memberantas hoax, karena dalam memrangi hoax tidak hanya pemerintah tapi mengajak seluruh unsure masyarakat untk bersama-sama melawan hoax, karena dampak dari hoax bisa mendegradasi keutuhan bangsa” jelasnya.
Pantauan jurnalpost, Antusiasme warga bersama siswa dalam mengikuti kampanye anti hoax mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Tegal. Mereka berjalan dan berkampanye di seputar alun-alun dalam memerangi berita hoax.
“ saya senang bisa ikut aksi ini, menurut saya untuk jika mendapat berita hoax atau tidak benar, saya selalu cek kebenarannya, jangan percaya cuma satu sumber saja tetapi cari sumber lain” ujar Rizki (25) warga Tegal.(ydt)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda