
Sragen, JurnalPost.com (21/07) – Populasi remaja mencapai hampir seperempat total penduduk Indonesia (Badan Pusat Statistik, 2022). Remaja bukanlah kelompok remeh. Remaja digadang-gadang menjadi calon generasi emas penerus bangsa. Tentunya remaja harus dibekali dengan pengetahuan yang cukup agar mampu bertanggung jawab atas dirinya maupun orang di sekitarnya. Salah satu bekal penting tersebut adalah kesehatan reproduksi. Umumnya remaja enggan membahas topik tersebut dengan berbagai alasannya, seperti merasa malu, jorok, ataupun tabu.
Berakar dari masalah tersebut, melalui program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa Universitas Diponegoro turut andil memberdayakan kelompok remaja dalam menjaga kesehatan reproduksi. Bertajuk “Saat Remaja: Saatnya Kenalan dengan Diri Sendiri”, program kerja ini diharapkan mampu membekali remaja untuk bertanggung jawab atas kesehatan reproduksinya.
Program ini dilaksanakan bersamaan dengan Posyandu Remaja di RT 14 Desa Juwok pada hari Minggu (21/07/2024). Kegiatan ini melibatkan sejumlah 25 remaja Desa Juwok, bidan desa, dan kader posyandu setempat. Kegiatan diawali dengan cek tinggi, berat badan, serta tekanan darah oleh kader yang dibantu oleh kelompok mahasiswa KKN.
Setelah cek kesehatan, pemaparan materi pun dilaksanakan. Berbekal ilmu di bidang kesehatan, Cantika Chairunnisa Rahman, mahasiswi program studi Kedokteran, mengemas materi kesehatan reproduksi dengan bahasa yang mudah dipahami kalangan remaja.

Materi yang disampaikan antara lain mengenal usia remaja, perubahan fisik yang dialami remaja, pengenalan reproduksi dan pentingnya mengetahui kesehatan reproduksi pengenalan organ-organ reproduksi, serta cara menjaga kebersihannya. Selain itu, dibahas juga berbagai mitos atau pertanyaan yang sering terlintas pada anak yang memasuki usia remaja. Para remaja dengan sangat antusias mengikuti edukasi tersebut.
“Sangat menyenangkan dan seru, saya jadi dapet pengetahuan kesehatan dan keterampilan hidup sehat. Terima kasih, Kak!” ungkap Alya (14), salah satu remaja yang mengikuti kegiatan tersebut.
Luaran program kerja monodisiplin ini berupa booklet. Lebih jauh dari itu, luaran yang diharapkan adalah terbukanya wawasan para remaja sebagai penerus bangsa yang bermoral dan bertanggung jawab, serta hilangnya kesan tabu di masyarakat dalam membahas kesehatan reproduksi.
Penulis : Cantika Chairunnisa Rahman 22010121120021 – KKN Universitas Diponegoro
Editor: Hendrik A.S.
Lokasi: Rumah Pak Sugiman RT 14 Dukuh Juwok, Desa Juwok, Sukodono, Sragen




