Tegal, Jurnal Post - Satlantas Tegal kota terus menghimbau kepada para pengguna jalan agar terus berhati-hati saat melintasi dua perlintasan rel kereta api yang sering mengakibatkan kecelakaan lalu lintas. Dua perlintasan rel yang di maksud adalah perlintasan rel kereta tirus yang menghubungkan jalan Kapten Sudibyo menuju jalan Aiptu KS Tubun dan jalan Teuku Umar serta perlintasan rel kereta karang dawa yang menghubungkan jalan AR Hakim Ke jalan Sultan Agung, senin (3/4).
Perlintasan rel KA Karang dawa penghubung Jl. AR Hakim dan Jl. Sultan Agung kota Tegal
Kondisi perlintasan rel kereta tirus berada di jalan yang menikung sementara pelintasan rel di karang dawa sedikit menanjak dengan tiga jalur perlintasan. Hal ini seringkali mengakibatkan pengendara motor terjatuh lantaran roda motornya tergelincir khususnya pasca turun hujan.
Kasatlantas Polres Tegal kota AKP Sri Ningsih Iriani menghimbau supaya para pengguna jalan khususnya motor roda dua untuk berhati-hati dan waspada saat melintasi dua perlintasan rel tersebut.
“Kondisi dua perlintasan tersebut rawan, terlebih saat musim penghujan, selain licin akibatnya banyak pengedara motor yang terjatuh apalagi jika tidak memahami cara melintasi”, pungkasnya
Tak hanya pengendara motor saja yang di himbaunya untuk berhati-hati namun juga pengendara mobil. Seperti yang terjadi pada selasa minggu lalu (28/3) saat mobil elf terhenti di tengah perlintasan rel KA tirus lantaran roda kendaraan tersebut tak mampu melintasi rel kereta yang meninggi dengan jalan yang menikung. Akibat kejadian itu, KA dari Jakarta ke surabaya waktu itu mengalami ketelambatan sebab harus tertahan di stasiun Brebes selama sekitar 40 menit. (kb)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda