Bekasi, JurnalPost.com - Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) Universitas Mercu Buana menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SMAN 7 Kota Bekasi, Senin (11/5/2026). Kegiatan yang diikuti 72 siswa itu mengangkat tema “Pemberdayaan Literasi Digital dan Komunikasi Strategis untuk Siswa SMAN 7 Bekasi: Membangun Generasi Cerdas, Adaptif, dan Beretika.”
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 7 Bekasi Edi Sunarya M.Pd, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Yelli Novianti M.Pd, Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana Dwi Boro Chuscahayati M.Pd, Wakil Dekan FIKOM Universitas Mercu Buana Melly Ridaryanthi M.Soc.Sc., Ph.D, para dosen, serta siswa peserta kegiatan.
Dalam sambutannya, Melly Ridaryanthi mengatakan perkembangan era digital menuntut generasi muda tidak hanya memiliki kemampuan teknologi, tetapi juga etika dan keterampilan komunikasi yang baik.

“Banyak generasi muda yang masih belum mampu menyesuaikan penggunaan bahasa sesuai situasi dan lawan bicara. Karena itu, komunikasi strategis menjadi penting untuk membentuk generasi yang adaptif dan profesional,” kata Melly.
Ia menambahkan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi, persuasi, hingga personal branding siswa sekaligus memperkenalkan budaya digital yang sehat dan bertanggung jawab.
Pada kegiatan tersebut, lima dosen FIKOM Universitas Mercu Buana hadir sebagai narasumber dengan materi yang berfokus pada penguatan literasi digital siswa.

Santa Margaretha Niken Restaty, Dr. S.Sos., M.Si membawakan materi tentang literasi komunikasi pemasaran digital dan etika promosi. Dalam pemaparannya, siswa dikenalkan cara kerja algoritma media sosial dan strategi promosi digital seperti emotional appeal hingga endorsement influencer.
Menurut Niken, pemahaman tersebut penting agar siswa lebih kritis dalam menyaring berbagai bentuk promosi dan iklan yang muncul di media sosial.
Selanjutnya, Melly Ridaryanthi menyampaikan materi mengenai literasi budaya digital dan implementasi netiket di media sosial. Ia mengajak siswa membangun identitas digital positif melalui konsep digital nationalism dengan mempromosikan budaya lokal di ruang digital.

Tak hanya itu, siswa juga diperkenalkan pada prinsip T.H.I.N.K (True, Helpful, Inspiring, Necessary, dan Kind) sebagai pedoman dalam berkomunikasi di media sosial.
Materi lain disampaikan Dewi Ambarsari, M.I.Kom terkait keterampilan komunikasi interpersonal untuk meningkatkan rasa percaya diri dan kemampuan adaptasi sosial siswa.
Sementara itu, Dr. Alifiah Ghaniyyu Widyaningrum, M.I.Kom memberikan pemahaman mengenai pentingnya membangun personal branding dan menyusun portofolio digital sebagai bekal menghadapi pendidikan lanjutan maupun dunia usaha.
Adapun sesi terakhir diisi Fauziyyah Sitanova, S.I.Kom., M.I.Kom melalui pelatihan fotografi dan komunikasi visual persuasif sebagai media promosi kreatif di era digital.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta. Para siswa aktif mengikuti diskusi dan sesi tanya jawab selama kegiatan berlangsung.
Melalui kegiatan PkM ini, Universitas Mercu Buana berharap dapat berkontribusi dalam membentuk generasi muda yang cerdas digital, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan tetap menjunjung etika dalam berkomunikasi.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda