Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Daerah
  3. Forum Kajian Politik Sulsel Bahas Mahar Politik dan Politik Uang

Forum Kajian Politik Sulsel Bahas Mahar Politik dan Politik Uang

Foto profil Annisa
Editor: Annisa
06 November 2018, 00.58 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
06 Nov 2018, 00.58 WITA · 3 menit baca
3 menit baca
Forum Kajian Politik Sulsel Bahas Mahar Politik dan Politik Uang

JURNALPOST.COM, MAKASSAR -- Beberapa aktivis dan wartawan mengikuti dialog publik yang dilaksanakan oleh Forum Kajian Politik Sulsel (FKPS). Berlangsung di Warkop Dottoro Jalan Bulevard Makassar, Senin, 5 November 2018.

Kegiatan itu, mengusung tema "Mahar Politik dan Politik Uang vs Kebijakan Publik". Dengan dihadiri puluhan orang dan menghadirkan tiga narasumber antaranya A. Razak Wawo (Politisi PDIP), Dr. Arqam Azikin (Pengamat politik) dan Asra Tillah (Politisi Perindo).

IKLAN

Razak mengatakan, bahwa memang banyak parpol yang mempraktekkan mahar politik dan politik uang. Katanya tidak usah dia sebutkan parpol yang mana. Jika sistem pemilihan langsung tetap dilaksanakan, maka mustahil bisa dihilangkan mahar politik dan politik uang.

Relawan SIBAT mengikuti pembekalan di dalam tenda di Puncak Peuyeum, Sukabumi.
Baca Juga

Relawan SIBAT dari Tujuh Desa di Sukabumi Uji Coba WargaSiaga untuk Belajar Kesiapsiagaan Bencana

"Yang terpenting kita harus komitmen bahwa mahar politik dan politik uang ini harus kita hilangkan. Karena melihat mahar ini, sangat berbahaya dalam demokrasi kita," ungkap Razak yang juga calon DPR RI partai pengusung PDIP itu.

Sementara itu, Asra Tillah menjelaskan bahwa masyarakat sudah bisa melakukan elektoral demokrasi, artinya masyarakat sudah bisa melakukan demokrasi secara bebas.

IKLAN

"Kita perlu ketahui, bahwa ada dua hal politik kita, politik transaksional dan politik kebencian. Politik transaksional adalah politik uang. Sedangkan politik kebencian adalah orang yang melakukan fitnah dan lain sebagainya. Maka yang perlu kita perbaiki sekarang adalah pengkaderan politik," ujar Asra yang juga Caleg DPRD Sulsel itu partai pengusung Perindo yang meliputi tiga kecamatan yaitu, Maros, Pangkep, Barru dan Parepare.

Selain itu, Arqam mengungkapkan, sistem politik ini harus ditata lagi, supaya tidak ada mahar politik dan politik uang. Juga seharusnya yang pantas duduk di kursi DPR itu harus orang yang pernah diorganisatoris. Karena gimana caranya dia bisa berdialog dengan pejabat tinggi contohnya Kapolda, Kapolri dls.

Bupati Barru Andi Ina Kartika
Baca Juga

Ratusan Warga Meriahkan Bulan Bakti Karang Taruna di Barru, UMKM Lokal Ikut Dilibatkan

"Saya yakin kalau bukan orang yang pernah bergelut di organisasi pasti mi jadi penonton di parlemen. Sehingga saya harapkan agar soal persyaratan menjadi calon anggota DPR harusnya tidak ada lagi tammatan SMA seharusmi minimal S1," kata Arqam.

Seperti melihat kata Arqam, bahwa struktural kepemimpinan dikementerian yang masih ada alumni SMP, itu tidak logis bos.

"Yang harus kita lakukan adalah perlu rekrutmen kader, juga perlu melakukan uji potensi terhadap caleg. Supaya parpol mengetahui potensi caleg tersebut," tutup Arqam yang juga kordinator FKPS itu. (BL)

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/forum-kajian-politik-sulsel-bahas-mahar-politik-dan-politik-uang/7958/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 07 November 2026, 09.03 WITA

  • #Forum Kajian Politik Sulsel
  • #Mahar Politik dan Politik Uang vs kebijakan publik

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Hadiri Pelantikan Pengurus PPP Barru, Bupati Andi Ina Tekankan Sinergi Politik untuk Kesejahteraan Masyarakat

Kekeringan Melanda Blora, PPSDM Migas Salurkan Bantuan Air Bersih ke Empat Wilayah Sekitar Cepu

Kepala Daerah Adu Keahlian Masak Nasi Goreng di HUT ke-357 Sulsel, Bupati Barru Turut Hadir

Ratusan UMKM Ikut Kecipratan Rezeki, Fun Walk HUT ke-58 Semen Tonasa Dibanjiri Puluhan Ribu Warga

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Universitas Negeri Malang Hadirkan ElectroRace Kit untuk Pembelajaran IPA di MTs Sunan Kalijogo

Tarbiyah vs Taklim: Mengapa Santri Lebih Butuh Dididik daripada Sekadar Diajari?

Ketoprak Sedap Malam di Cirebon Jual 35 Porsi Sehari, Ini Hasil Kajian Kelayakan Usahanya

Plagiarisme di Kalangan Mahasiswa sebagai Pelanggaran Integritas Akademik

Pilihan Editor

  1. 1 Dosen UMI Edukasi Ibu Hamil tentang Sleep Hygiene dan Mindfulness untuk Cegah Risiko Hipertensi Kehamilan
  2. 2

    Mengokohkan Seni dan Budaya sebagai Bahasa Kemanusiaan Universal untuk Membangun Solidaritas Dunia

  3. 3

    Berkarya dengan Teknologi: Mengembangkan Kreativitas dan Nilai Produk Bersama Anak-Anak Jolosutro

  4. 4

    Jujur Dimulai dari Meja Kasir: Merancang Gerakan Kejujuran dari Kebiasaan Kecil Mahasiswa

  5. 5

    Dosen IPB "Pulang Kampung" ke Desa Sinarsari, Bawa Perempuan Pelaku UMKM Naik Kelas Lewat Digitalisasi

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.