JAKARTA, JurnalPost.com – Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggelar pelatihan pengembangan media pembelajaran interaktif digital bagi guru di SMP Negeri 20 Jakarta. Kegiatan ini dilakukan untuk mendukung pembelajaran abad ke-21 sekaligus meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi digital di ruang kelas.
Pelatihan tersebut berlangsung pada Kamis, 4 Juni 2026, bertempat di SMP Negeri 20 Jakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya Pengabdian kepada Masyarakat.
Kegiatan pengabdian ini diketuai oleh Dr. Sujarwo, M.Pd., dosen Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial UNJ, bersama tim dosen dan mahasiswa dari Program Studi Pendidikan IPS.
Dalam pelatihan tersebut, para guru mendapatkan materi mengenai pengembangan media pembelajaran interaktif digital menggunakan Google Slides. Media pembelajaran digital dinilai penting untuk menciptakan suasana belajar yang lebih menarik, inovatif, dan sesuai dengan perkembangan teknologi.
Revolusi industri 4.0 telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. Transformasi digital membuat proses pembelajaran tidak lagi hanya berfokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga mendorong peserta didik untuk aktif membangun pemahaman melalui media pembelajaran yang kreatif dan relevan.
Guru sebagai pendidik dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kompetensi guru perlu terus diperbarui agar mampu menghadirkan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan zaman dan karakter peserta didik saat ini.
Ketua kegiatan pengabdian, Dr. Sujarwo, M.Pd., mengatakan bahwa pelatihan ini menjadi wujud nyata komitmen UNJ dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen UNJ untuk terus berkontribusi menjadi kampus berdampak yang dapat dirasakan masyarakat,” ujar Dr. Sujarwo.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 20 Jakarta, Rini, menyambut baik kehadiran tim UNJ dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan ini memberikan pengetahuan baru yang bermanfaat bagi peningkatan kompetensi guru, terutama dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis digital.
Rini juga berharap kerja sama dan kegiatan serupa dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang, sehingga guru semakin siap menghadapi tantangan pembelajaran di era digital.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda