Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

Terbaru

  1. Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

  2. Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah

  3. UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

  4. Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

  5. Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Guncangan M5,1 Kembali Bikin Warga Dusun Waso Panik, Huntara UAR Tetap Aman

Guncangan M5,1 Kembali Bikin Warga Dusun Waso Panik, Huntara UAR Tetap Aman

Foto profil Alvin Pradana
Penulis: Alvin Pradana
22 September 2026, 15.26 WITA Editor: Rina Maharani
4 menit baca
Warga  Dusun Waso
Warga Dusun Waso berhamburan keluar rumah saat terjadi gempa susulan M5,1, Senin (21/09/2026)

JurnalPost.com – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,1 yang mengguncang wilayah Lamba Leda, Senin (21/9/2026), kembali membuat warga Dusun Waso, Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), panik.

Gempa yang terjadi sekitar pukul 09.41 WITA itu dirasakan cukup kuat oleh masyarakat. Aktivitas warga yang masih menjalani proses pemulihan pascabencana kembali terhenti setelah guncangan terasa di kawasan permukiman.

IKLAN

Warga yang saat itu berada di rumah, tenda darurat, maupun sedang bekerja di sekitar permukiman segera keluar menuju jalan dan area terbuka yang dianggap lebih aman.

Keluarga Abdul Karim yang hunianya sedang dimulai pembangunannya mengucapkan terima kasih kepada Tim UAR dan para donatur
Baca Juga

Tim UAR Mulain Bangun Hunian Keluarga Abdul Karim, Satu Huntara Waso Sudah Ditempati

Sejumlah warga yang tengah memperbaiki rumah serta mengumpulkan material bekas bangunan yang masih dapat digunakan juga langsung menghentikan aktivitasnya. Mereka memilih menjauhi bangunan sambil mengantisipasi kemungkinan terjadinya guncangan berikutnya.

Kepanikan turut dirasakan anak-anak yang berada di sekitar permukiman. Dalam rekaman video relawan Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR), Abdul Kadir, terlihat sejumlah warga, termasuk anak-anak sekolah, keluar dari rumah dan berlari menuju jalan saat gempa terjadi.

“Baru saja terjadi gempa cukup kuat, terasa di Dusun Waso. Warga panik dan berhamburan keluar rumah ke jalan. Semoga tidak terjadi sesuatu yang lebih tidak kita inginkan,” ujar Abdul Kadir dalam rekaman tersebut.

Guncangan itu kembali memunculkan kekhawatiran warga yang hingga kini masih bertahan di tenda-tenda darurat akibat gempa sebelumnya yang melanda wilayah Flores.

Sebagian warga memilih tetap berada di area terbuka dan menjauhi bangunan yang telah mengalami kerusakan karena khawatir terjadi gempa susulan.

DUA Relawan ke NTT
Baca Juga

Percepat Pembangunan Huntara, UAR Tambah Tenaga Tukang di Pengungsian Dusun Waso

Enam Huntara UAR Tetap Aman

Di tengah kepanikan warga, enam unit hunian sementara atau huntara yang sedang dibangun Tim UAR di Dusun Waso dilaporkan tetap aman setelah guncangan.

Huntara tersebut dibangun dengan dukungan para donatur untuk membantu warga terdampak gempa yang masih membutuhkan tempat tinggal sementara yang lebih aman dan layak.

Uar

Relawan UAR, Hudzaifah Mughiroh, melalui pesan singkat menyampaikan bahwa bangunan huntara berbahan kayu dan GRC tersebut tidak mengalami kerusakan akibat guncangan gempa.

Relawan Ukhuwah Al-Fatah
Baca Juga

UAR Kirim Empat Relawan ke NTT, Pembina Utama: Jangan Tunggu Diminta untuk Menolong

IKLAN
“Alhamdulillah huntara kita masih Allah jaga,” tulis Hudzaifah, Senin (21/9/2026).

Pembangunan enam unit huntara tersebut masih terus dikerjakan dan ditargetkan rampung pada akhir September 2026. Para relawan melanjutkan proses pembangunan di tengah cuaca panas dan kondisi masyarakat yang masih dibayangi kekhawatiran terhadap gempa susulan.

Selain membangun huntara baru, Tim UAR juga melakukan perbaikan terhadap sejumlah rumah warga yang tingkat kerusakannya dinilai masih memungkinkan untuk diperbaiki.

Beberapa rumah yang mendapat perbaikan di antaranya milik Jafar dan Fatimah Idris. Upaya tersebut dilakukan agar warga dapat kembali menempati hunian yang lebih aman tanpa harus membangun seluruh bangunan dari awal.

Kerangka Huntara di Ronting Dilaporkan Roboh

Di lokasi lain, guncangan gempa pada Senin tersebut dilaporkan menyebabkan kerangka sebuah bangunan huntara di wilayah Lamba Leda Utara roboh.

Salah satu kejadian terjadi di Dusun Ronting, Desa Satar Kampas. Kerangka baja ringan berukuran sekitar 4 x 6 meter yang disebut baru dipasang sekitar tiga hari sebelumnya dan belum selesai dalam proses pengecoran dilaporkan ambruk setelah gempa.

Kondisi tersebut menjadi perhatian warga karena huntara sangat dibutuhkan masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan akibat rangkaian gempa.

Seorang warga dalam rekaman video memperlihatkan kondisi kerangka bangunan yang roboh sekaligus menyampaikan kekhawatirannya terhadap kualitas pembangunan.

“Ini semen tidak sesuai standar pembangunan. Bagaimana mau tinggal di huntara kalau kondisinya seperti ini, sekali guncangan langsung roboh,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut merupakan keluhan warga berdasarkan kondisi bangunan yang dilihat setelah gempa. Belum ada keterangan lebih lanjut dalam naskah ini mengenai hasil pemeriksaan teknis terhadap penyebab robohnya kerangka bangunan tersebut.

Gempa susulan yang masih dirasakan menunjukkan bahwa proses pemulihan masyarakat di Dusun Waso dan sejumlah wilayah terdampak di Lamba Leda Utara belum sepenuhnya selesai.

Di tengah kekhawatiran setiap kali guncangan kembali terjadi, proses pembangunan hunian dan perbaikan rumah warga terus berjalan. Enam huntara yang dibangun Tim UAR di Dusun Waso diharapkan dapat selesai pada akhir September dan segera digunakan oleh warga terdampak.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/guncangan-m51-kembali-bikin-warga-dusun-waso-panik-huntara-uar-tetap-aman/97804/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 00.09 WITA

  • #Bencana Alam
  • #Dusun Waso
  • #Flores
  • #Gempa Bumi
  • #Lamba Leda Utara
  • #Manggarai Timur
  • #berita terkini
  • #huntara UAR

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Dukung SDG 4 dan SDG 12, Laboratorium FTS UPN Veteran Jawa Timur Kini Terapkan SOP Pengelolaan Limbah B3

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

Pilihan Editor

  1. 1 Jangan Asal Sebar Angket! Pentingnya Uji Validitas dan Reliabilitas untuk Menjamin Kualitas Instrumen Penelitian
  2. 2

    Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

  3. 3

    Warga Sampetan Belajar Kelola Lampu Jalan Tenaga Surya Berbasis IoT Bersama Dosen Polines

  4. 4

    Penelitian di Cilacap Ungkap 93,94 Persen Pasien Gangguan Jiwa Patuh Minum Obat, Dukungan Keluarga Jadi Perhatian

  5. 5

    Luka Tersembunyi di Balik Senyumnya

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.