Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Pendidikan
  3. Gara-Gara MIKiR, Guru ini Selalu Dirindukan Muridnya

Gara-Gara MIKiR, Guru ini Selalu Dirindukan Muridnya

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
14 November 2019, 11.22 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Guru

Tanjabtim, Jurnalpost - Guru mata pelajaran (mapel) SMP dan MTsN di Kabupaten Tanjab Timur diberikan pelatihan modul II praktik baik dalam pembelajaran. Dinas Pendidikan Tanjabtim terus bekerja sama dengan Tanoto Foundation dalam mengimplementasikan Program PINTAR (Pengembangan Inovasi untuk Kualitas Pembelajaran) dan program tersebut terus berkembang hingga saat ini di bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung.

Kegiatan yang dilaksanakan di Sekretariat PKK Tanjabtim mengundang 53 guru mata pelajaran SMP dan MTs dari dua kecamatan mitra Program PINTAR yaitu, Muara Sabak Barat dan Mendahara Ulu, Selasa, (12/11/2019).

IKLAN

Fasilitator Nasional Program PINTAR Tanoto Foundation Metty Hartina, menargetkan output pelatihan itu agar guru lebih memahami kekhasan mapel masing-masing. Karena ada kompetensi inti yang harus dicapai setiap mapel berbeda.

Guru bersama peserta didik
Baca Juga

Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

”Ketika guru sudah merancang proses belajar yang mencapai kompetensi inti, diharapkan pengetahuan siswa bukan berdasarkan pengetahuan buku teks lagi, tetapi sudah ada hasil dari proses berpikir dari setiap proses pembelajaran,” ujar Metty.

Metty menambahkan, pemahaman kekhasan mapel masing-masing menjadi target utama pelatihan modul II praktik baik dalam pembelajaran. Sementara itu pengetahuan siswa diharapkan bukan berdasarkan pengetahuan buku teks, namun merupakan hasil proses berpikir dari setiap proses pembelajaran yang bermakna yang dilakukan siswa.

“Kegiatan ini juga menyambung dari pelatihan modul I yang berisi tentang pembelajaran aktif seperti penerapan MIKiR di kelas yaitu Mengalami, Interaksi, Komunikasi, Refleksi dan mengembangkan pertanyaan produktif imajinatif dan terbuka untuk merangsang siswa berpikir kritis dan kreatif, serta mengimplementasikan budaya baca untuk mensukseskan program gerakan literasi di sekolah,” tambahnya.

IKLAN

Yusriwiati, Training Specialist Tanoto Foundation Jambi mengungkapkan pentingnya peranan kepala sekolah. Apalagi melihat antusias guru dari setiap kegiatan yang pernah dilaksanakan Tanoto Foundation di Kabupaten Tanjabtim.

Screenshot 2026 09 25 113421
Baca Juga

SATU KLIK: Ikhtiar Guru Menghidupkan Literasi di Ruang Digital

"Yang paling penting adalah dukungan dari kepala sekolah karena kepala sekolah merupakan pengambil kebijakan utama terkait pemenuhan kebutuhan pembelajaran aktif. Kepala sekolah harus turun lebih jauh untuk memberikan fasilitas pembelajaran berkualitas di kelas," ujarnya.

Beberapa contoh hasil penerapan modul I adalah apa yang dilakukan oleh Deviani Asri, guru IPA SMPN 17 Tanjab Timur ini melakukan pembelajaran aktif tentang membuktikan adanya listrik statis.

”Siswa jadi lebih aktif dan kritis melalui pembelajaran MIKiR, mulai dari membuka pembelajaran, kemudian saling berinteraksi satu sama lain, dan pada akhirnya siswa sendiri yang menyimpulkan hasil temuannya,” ucap Devi, panggilan akrabnya.

Selain Devi, ada lagi Sri Retno Hastuti, guru SMPN 12 Tanjab Timur, ia mengaku dirinya dirindukan muridnya jika berhalangan mengajar di kelas, semua ini berkat pembelajaran yang ia lakukan dengan menggunakan MIKiR.

Kurikulum Tidak Cukup Berganti
Baca Juga

Ganti Kurikulum Saja Tak Cukup, Teknologi Pendidikan Harus Mengubah Cara Belajar

“Ya, sejak saya mendapatkan pelatihan dari Tanoto Foundation dan menerapkan MIKiR, murid-murid saya selalu merindukan saya manakala izin berhalangan hadir, mereka antusias dan senang dengan pembelajaran aktif yang saya terapkan, terutama karena saya menggunakan MIKiR dalam pembelajaran,” ungkap Sri Retno.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/gara-gara-mikir-guru-ini-selalu-dirindukan-muridnya/9906/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 21.16 WITA

  • #Guru

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Beli Mainan Anak di Bojonegoro Kini Bisa Bayar Pakai QRIS BRI

Capek Kok Dibanggakan? Membaca Hustle Culture dalam Kacamata Sartre dan Han

Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

Pilihan Editor

  1. 1 HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus
  2. 2

    Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya

  3. 3

    Resmi Dilantik, BPC GMKI Singaraja Periode 2026–2027 Fokus Kuatkan Kaderisasi dan Kolaborasi

  4. 4

    Beli Dimsum Kini Tinggal Scan QRIS BRI Bojonegoro, Pelaku UMKM dan Pembeli Rasakan Kemudahan Transaksi Digital

  5. 5

    Berawal dari Jualan Mango Sago, Rini Astuti Kembangkan Usaha Kuliner Berkat Dukungan KUR BRI Bojonegoro

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.