Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Dosen UNSAM Dan Masyarakat Desa Rikit Dekat Kembangkan Produk Unggulan Daerah Melalui Inovasi Pengemasan Dan Branding Minyak Sereh Wangi

Dosen UNSAM Dan Masyarakat Desa Rikit Dekat Kembangkan Produk Unggulan Daerah Melalui Inovasi Pengemasan Dan Branding Minyak Sereh Wangi

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
04 Juli 2025, 03.36 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Dosen UNSAM Dan Masyarakat Desa Rikit Dekat Kembangkan Produk Unggulan Daerah Melalui Inovasi Pengemasan Dan Branding Minyak Sereh Wangi
Tim Pkm Dosen Universitas Samudra Melakukan Pelatihan Pengemasan Dan Branding Minyak Sereh Wangi Di Desa Rikit Dekat

Blangkejren, JurnalPost.com - Semangat pemberdayaan ekonomi lokal kini mulai terwujud di Desa Rikit dekat, Kecamatan Kuta Panjang, Kabupaten Gayo Lues. Melalui inovasi pengemasan dan penguatan identitas merek (branding), masyarakat setempat mulai mengembangkan minyak sereh wangi sebagai produk unggulan yang bernilai tambah tinggi.

Selama ini, minyak sereh wangi yang dihasilkan warga setempat dijual dalam bentuk curah kepada agen dari luar kota dengan harga sekitar Rp. 300.000 per kg. Produk tersebut dipasarkan tanpa kemasan maupun label, sehingga tidak memiliki identitas yang jelas. Ironisnya, para agen kemudian mengemas ulang produk tersebut dan menjualnya kembali dengan harga mencapai Rp.700.000 per kg. Ketergantungan terhadap sistem distribusi tunggal ini menyebabkan petani tidak memiliki posisi tawar yang kuat dan kehilangan potensi keuntungan yang seharusnya dapat diperoleh.

IKLAN

Merespons kondisi tersebut, tim pengabdian kepada masyarakat hadir memberikan pendampingan kepada masyarakat Desa Rikit Dekat. Program ini mencakup pelatihan teknis pengemasan, perancangan label produk berbasis kearifan lokal, serta strategi pemasaran digital yang efektif. Melalui pendekatan tersebut, diharapkan masyarakat mulai memproduksi minyak sereh dalam kemasan kecil dengan label merek lokal “Rikit Wangi”, yang mencerminkan identitas budaya dan geografis desa setempat.

Dosen Unsam
Baca Juga

PKM Tanggap Darurat, Dosen Unsam Bantu Pangan Bergizi Warga Aceh Tamiang

“Dulu kami tidak terpikir menjual dalam botol kecil. Sekarang kami tahu bahwa kemasan bisa menaikkan harga jual,” ungkap Pak Tarmizi, salah satu peserta pelatihan yang juga merupakan pelaku UMKM.

Pelatihan diikuti oleh 10 peserta dari kalangan petani sereh dan pelaku usaha lokal. Mereka mendapatkan pengetahuan praktis mengenai pemilihan jenis botol, teknik pengisian dan pelabelan produk, serta strategi promosi melalui platform digital seperti WhatsApp Business dan media social sebagai sarana promosi awal.

Ketua Tim Pengabdian, Ir. Nina Fahriana, S.T., M.T., menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan mitra secara langsung dan berkelanjutan.

“Kami melihat bahwa masyarakat sudah memiliki produk berkualitas, namun belum tersentuh oleh inovasi pengemasan dan strategi pemasaran. Program ini bertujuan untuk mendorong kemandirian dan peningkatan nilai jual produk lokal melalui pendekatan sederhana yang mudah diterapkan,” ujar Nina.

Tim PKM UNSAM
Baca Juga

Tim PKM Universitas Samudra Implementasikan Alat Pendeteksi Dini Gempa Bumi di SMA Negeri 4 Kejuruan Muda Aceh Tamiang

IKLAN

Anggota tim PKM, Dr. Ir. Lely Masthura, S.T., M.Eng., juga menambahkan bahwa aspek keberlanjutan menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan kegiatan.

“Kami tidak hanya fokus pada hasil jangka pendek, tetapi juga membangun pemahaman dan keterampilan masyarakat agar bisa melanjutkan usaha secara mandiri. Harapannya, masyarakat tidak lagi bergantung pada agen, tetapi mampu menjadi pelaku utama dalam rantai nilai produk minyak sereh wangi,” terang Lely.

Dampak positif dari kegiatan ini diharapkan mulai terlihat dalam waktu dekat. Lebih dari 200 unit botol minyak sereh berukuran 10 ml dan 30 ml ditargetkan akan diproduksi dan dipasarkan di pusat oleh-oleh Blangkejeren, pasar lokal, serta pameran UMKM. Produk kemasan 30 ml direncanakan akan dijual dengan harga Rp. 25.000 dan ukuran 10 ml dengan harga Rp. 15.000. Dengan strategi ini, nilai jual per liter diharapkan meningkat signifikan, mencapai Rp. 600.000–700. 000, atau dua kali lipat dibandingkan harga sebelumnya.

Foto PKM UNSAM
Baca Juga

Tim PKM UNSAM Implementasikan GPS untuk Optimalisasi Navigasi dan Mitigasi Bencana

Kepala Desa Rikit Dekat, Bapak Edisah Putra, mengapresiasi kegiatan ini dan berharap dapat menjadi titik awal penguatan ekonomi desa berbasis potensi lokal.

“Kami senang atas program ini. Semoga kegiatan Inovasi kemasan dan pelatihan pemasaran dapat membuka wawasan masyarakat. Dulu nya yang hanya bergantung pada agen, semoga nantinya kami punya produk sendiri yang bisa dibanggakan. Harapannya, kegiatan ini terus berlanjut dan menjadi usaha mandiri masyarakat ke depan,” ujar beliau.

Selain memproduksi secara mandiri, warga juga mulai membangun jaringan distribusi dan pemasaran yang lebih luas melalui kerja sama dengan toko oleh-oleh serta pemanfaatan platform digital. Harapannya, inisiatif ini dapat berkelanjutan dan diperkuat melalui dukungan dari pemerintah daerah serta lembaga terkait.

Inovasi pengemasan dan branding lokal ini menunjukkan bahwa potensi ekonomi desa dapat ditingkatkan melalui pendekatan yang tepat dan partisipatif. Dari kaki Pegunungan Leuser, minyak sereh wangi kini tidak hanya menjadi komoditas aromatik semata, tetapi juga simbol transformasi ekonomi berbasis potensi lokal dan kearifan masyarakat setempat.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/dosen-unsam-dan-masyarakat-desa-rikit-dekat-kembangkan-produk-unggulan-daerah-melalui-inovasi-pengemasan-dan-branding-minyak-sereh-wangi/83265/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 00.10 WITA

  • #Dosen UNSAM
  • #Pengabdian Masyarakat

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

Pilihan Editor

  1. 1 Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan
  2. 2

    Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

  3. 3

    Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

  4. 4

    Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

  5. 5

    Teknologi Sudah Tersedia, UPN Veteran Jatim Dorong Penguatan Literasi dan Keterbukaan Informasi Publik di Bondowoso

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.